Forum > Pelatih Bulutangkis

Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi

Sabtu, 19 Januari 2013 17:59:33
3518 klik -- 17 respon
Oleh : sirkuit
Versi cetak

Keberhasilan Vita mencapai semifinal dengan pasangan baru (lagi) kali ini menegaskan sesungguhnya gak perlu waktu yang lama apa lagi bertahun-tahun untuk sepasang ganda yang baru berpasangan untuk mencetak prestasi apabila pemain tersebut berbakat.

Semoga PBSI mau sedikit meniru negara-negara lain yang cepat dan tanggap dengan prestasi mentok Atlit-atlit gandanya dengan mencoba bongkar pasang pemain, tanpa harus menunggu bertahun-tahun dan sadar bahwa pasangan tersebut mentok.
Konsekuensi memiliki rangking rendah bahkan tidak memiliki rangking gw pikir akan sebanding kl racikan pasangan yang PAS udh terbentuk nantinya.

Go Badminton Indonesia :D

By @Flava

Respon

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Sabtu, 19 Januari 2013 18:15:59

    Agak lucu baca nya. Pencapaian sesaat mana bisa dijadikan sebuah kesimpulan ?? Apa yg dicapai oleh Vita belum bisa dijadikan sebuah 'hukum mencetak prestasi'.

    Memang tidak perlu bertahun-tahun jika kemampuan individu nya sudah terasah dengan baik, meskipun itu juga sebetulnya tetap butuh proses pematangan dan saling mencocokkan diri. Dulu Vita sukses bersama Flandy juga tidak langsung berprestasi.

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Oleh : Oemboe
    Sabtu, 19 Januari 2013 18:20:51

    Ya gak semuanya kayak gitu, harus dilihat dulu siapa pemainnya. Ada pemain yg gampang cocok dg pasangannya tp ada juga yg perlu penyesuaian. Sebagai contoh yg perlu wkt agak lama misalnya pasangan Cai Yun/Fu Haifeng. Apa Cai Yun/Fu Haifeng bukan pemain berbakat?

    Pengalaman seorang pemain juga berpengaruh, pemain yg lebih senior lebih mudah menyesuaikan diri dg pasangannya dibanding pemain2 muda.

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Oleh : fabulous
    Sabtu, 19 Januari 2013 18:24:36

    rijal and debby,
    ini contoh pasangan yg nggak bakal bisa jadi pasangan elite dunia tapi masih aja di pertahankan...

    pecah aja pasangan XD php ini, susah amat,,
    kasus rideb ini sama kayak bona ahsan dulu...

    see sekarang ahsan dipasangkan dg hendra which is absolutely way better than waktu dia bareng bona dulu...

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Oleh : sirkuit
    Sabtu, 19 Januari 2013 18:35:08

    ini adalah thread copas saya dari komennya @flava
    @jemialfredo memang sih pencapaian ini blm bisa dijadikan kesimpulan, tapi saya sangat mengapresiasi seorang vita masuk ke semifinal dengan dua pasangan baru, hanya dalam 2 minggu, lihat saja banyak ganda kita yang urut kacang di 100 besar berpasangan sudah berbulan bulan atau bertahun2.. tapi kemampuan belum sesuai dengan rangking yang disandang..
    jika melihat keluar ada Chai biao/zhang nan baru berpasangan langsung juara china Master 2012 atau LYD/KSH mulai berpasangan di Denmark open Sudah bisa Juara Korea SSP 2013

    @oemboe iya betul juga sih.. tapi disitulah dibutuhkan kejelian pelatih.. dimana harus membedakan dimana bakat terpendam atau memang tidak berbakat..

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Oleh : mixello
    Sabtu, 19 Januari 2013 18:49:06

    Congratz deh buat duo V and pravit dah berhasil jd semifinalist SF MOSS 2013.. may much more victories come ahead :)

    IMO.. PBSI jg harus sadar bahwa kita sangat kekurangan pemain2 yg bertipikal 'menyerang' seperti dulu era rudi hartono, icuk sugiarto, lim swie king, christian hadinata, iie sumirat, ivana lie dll.. mereka sangat dikenal memiliki kekuatan smash & akurasi yg hebat. Even, ad yg pernah bilang kl rudi hartono sekali smash bs merusakkan shuttlecock.. belum lg lim swi king dg julukan 'smash king' nya dan jg ad haryanto arbie dg smash 100 watt nya.. jika pemain banyak berinisiatif menyerang tentu sisi 'strength'-nya akan jelas terlihat dan peluang kemenangan semakin besar.. tentu akurasi serta kekuatan smash perlu dilatih sebaik2nya.. jd tdk hanya mengandalkan 'placing' & pola 'bertahan' spt yg skrng umum dipraktekan oleh para pemain ina..kl mentalnya bermasalah tentunya ini akan malah dimanfaatkan oleh lawan yg lebih cerdik...

    Dgn sistem rally point, tipikal pemain mnyerang akan lebih punya peluang u/ bersaing.. tidak hanya di tunggal putra, di semua sektor lain juga butuh pemain pemain tipikal menyerang. Sepertinya atlet2 kita perlu berubah lebih garang, lebih menyerang, dan percaya diri...

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Sabtu, 19 Januari 2013 20:24:14

    @mixello
    Setuju banget,,
    Sekarang kepengurusan baru ini kita berharap pengurusnya memikirkan bagaimana menciptakan pemain2 menyerang.

    Bibit kita banyaaaaak banget,tapi yg tipikal penyerang sedikit hampir semua pemain tipikal melambai baik di WS atau MS. Cina hebat di WS dan MS karena mereka tipe penyerang...mana ada lob2 atau relly panjang, mereka kebanyakan malas menaikkan bola kecuali kalo udah kepepet. Kalo pemain kita kebanyakan Lob+reli panjang. Makanya suka kalah kalo ketemu Cina...:D

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Sabtu, 19 Januari 2013 20:53:02

    @mixello kayaknya kalau ditunggal pemain tipe menyerang pada mentok deh paling bagus cuma di 6 besar kebawah...... pemain penyerang terbaik di WS juliane S jerman dia belum bisa tembus china,,,,,,,

    MS pemain penyerang siapa ya???? so sasaki kali ya cuman jadi penghias 10 besar doang

    kalau di tunggal tuh,,, pemain yang nomor wahid biasanya tipikal relly2 panjang lihat tuuh wang yihan,,li xueri,, sony, saina, hu yun, lCW, Lindan kayanknya mereka pemain relly deh

  • Re: Tak Perlu Berpasangan Bertahun tahun untuk Mencetak Prestasi
    Oleh : teguh85
    Sabtu, 19 Januari 2013 22:24:10

    @mixello
    Bahkan Liem Swie King ketika melakukan King Smash itu sampe membungkuk badannya.

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : mixello
    Minggu, 20 Januari 2013 00:46:56

    Sigit@:.... Ada pemain tertentu yg memang bergaya full menyerang dan ad yg mengadopsi kombinasi antara gaya menyerang dan mengecoh. Juliane Schenk, secara teknik, memiliki kemampuan pukulan drop shot yg tajam, footwork & senjata jumping smash yg bagus, tp masih lemah dlm hal pengaturan serangan, emosi dan kecepatan. Rata2 (tdk smua) pemain cina menurut gw bertipikal menyerang, ini terlihat dari frekuensi& kekuatan smashnya, serangan dan defence yg bagus, serta kecepatan & power yg besar. Sbg contoh, Lin Dan. Dia ini pemain bertipikal menyerang yg komplit (kombinasi menyerang& mengecoh) dg kemampuan smash silang yg dahsyat, defence ajib, footwork okey, netting tipis, drop shot (menipu), lob serang yg dalam & terarah, serta kecepatan & reflek yg luar biasa (selalu 'ready-on-position' setelah melakukan/mendapat serangan). Maka ga heran kl dijuluki 'Super Dan'. Mungkin pemain ina dulu yg bs menandingi kehebatan 'Super Dan' ini adalah Rudi Hartono sama Iie Sumirat (Super Dan ga ad apa2nya dehh .. menurut analisa pribadi hehee)

    Yg terpenting adalah strategi dlm bermain. Saat bertanding, atlet harus mampu mengubah pola pikir yg dianutnya saat terjun di lapangan, mampu dg cepat menyesuaikan kekuatan atau kelemahan lawan...

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : batpod
    Minggu, 20 Januari 2013 06:02:17

    Hmmm kok pendapat saya begini yah, karena pemain elit China tidak banyak yg turun, trus beberapa pemain INA juga tidak banyak yg turun, jadi Vita/Variella/Praveen bisa melangkah lebih jauh. Tapi salut buat ViVaPra yg sudah berjuang hingga semifinal. Berharapnya sih ada kejutan seperti di China Masters 2007 saat Vita/Lily juara dan mengalahkan Du Jing/Yu Yang (kalau gak salah).

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : Kentano
    Minggu, 20 Januari 2013 09:41:56

    Kalo menilai atlit jangan hanya dilihat dari berapa lamanya tapi dilihat juga dari progresnya 6 bulan kedepan atau setahun kedepan secara periodik.

    Dilihat juga dong faktor non teknisnya diuntungkan draw mungkin ? banyak absennya pemain top mungkin ? diuntungkan tumbangnya rival berat di pool lain mungkin ? dsb.. Ga bisa kita langsung menarik kesimpulan tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi. Nanti jatuhnya malah seperti BL musiman, dulu musim greymel, udah itu ganti musim annit, kemaren piriz, sekarang vitalala. :p

    Konsistensinya yang harus diperhatikan itu, sekarang final besok tepar di final kualifikasi apa namanya itu ?

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : sirkuit
    Minggu, 20 Januari 2013 10:26:44

    @kentano saya juga setuju dengan anda..
    tapi terlepas dari yang anda sebutkan diatas, pencapaian vita dengan dua orang yang hanya terdengar di tingkat sirnas, sampai semifinal tingkat SS, menurut saya bisa dijadikan salah satu bukti..

    kalo menurut anda mending pemain labil.. tapi bisa memberikan kejutan atau pemain konsisten jajaran 10 besar tapi tanpa gelar SS satupun???
    No offense yah..

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : WOW
    Minggu, 20 Januari 2013 10:28:14

    bukannya rata2 MS skrg pada tipe menyerang yak? taufik, lin dan, chong wei, kayaknya hampir semua deh tipe menyerang. kecuali beberapa tipe pemain reli seperti sony dan arief. dan the one and only pemain defensif jaman skrg: Niluka Karunaratne dari Srilanka yg ngalahin Tago di olympic.

    sejak diterapkannya sistem 21 poin, rata2 MS mengandalkan speed and power utk menang. di sistem 15 poin pindah bola, pemain ga bisa terus2an nyrang krena harus jaga staminanya

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : Danarr
    Minggu, 20 Januari 2013 11:15:14

    @batpod sebenernya yang ci Vita/Butet kalahin pas china masters 2007 itu Yang Wei/Zhao Tingting :D

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : Oemboe
    Minggu, 20 Januari 2013 11:44:24

    wah... @mixello prasaan icuk sugiarto sih bukan pemain bertipe menyerang...

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : Kentano
    Minggu, 20 Januari 2013 14:15:34

    @sirkuit: kalo ane tidak memilih keduanya ane mengharapkan pemain yang memiliki konsistensi dan bisa progres pada karirnya bukan labil ataupun stagnan :)

    Pencapaian vita dengan 2 patner barunya ini bagus tapi menurut ane ini bukan sebuah bukti tapi baru awal kita menanti 6 bulan atau setahin kedepan seperti apa. D

  • Re: Tak perlu berpasangan bertahun tahun untuk mencetak prestasi
    Oleh : mixello
    Senin, 21 Januari 2013 11:24:42

    iy perasaan kamu benar sekali @Omboe :) makanya saya kasih tanda kutip disitu (tipikal 'menyerang') coz memang seorang icuk ini tipenya seorang pemain yg ultra defensive. Menurut saya (personally) icuk ini unik, dia berada di masa transisi awal u/ pemain yg menganut pola bertahan &placing, coz dr era icuk kesini gaya permainannya jd semakin banyak yg mempraktekannya. Tp saya melihatnya ad sisi offensivenya jg dalam diri icuk (dari diskusi&rekaman video kakek saya.. loh malah curhat :D), ini terlihat dari kecepatan&kekuatannya berupa smash2 dahsyatnya (back hand smash jg) ditambah pertahanan yg luar biasa, terbukti bs merobohkan raksasa2 bulutangkis saat itu, seperti Morten Frost, Prakash Padukone & Liem Swie King. Puncak prestasinya memang kejuaraan dunia di Kopenhagen thn 1983 yg juga penampilannya saat itu dinilai bagus oleh Presiden IOC (waktu itu masih uji coba) sehingga membawa cabang bulutangkis menjadi salah satu yg dipertandingkan di Olimpiade sampe skrng. Yg saya salut icuk sugiarto ini adalah pemain dg daya tahan &stamina terbaik saat itu, terbukti dari angka VO2max yg tinggi melebihi atlet2 lainnya, sehingga sempat dicurigai memakai doping.. :D

    kok jd bahas icuk yahh... maaf kl jd oot :))


Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum PB Djarum




@portalbulutangkis

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru