Forum > Populer

Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah

Senin, 31 Oktober 2016 08:38:04
5153 klik -- 60 respon
Oleh : anantra
Versi cetak

Yth. Menteri Pemuda dan Olahraga
Yth. Ketua Umum PBSI
Yth. Calon Ketua Umum PBSI
Yth. Seluruh Komunitas, Admin Akun-Akun Bulutangkis, Forum Diskusi Bulutangkis, dan Segenap Pecinta Bulutangkis Tanah Air

Sebenarnya sudah sangat lama saya ingin melayangkan surat ini, mungkin sudah sejak tahun 2014. Kegagalan bulutangkis pada olimpiade 2012 jelas masih tidak bisa diterima dan akan tetap menjadi sejarah dari suatu negara yang katanya negara bulutangkis. Kegagalan tersebut terutama disebabkan beban yang teramat berat yang harus diemban oleh masing-masing wakil Indonesia di olimpiade. Bagaimana tidak masuk akalnya bagi saya, ada lebih dari 200 juta penduduk Indonesia, tetapi sektor bulutangkis di negara yang sekali lagi – katanya – negara bulutangkis, hanya mampu meloloskan 6 wakil ke olimpiade atau dengan kata lain bisa dianggap 1 wakil di tiap sektor? Itu pun emas olimpiade seolah dibebankan ke 1 wakil saja: Tontowi/Liliyana. Jelas, teramat berat bagi mereka menanggung beban mengibarkan Merah dan Putih di panggung tertinggi dunia seorang diri.

Kegagalan dalam olimpiade 2012 menunjukkan adanya permasalahan mendasar: regenerasi. Tampuk kepemimpinan PBSI pun berganti. Masa kepemimpinan Gita Wirjawan (GW) memang meletakkan dasar bagi bulutangkis Indonesia kembali pada relnya. Sisi positif di masa beliau yang saya akui adalah adanya sistem kontrak dan sponsorship bagi atlet, sistem promosi dan degradasi, pemain-pemain junior mendapatkan kesempatan tanding yang lebih baik, dan gelar-gelar penting cukup berhasil diperoleh dengan puncaknya pada Olimpiade 2016

Respon

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:39:14

    Namun permasalahan-permasalahan mendasar di bulutangkis Indonesia belum dibenahi dengan baik di masa GW. Gelar-gelar yang diperoleh atlet-atlet bulutangkis di masa GW seolah menyimpan bahaya laten dan mendasar bagi perkembangan bulutangkis tanah air yang apabila tidak segera diperbaiki, posisi bulutangkis Indonesia di mata dunia hanya akan tercatat sebagai sejarah – seperti yang sekarang terjadi di sektor tunggal putri.
    Sengaja saya memilih momen sekarang, paska olimpiade dan jelang munas PBSI.

    Sengaja karena jika saya mengetikkan ini di tahun 2014 atau 2015 seperti yang saya katakan di awal, mungkin kata-kata yang saya pilih akan sangat kasar dan penuh caci. Setidaknya di masa sekarang, publik masih menikmati euforia bahwa di olimpiade lalu, kita berhasil memperoleh emas. Pemilihan judul pun sudah saya buat sesopan mungkin karena saya ingin kritik-kritik yang saya sampaikan di sini bisa konstruktif dan implementatif

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:40:06

    Paska olimpiade 2016, sudah 4 gelaran SS/SSP dan faktanya, tidak ada 1 pun wakil Indonesia di final. Lagi-lagi ini menunjukkan bahwa permasalahan mendasar dari bulutangkis tanah air di masa GW belum pernah teratasi dengan baik. Hal-hal mendasar yang masih menjadi catatan negatif saya atas perkembangan bulutangkis tanah air, kinerja PBSI, dan kinerja GW secara keseluruhan sebagai berikut:

    1. PBSI masih belum bisa mengorbitkan pemain muda yang konsisten di level SS/SSP (kecuali Kevin Sanjaya dan mungkin Praveen Jordan). Patut dicermati bahwa gelar-gelar di masa GW sebagian besar masih disumbang muka-muka lama seperti M. Ahsan, Hendra Setiawan, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Greysia Polii, dan Nitya K. M.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:40:42

    2. Poin 1 di atas menunjukkan bahwa regenerasi pemain tidak berjalan dengan baik. Praktis capaian gelar yang sekarang dapat dikatakan semu, dalam artian hanya menyejukkan untuk sesaat namun menyimpan bahaya bagi kontinuitas bulutangkis tanah air. Ketika nama-nama pada angka 1 di atas pensiun (yang tinggal menunggu waktu), posisi Indonesia di bulutangkis dunia pun akan sama-sama menunggu waktu untuk pensiun. Saat ini sektor tunggal putra masih menunggu waktu untuk matang jika pembinaan PBSI berhasil. Sektor ganda putri dan ganda campuran ke depannya mungkin hanya akan menjadi penghias draw SS/SSP. Sektor ganda putra masih agak aman. Terakhir, sektor tunggal putri memang sudah sejak lama memasuki masa sejarah.

    Bagaimana tidak masuk akalnya bagi saya ketika beberapa minggu lalu ganda campuran Indonesia juara GPG dan pimpinan PBSI menyatakan ini sebagai regenerasi padahal faktanya di turnamen tersebut, 3 ganda campuran Indonesia dihempas oleh 1 lawan yang sama? Juara GPG tersebut kemudian juga masih tidak mampu bersaing di level turnamen kelas SS/SSP? Ini ternyata namanya regenerasi: kualitas GPG sudah cukup bagi PBSI.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:41:07

    3. PBSI tidak berani menerapkan main rangkap (lintas sektor) dan pengkotak-kotakan pemain hanya di 1 sektor saja dengan alasan stamina pemain jika bermain rangkap. Adanya keengganan dari pelatih tiap sektor untuk mengizinkan pemainnya lintas sektor juga menjadi hambatan karena tiap pelatih dievaluasi dengan pencapaian target-target tertentu atas atlet yang menjadi asuhannya. Padahal, tidak pernah PBSI bisa memberikan bukti nyata bahwa bermain di 1 nomor akan lebih baik daripada rangkap dan tidak pernah ada bukti juga bahwa sektor pemain yang sekarang adalah yang paling tepat.

    4. Tidak fleksibelnya atlet-atlet pelatnas untuk lintas sektor menjadikan jumlah atlet pelatnas membengkak, padahal banyak yang kualitasnya hanya setara turnamen kelas lokal. Padahal, atlet-atlet sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran seharusnya bisa bermain rangkap. Pada akhirnya terdapat atlet-atlet yang seharusnya tidak layak berada di pelatnas (tidak perlu sebut nama, kecuali PBSI menutup mata).

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:41:29

    5. Evaluasi yang dilakukan PBSI setiap kekalahan atlet pelatnas hanya bersifat semu. Kalah 4 kali, evaluasi 4 kali, dan hasilnya pertemuan ke-5 tetap kalah lagi. Entah bagaimana dan apa yang dievaluasi. Hal ini sekaligus menunjukkan PBSI tidak aware dengan perkembangan atlet-atlet luar yang sedemikian pesat sementara PBSI masih jalan di tempat dan kurang fokus membenahi kekurangan atlet-atletnya.

    6. PBSI masih gagal membangun sektor tunggal putri. Kegagalan membangkitkan kembali sektor ini jelas harus dilihat, apakah karena kualitas atletnya atau karena faktor pelatih yang memang tidak kompeten dalam melaksanakan tugasnya atau keduanya.

    7. Kualitas sirnas atau turnamen-turnamen lokal, baik yang diselenggarakan oleh PBSI maupun pihak swasta, tidak menunjukkan perkembangan. Seringkali juara sirnas atau turnamen lokal ketika bermain di turnamen internasional sekelas GP/GPG langsung tersingkir.
    8. Pembangunan bulutangkis masih berkutat di Jawa. Peran tiap Pengprov PBSI di masing-masing wilayah menjadi pertanyaan besar

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:41:47

    9. Pola rekrutmen, promosi, dan degradasi atlet di PBSI masih belum didasarkan kriteria yang jelas. Bagaimana mungkin atlet yang bahkan belum pernah juara di turnamen lokal sekalipun seperti (tidak perlu sebut nama) dan (tidak perlu sebut nama) dulu sempat mendapatkan promosi ke pelatnas (untuk kemudian didegradasi lagi)? Entah kriteria penilaian seperti apa yang ada di PBSI. Selain itu, PBSI juga dapat dikatakan tidak pernah mencetak pemain dari awal, melainkan mengambil pemain yang “sudah jadi” dari klub.

    10. PBSI masih kurang jeli dalam melihat turnamen yang dapat diikuti atlet-atlet pelatnas. Kejelian ini mencakup ranking atlet, ada tidaknya poin yang harus dipertahankan, dan pemain-pemain luar yang turut serta. Contohnya China GPG yang biasanya selalu jarang pemain ganda putri, seharusnya PBSI dapat melihat peluang ini untuk mengukur pencapaian atlet-atlet ganda putri PBSI bertarung di gudangnya ganda putri dunia

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:42:36

    Di munas PBSI kali ini, salah satu calon selain GW adalah Wiranto. Bagi saya pribadi, saya tidak terlalu menyukai rangkap jabatan sebagai menteri sekaligus ketua umum pengurus olahraga. Prestasi olahraga taekwondo dan bridge ketika dipimpin oleh Wiranto pun tidak begitu saya dengar.

    Jelas ini adalah hal yang sulit dalam memilih ketua umum PBSI, bukan karena sama-sama baiknya, tapi karena - bagi saya - sama-sama punya banyak catatan negatif. Namun, terlepas dari itu semua, siapapun yang terpilih, hal-hal yang saya (dan kami selaku pecinta bulutangkis) minta dari PBSI ke depannya adalah:

    1. Pemberlakuan main rangkap (lintas sektor) untuk atlet-atlet pelatnas dan pola main rangkap ini harus menjadi standar baru bagi atlet-atlet yang ada di maupun promosi ke pelatnas.
    2. Pemberlakuan pelatih tunggal atau pelatih kepala untuk sektor ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran sehingga pemberlakuan main rangkap (lintas sektor) pada angka 1 dapat dijalankan secara lebih baik.
    3. Perampingan jumlah atlet pelatnas. Ini mutlak. Banyak atlet yang tidak ada prestasinya berdiam di pelatnas (tidak perlu sebut nama).

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:43:13

    4. Pembentukan dewan atau komite bulutangkis yang beranggotakan unsur-unsur komunitas dan pecinta bulutangkis (masyarakat umum) serta unsur internal PBSI (selain atlet) dengan catatan anggota dari unsur masyarakat lebih banyak daripada unsur internal PBSI. Tugas dari dewan ini adalah memberikan rekomendasi yang harus dipatuhi PBSI terkait:
    a. kelayakan atlet-atlet yang promosi maupun didegradasi
    b. pergantian pasangan pemain (bongkar-pasang pemain) untuk sektor ganda
    Dewan atau komite bulutangkis ini adalah perwujudan partisipasi masyarakat untuk turut mengawal bulutangkis tanah air.
    5. Pemasangan senior dengan junior dalam rangka akselerasi dan regenerasi pemain untuk sektor ganda. Bagi saya, tidak masuk akal memasangkan M. Ahsan dengan Berry, lebih baik memasangkan Ahsan dengan Fajar atau Rian untuk mematangkan permainan mereka.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:43:42

    6. Penanganan khusus untuk sektor tunggal putri a.l dengan memilih pelatih yang lebih tepat dan pencarian bibit tunggal putri secara masif. Hal ini memerlukan peran pengprov dan klub-klub daerah untuk menemukan bibit tunggal putri yang layak bermain di turnamen dunia. Harus ada orang yang bisa turun ke daerah langsung dan menemukan bibit tunggal putri yang bagus.
    7. Perlu dibuat standar baku pelatihan atlet dan standar tersebut mengacu pada standar China atau Negara lain yang nyata-nyata lebih baik metode pelatihan dan regenerasi atletnya daripada Indonesia.
    8. Integrasi antara bulutangkis dengan kurikulum sekolah sehingga dapat memudahkan dalam pencarian bibit-bibit bulutangkis.
    9. Penggunaan kriteria yang lebih jelas terkait promosi dan degradasi atlet. Promosi dan degradasi atlet harus mendapat persetujuan dewan atau komite bulutangkis sebagaimana pada angka 4.
    10. Peningkatan kualitas sirnas dan turnamen lokal lainnya antara lain dengan mengundang atlet-atlet luar negeri untuk mengikuti sirnas serta pemerataan kualitas bulutangkis Jawa dan Luar Jawa.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 08:45:06

    Tentu masalah klasik yang akan mengemuka adalah pendanaan. Saya memahami sektor olahraga di negeri ini adalah sektor yang dianggap penting hanya ketika ada olimpiade, SEA Games, atau Asian Games, dan setelah gelaran tersebut usai, sektor ini tidak menjadi perhatian lagi. Tetapi, poin 1, 2, 3, 4, dan 5 yang saya (dan kami) kemukakan di atas bahkan bisa dilakukan tanpa biaya. Hanya menunggu apakah PBSI mau serius untuk berubah ke arah yang lebih baik atau tidak, atau malah masih tertidur karena kelelahan mempersiapkan munas.

    Zhang Beiwen (WS USA) baru saja menjadi runner up turnamen Super Series, pencapaian yang setara dengan prestasi tunggal putri Indonesia … 8 tahun silam.

    Mohon maaf apabila terdapat kata-kata yang kurang berkenan. Tapi semoga tulisan ini menyadarkan PBSI.
    (telah diposting di kompasiana, diemail ke PBSI, dan admin bulutangkis.com)

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 08:48:20

    Nanti kata GW lover semua butuh proses, dan kita udah dijalan yang bener. Hellow, ini udah 4 tahun masa kepemimpinan GW tapi gak ada perbaikan yang signifikan dari atlet2 kita.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 09:12:24

    Btw, mantap banget tulisan antantara. Semuanya udah dirangkum. Kelebihan di pemimpinan GW cuma secuil tapi kurangnya banyak banget.

    Dewan Komite Bulutangkis itu ide yg bagus banget untuk mengimbangi ketua PBSI yg gak terlalu ngerti bulutangkis.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 09:36:55

    saya tidak terlalu menyukai GW, kurang tegas. masalahnya pesaingnya cuma pak wiranto, juga bukan nama yg bisa dipercaya. saya pernah lihat berita di net, pak wiranto menjanjikan 300 juta perbulan untuk pengprov. dimana GW hanya berikan 80 juta. (koreksi jika salah/lupa, alna saya hanya lihat sekali). masalahnya, kontribusi pengprov apa pantas dihargai 300 juta ?
    mudah2 an pengurus baru bisa lebih tegas, siapapun yg menang.
    TAPI SEPERTINYA PAK WIRANTO AKAN MENANG.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : a_suhada
    Senin, 31 Oktober 2016 10:09:21

    Sementara nyimak dulu, masih kecewa berat dengan hasil Franc. Open kemarin, . . .

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : dennu98
    Senin, 31 Oktober 2016 10:25:39

    kayaknya yang perlu revolusi itu sistem kepelatihannya deh.
    URGENT/mendesak banget...

    pelatih dan pelatih fisik pelatnas udah ketinggalan banget sama pelatih negara lain, apalagi jika dibandingkan dgn pelatih cina..

    ngiri banget liat pemain cina angkatan masita pny fisik mental tekad dan determinasi yang luarbiasa..pdhal cara mainnya ga seenak diliat pemain Indonesia..

    tapi karena fisk tekad mental dan determinasinya luar biasa, mereka bisa main indah jika terdesak...

    pasti dilatih untuk main super safe....
    dengan latihan super safe akan terbiasa untuk menjaga fokus dalam setiap detik pertandingan....

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : dennu98
    Senin, 31 Oktober 2016 10:43:08

    PBSI JADOEL dan STUBBORN..

    itu aja masalahnya

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : runeback
    Senin, 31 Oktober 2016 11:24:39

    @dennu setuju
    fisik/stamina pemain indonesia mesti di tempa dulu buat modal awal.
    selama ini ipemain indonesia yg di tempa awal2 skill/teknik. yg ada maen cantik, error juga cantik.
    contoh tuh pemain2 japan modal awalnya fisik/stamiina, misaya, nozomi,akane dll awal muncul keliatan biasa aja, tapi pas skill/tekniknya di upgrade pada jd monster semua mereka.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : piko
    Senin, 31 Oktober 2016 11:53:06

    ini surat tuk siapa bro? pak GW atau pak Wir?
    ntr masuk tong sampah ho

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : adyna
    Senin, 31 Oktober 2016 11:59:45

    aduuuhhhh judulnya itu loh !!!
    sementara sy ikut nyimak dulu deh blm tau mau komen apa
    masih geleng2 kepala hasil French Open semalam
    junior2 Tiongkok yg sedang membara

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : 0verrated
    Senin, 31 Oktober 2016 14:13:17

    Saya setuju dengan yg diatas kalau saya bukan menyalahkan GW, disini ada yg salah dengan pelatih dan sistem kepelatihan, Indonesia terkenal gudangnya seni bulutangkis, banyak gaya dan trik yg diperlihatkan pemain2 Indonesia, dari yg ambil bola dari selangkangan, dari belakang badan, dropshot tipuan, netting dan lainnya.. Banyak negara yg mencontoh dari seni Indonesia
    Tapi itu dulu.. Dulu sekali malah.. Itu berlaku jika sistem poin masih pindah bola, jadi meskipun pemain kira eror nya banyak, kesempatan mengejar itu masih ada, itu sudah dibuktikan Susi Susanti di piala Sudirman 1989

    Tapi ini sudah 2016 bung, Lupakanlah kenangan manis masa lalu, mengelu elukan Legenda, sampai lupa berpijak ke masa depan dan terbuai dalam kenangan manis..

    Negara lain sudah memakai sport science, China malah mengutamakan Speed dan Power.. Indonesia masih dengan eror manja..
    Pelatih harus disadarkan tidak perlu bermain trik, tipuan tapi berujung eror..

    Coba latih dulu main save dan tambah speed & power..
    Perlu di ingat sekarang sistem rally point, kesalahan sendiri adalah keuntungan buat lawan

    Pemain muda pelatnas blm ada yg punya speed dan power..
    Ada juga kevin, ya saya akui untuk masalah speed tapi untuk power no
    Ada praven, powerful tapi speed kurang

    Intinya tidak ada yg sempurna, tapi disitulah tugas pelatih untuk mengupgrade..
    Kalau pemain tidak mampu biarlah suksesi alam yg berlaku

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 15:22:54

    Ini bagus komennya.

    Saya juga sangat mencintai bulutangkis Indonesia. Iri banget rasanya liat Cina sekarang sudah sehebat itu pemain2 mudanya.

    Sekarang, malu rasanya mau membandingkan negara ini dengan Cina.
    Bahkan jangan kan dibandingkan dengan Korea, Denmark, Jepang...
    Atau Malaysia.
    Dengan Thailand aja kita udah ketinggalan.

    Dari aktor utama, kini cuma cameo di dunia bulutangkis.

    Makanya, saya sepakat dengan surat diatas. Buang semua pemain gak berprestasi di pelatnas. Kalo perlu 1 nomer cuma ada 4 pemain/pasang aja gak masalah asalkan gak malu2in pas dikirim.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 15:24:35

    Dari dulu saya udah kash masukan, ganti pelatih yg gak menghasilkan pemain2 hebat, khususnya di WS. Kasih sanksi juga buat pelatih yang gak berhasil cetak pemain dalam kurun waktu 1 sd 2 tahun. Itu bukan waktu yg singkat. Apalagi skrg di WS itu perasaan dari dulu gak ada yg luar biasa pelatihnya. MS udah mulai keliatan hasilnya polesan pelatihnya. XD udah ok tapi tetap perlu ditingkatkan. MD juga mulai OK dgn berani memasangkan Kevin/Gideon. Skrg udah berani juga memecah Ahsan/Hendra. Semoga makin OK MD. WD belum terlalu spesial, di WD emang kesulitan di penggebuk. Nitya juga gak wow banget. Untung udah pernah juara.
    WS tidak ada kata lain, ganti semua pelatih di pelatnas. Bila perlu ambil dari klub penghasil WS cukup baik seperti PB Exist. Sekian.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Senin, 31 Oktober 2016 15:39:37

    Surat di atas tidak saya tujukan ke GW secara personal untuk menyerang beliau. Tapi mohon dipahami bahwa konteks surat tersebut adalah untuk PBSI secara keseluruhan. Saya pun masih mengakui ada prestasi2 di zaman GW, tetapi secara keseluruhan PBSI masih belum berubah.

    Untuk pelatihan, sudah saya tuliskan di poin 7: 7. Perlu dibuat standar baku pelatihan atlet dan standar tersebut mengacu pada standar China atau Negara lain yang nyata-nyata lebih baik metode pelatihan dan regenerasi atletnya daripada Indonesia. Tapi sepertinya kurang tajam ya? maaf...

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 16:59:25

    sebagai orang yg kurang mengerti ttg bultang
    tpi sangat menyimak bahkan mengikuti perkembangan
    bultanf saat ini.saya sangat prihatin dan turut berduka sedalam2nya atas prestasi atlet2kita.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : Jouando
    Senin, 31 Oktober 2016 20:07:54

    Sebenar nya ada secercah harapan di bulutangkis indonesia,, cuman butuh tenaga ekstra untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis indonesia seperti masa lampau,, materi pemain saat ini jauh lebih banyak di bandingkan 1 dekade lalu,, tunggal putra setelah lama kosong, sekarang ada 2 ampe 3 pemain muda yang mulai konsisten rutin di ssp/ss, tunggal putri juga ada secerca harapan dari jorji, entah kenapa jorji ini punya potensi besar buat maju, ganda putra bakat alam kevin sanjaya, serta kerja keras ardianto/fajar bisa mensejajar khan dengan ganda andalan indonesia saat ini angga/ricky,
    Ganda putri greysia harus di carikan pasangan baru lagi ini,, biar bisa cepet naik nya junior,, berharap sih greysia sama rosyita,, ama nitya greysia udah ga cocok,, nitya semenjak cidera sulit lagi kembali ke permainan nya,
    Ganda campuran praven ama gloria sih udah paling pas,, walaupun gloria ga bagus bagus amat,, tapi kalau di paksa bisa bagus juga ini gloria..
    Antara pengurus dan pelatih masih ga sinkron,, kadang masih ada aja pelatih titipan pengurus,, hasil nya yach gitu gitu aja,, kurang inovasi,, terlalu banyak suka dan tidak suka secara personal menghambat perkembangan bulutangkis indonesia sendiri...

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : senaraket
    Senin, 31 Oktober 2016 20:18:20

    Semoga Pak Wiranto tulus ingin membangun badminton Indonesia. Program yang bagus dari Pak Gita lanjutkan, yang masih kurang bisa dicari solusinya. Semoga bisa rangkap dengan penuh perhitungan.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : runeback
    Senin, 31 Oktober 2016 21:29:03

    saya tidak terlalu menyukai GW, kurang tegas. masalahnya pesaingnya cuma pak wiranto, juga bukan nama yg bisa dipercaya. saya pernah lihat berita di net, pak wiranto menjanjikan 300 juta perbulan untuk pengprov. dimana GW hanya berikan 80 juta. (koreksi jika salah/lupa, alna saya hanya lihat sekali). masalahnya, kontribusi pengprov apa pantas dihargai 300 juta ?
    mudah2 an pengurus baru bisa lebih tegas, siapapun yg menang.
    TAPI SEPERTINYA PAK WIRANTO AKAN MENANG.
    --------
    udeh keliatan duit yg di pentingin, bkn program2 di duluin.
    org penting yg ada dibalik gita itu ada 3 org kalo menurut gw yak, rexy,ricky, ama yuni kartika. tapi gak tw mereka msh lanjut apa gal

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Senin, 31 Oktober 2016 21:48:08

    @anantra : sorry nih bos, cuma pendapat saya tentang beberapa nomor.
    4. wau, DPR nya PBSI, gk lebay tu bos. apa nggak bentrok sama tugas pelatih ? apalagi di no.3 ada pelatih kepala. apa tidak akan menimbulkan bentrok kepentingan?. tidak semua masyarakat netral.
    5. mmmmmm? relatif yah.
    6. pasti benar. yg sulit tuh merangsang pengprov agar mau bekerja dan merangsang pengusaha2 daerah luar jawa untuk sedikit mendonasikan kekayaannya membuat club bulutangkis.
    8. di Indonesia guru olahraga diidentikkan dengan kasih bola kaki, selesailah pelajaran olahraga. bagaimana merubah kebiasaan ini? saya gk sanggup memecahkannya.
    terakhir bos.
    untuk menyamai China, karna saya lihat kita menggunakan standar prestasi China. kita butuh budaya yg dimulai dr peran orang tua. disini di negara ini anak2 main bulutangkis, dipanggil trus dikasih nasihat, BULUTANGKIS TAK MEMBERIMU MAKAN NAK.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : rhoood
    Senin, 31 Oktober 2016 22:45:10

    Indonesia itu perlu ikon Badminton, setelah Taufik melempem terlalu awal, Indonesia hilang ikon di bulutangkis. Ikon ini penting untuk menginspirasi anak2 buat main badminton sejak kecil, sekarang mana ada anak2 yang tiba2 pengen jadi atlet badminton kalau ga dipaksa sama ortu nya wkwk.

    Salah satu sektor yang menghasilkan sebuah ikon itu ya cuma single, terutama MS. Dulu Ibu2 sama Bapak itu tau siapa Taufik Hidayat, sekarang mereka mana tau yang namanya M. Ahsan atau Hendra Setiawan, apalagi Berry Angriawan hahaha.

    Saya sarankan PBSI harus mati2an sampai titik darah penghabisan dalam sektor Single. Mereka harus cari bibit2 hingga pelosok untuk cari pemain Single, baik itu MS atau WS.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : Cenisa
    Selasa, 01 November 2016 05:35:45

    Pak wiranto ketum PBSI yg baru
    ada yg cukup mengejutkan dan terdengar cukup aneh pak gita mundur dari pencalonan sebelum voting,mencium bau kurang sedap tapi semoga hanya prasangku,
    Dengan ketum yg baru semoga PBSI lebih baik n tentunya atlet kita lebih betprestasi...

    Hati kok terasa kosong ya pak gita pergi,apalagi dgn cara seperti itu walau sadar dulu terpilihnya dia dulu pun dgn cara seperti itu...


  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : onepiece
    Selasa, 01 November 2016 06:47:56

    Wew Gita mundur detik-detik terakhir, Wiranto resmi Ketum PBSI 2016-2020.
    Selamat Wiranto.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Selasa, 01 November 2016 07:55:27

    @anakjambi17:

    4. Konsep dasarnya adalah masyarakat turut mengawal kemajuan bulutangkis. Benar, tidak semua masyarakat netral. Oleh karena itu, masih perlu unsur internal PBSI. Justru ini bisa membangun diskusi-diskusi yang berkualitas semata2 demi bulutangkis. Konsensus yang timbul tentu tidak menafikan bakal adanya trade off antara keputusan yang diambil dengan pihak yang dirugikan atas keputusan tersebut. Mekanisme yang harus dibangun adalah siapa yang akan mengisi, pola komunikasi, dan pembagian tanggung jawab antara komite dengan PBSI.

    5. Sepakat, karena itu perlu no. 4.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Selasa, 01 November 2016 08:06:01

    @anakjambi17:

    8. Desainnya adalah kerjasama Kemendikbud-Kemenpora-dan kementerian lain yang terkait dan justru memang yg harus dibangun dari awal dari sisi Kemendikbud. Setiap anak pasti setidaknya punya 3 potensi: akademik, seni/budaya, olahraga. Untuk yg akademik, maka tempatnya di sekolah formal, olahraga sebagai sampingan. Untuk yang olahraga, maka tempatnya adalah sekolah olahraga atau tetap di sekolah formal dengan catatan beberapa hari dikhususkan untuk olahraga.

    Prasyarat lain dari hal ini adalah infrastruktur olahraga yang memadai, a.l setidaknya tiap sekolah memiliki lapangan, di tiap kabupaten terdapat beberapa tempat pembinaan olahraga atau di masing2 persatuan olahraga daerah, dan di tingkat Provinsi terdapat pemusatan latihan.

    Prasyarat lain adalah dana. Persatuan olahraga di daerah harus bisa mencari dana sendiri tanpa menggantungkan pada pusat.

    Fokus pembinaan olahraga juga harus dipilih: olahraga level olimpiade seperti badminton dan angkat besi harus mendapat kecukupan dana dan fasilitas. Olahraga yang levelnya cuman nasional harus bersedia antri di belakang.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Selasa, 01 November 2016 09:25:31

    Yg aneh pak Gita hanya didukung 12 pengprov, sedangkan wiranto di dukung 18 pengprov, ko bisa gini yahhh.. apa alasan yg 18 pengprov dukung pak wiranto? Apakah selama di pimpin pak gita ke 18 pengprov ini merasa tidak puas? Klo tdk puas dalam hal apa? Ahh sudahlah drpda suudzon tingkat dewa mening saya ucapkan

    Selamat Kepada Bapak Wiranto, kita semua tau.. tidak ada hal yang tidak mungkin di dunia ini, buktikan pak bahwa bapak memang orang yg paling pas memimpin olahraga berprestasi ini, SELAMAT BERJUANG

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : johantjun
    Selasa, 01 November 2016 10:13:51

    mau dikemanakan bulutangkis kalo pemilihan ketua umum saja tdk fair? sangat kentara politik uang dan faktor kekuasaan yg berpengaruh menentukan..
    apa sih fungsi pengprov selama ini ko bisa punya hak suara memilih ketua umum?? ko bisa-bisanya memilih muka lama yg tdk punya prestasi di kepengurusan cabang lain sebelumnya. apalagi wiranto jg ketua umum partai, merntri kabinet. kapan ada waktu mengurus PBSI yg punya segudang masalah??

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : johantjun
    Selasa, 01 November 2016 10:40:53

    jelas faktor duit yg bermain bukan program ke depanya.. lha wong ditanya visi misi saja bilangnya nanti saja.. kelihatan sekali tdk punya visi misi dan progran ke depan. hanya karena janji wiranto akan memberikan dana yg lebih besar untuk pengprov.. just it!

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : admin
    Selasa, 01 November 2016 12:45:51

    @johantjun
    Marilah berfikir jernih. Maaf ya, kami bukan pwndukung siapapun. Jangan melontarkan komen yang bernada negatif. Jika tidak benar, bisa disebut fitnah.

    Kemarin kami baca komen anda perihal member yang bernada membully atlet. Kami setuju dengan pendapat anda. Hanya untuk perihal proses pemilihan nakoda PBSI ini, saran kami, ada baiknya jangan terbawa emosi.

    Di satu sisi, kita sependapat sebenarnya. Kritikan yang diberikan itu sebemarnya kepada pengprov-pengprov, apakah mereka selama 4 tahun terakhir telah ikut memajukan bukutangkis di daerah. Misalnya, memastikan pengcab/pengkot di bawahnya telah melaksanaan kejurkot/kejurcab, yang pada akhirnya diteruskan hingga kejurda. Ini program kerja mereka yang wajib dijalankan. Jangan mereka ribut saat mau jelang munas saja.

    Ini respon kami atas postingan anda. Semoga berkenan. Tks

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : admin
    Selasa, 01 November 2016 12:58:03

    @nuneback
    Alangkah baiknya jika komen anda ada linknya. Sekali lagi, seperti respon kami ke @Johantjun, kami bukan pendukung siapa-siapa. Memang kritikan di saat munas itu perlu juga saatnya menyentil pengprov, apa yang sudah mereka kerjakan memajukan bulutangkis di.Indonesia. Pengprov yang baik itu pengprov yang bekerja, misalnya, mereka punya data jumlah klub, jumlah atletnya dan jumlah pelatih bulutangkisnya. Kalau mereka gak punya data ini, rasanya mereka belum bekerja. Bagaimana mereka mau majuin bulutangkis di daerahnya, lha data atlet dan klubnya aja gak punya. :-))

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : admin
    Selasa, 01 November 2016 13:06:12

    @smash_killua
    Sudah, kita ucap selamat saja kepada pak Wiranto terpilih jadi nakoda PBSI yang baru. Semoga bulutangkis Indonesia makin berjaya. Dan terima kasih kepada pak Gita atas kerja kerasnya selama 4 tahun terakhir, telah menghasilkan kerja baik dibandingkan satu leriode sebelumnya.

    Sambil kita, sedikit penasaran dengan susunan kepengurusan yang ada nantinya. Semoga berisi sosok yang betul-betul ingin bekerja memajukan bulutangkis Indonesia.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : johantjun
    Selasa, 01 November 2016 13:37:39

    maav min sy hanya menyampaikan uneg-uneg sbg pecinta bulutangkis yg tdk suka dengan proses pemilihan ketua PBSI yg cenderung tdk fair.
    siap-siap saja bulutangkis yg sudah mulai terbangun ini akan kembali terpuruk kalo pemilihan ketuanya saja sudah penuh kepentingan dari pengprov yg tdk jelas kerjanya.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : admin
    Selasa, 01 November 2016 13:54:34

    @johantjun
    Tetap apresiasi dengan Anda. Silakan berkomentar, hanya perihal yang kita rasa abu-abu areanya, tidaklah usah kita perjelas tapi keliru.

    Kemarin ada juga yang berpendapat, kenapa orang politik yang maju. Alam kita masih demikian adanya. Kita masih butuh waktu seperti idealnya harapan kita. Waktu pak Gita ikut kandidat capres di partai biru (mercedes), kan tak ada yang protes. Itu kan politik juga.

    Hayu, mari kita tunggu format kepengurusan, sambil berharap diisi oleh sosok yang memang benar-benar mau kerja untuk memajukan bulutangkis Indonesia.

    Berdasarkan pengamatan kami, info perihal munas di Surabaya kurang diminati. Padahal ini pun harus kita simak perjalanannya.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : a_suhada
    Selasa, 01 November 2016 15:46:31

    Semoga aja yang belum berjalan baik bisa menjadi baik dan yang sudah berjalan baik, dilanjutkan untuk bisa menjadi lebih baik, . . . . !

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : oki94
    Selasa, 01 November 2016 17:55:42

    Pada intinya, surat yang panjang di atas cukup betul, in principles. Kita belum berani mengandalkan pemain muda untuk event-event penting.Buktinya, pemain muda banyak disimpan untuk berlatih. Padahal, latihan bukan hanya di Pelatnas, namun latihan yang nyata ada di turnamen. Berikan pemain muda turnamen selevel dengan kemampuannya. Jangan paksakan ke level elite jika belum siap karena akan membentuk mental pemain bukan sebagai pemain juara.

    Kemudian, yang saya amati, pemain muda kita dengan pemain muda negara lain semacam China dan Jepang, kalah di footwork. Apakah latihan speed atau footwork bukan menjadi titik fokus pelatihan bulutangkis kita? Jika bukan, hal ini harus diubah. Jangan hanya latihan teknik, karena di klub para pemain sudah kenyang berlatih teknik. Buktinya, pemain Indonesia terkenal dengan kekayaan tekniknya dibanding pemain negara lain. Namun tidak memiliki footwork yang cepat dan power yang mantap.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : oki94
    Selasa, 01 November 2016 18:52:45

    Oya, harapan saya sebagai penikmat bulutangkis, semoga di Asian Games 2018 Indonesia bisa meraih minimal 2 medali emas dari pemain/pasangan muda, bukan lagi Tolyn atau Greynit atau pemain senior lainnya. Dan ditambah minimal 2 medali perak atau perunggu dari sektor MS atau WS. Bagaimana PBSI?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : bejoTOH
    Selasa, 01 November 2016 18:55:09

    Ok sodara oki, kami tampung aspirasi anda
    nanti kami akan coba mengevaluasi lagi.. lagi.. dan lagi...



    Oleh : oki94Selasa, 01 November 2016 18:52:45
    Oya, harapan saya sebagai penikmat bulutangkis, semoga di Asian Games 2018 Indonesia bisa meraih minimal 2 medali emas dari pemain/pasangan muda, bukan lagi Tolyn atau Greynit atau pemain senior lainnya. Dan ditambah minimal 2 medali perak atau perunggu dari sektor MS atau WS. Bagaimana PBSI?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : bejoTOH
    Selasa, 01 November 2016 19:42:23

    Ok sodara oki, kami tampung aspirasi anda
    nanti kami akan coba mengevaluasi lagi.. lagi.. dan lagi...



    Oleh : oki94Selasa, 01 November 2016 18:52:45
    Oya, harapan saya sebagai penikmat bulutangkis, semoga di Asian Games 2018 Indonesia bisa meraih minimal 2 medali emas dari pemain/pasangan muda, bukan lagi Tolyn atau Greynit atau pemain senior lainnya. Dan ditambah minimal 2 medali perak atau perunggu dari sektor MS atau WS. Bagaimana PBSI?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : hammond
    Selasa, 01 November 2016 19:47:58

    aneh kok WS indonesia, pada gak bagus, kita udah kesusul sama , India, Spain,Taiwan,Thailand, USA

    Apa yang salah sih... sama sistem pelatihan ws ina, padahal fasilitas udah lengkap,

    mungkin nanti kalau latihan harus sama MS, biar kaya si Marin kuat cepat endurance-nya bagus,

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : senaraket
    Selasa, 01 November 2016 23:22:02

    oot

    kok belum ada thread WJC, Indonesia IC, dan Bitburger GPG ya?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Selasa, 01 November 2016 23:49:23

    Gk usah dahh.. ginting aja kalah ama khosit dri thailand
    Pdahal luka kita ama thai blum bner2 sembuh, ini lg nambah2in
    Cobaan apalagi inihhhh..

    *lumayanpesimis

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : bejoTOH
    Rabu, 02 November 2016 00:10:04

    Masa sehhhhh ginting kalah....
    #cek TS

    hahahahha iya kalah.. ama khosit..

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : kade
    Rabu, 02 November 2016 09:26:27

    Teman teman ini bagus, apakah rencananya ini disampaikan ke PBSI dengan terpilihnya Pak Wiranto? kalau disini saja tidak akan banyak artinya. Jujur cuku kwatir dengan pemimpin yang baru, Pak Gita sudah lumayan baik tp kita kayak mundur 2 langkah dengan kehadiran pak Wiranto, semoga saya salah tp jujur aku merasa ini langkah yang salah. Jadi mungkin ini start yang baik kalau dikirim ke PBSI bisa melalui FB.

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : johantjun
    Rabu, 02 November 2016 09:57:13

    senaraket: situ saja yg bikin tread bitburber, kalli aja admin lg ga ada waktu. satu judul saja biar R1 sampai final.
    tp cukup pesimis lihat china turun full team pemain mudanya yg kemarin merajalela di french open, mungkin kembali borong gelar. China lg haus gelar, pemain muda yg habis juara ss saja pada turun di ajang Gpg

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : anantra
    Rabu, 02 November 2016 11:37:59

    ternyata hasil ngirim email ke pbsi:

    Delivery to the following recipient has been delayed:

    admin@pb-pbsi.org

    Message will be retried for 1 more day(s)

    Ada yg taw email yang bisa dihubungi atau dikirimin surat?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : kade
    Rabu, 02 November 2016 11:59:48

    @anantra, kalau diberikan link gitu di FB PBSI bisa?

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : adyna
    Rabu, 02 November 2016 12:14:57

    Terpilihnya Ketum baru PB PBSI berarti masa kontrak Eng Hian dan Rexy Mainaky jg akan habis, mereka berdua pasrah

    Saya sudah tahu kalau ganti kepengurusan maka kontrak juga putus. Kalau masih dipercaya monggo, kalau tidak, ya sudah, - Eng Hian | Detik

    Kalau saya disini tapi tak lagi di PBSI, istri & anak-anak ada di Malaysia bagaimana? Kalau tidak melatih, untuk apa saya di sini? - Rexy

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : admin
    Rabu, 02 November 2016 14:29:16

    @anantra
    Bisa. Kalau kepanjangan urlnya, bisa pake google short url. Terima kasih ya

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : johantjun
    Rabu, 02 November 2016 15:26:17

    kalo Eng hian sih masih layak di PBSi. dari tanganya sudah lahir wd kelas dunia greynit yg mampu juara asian games dan ss. sudah lama sekali indonesia tdk punya wd kelas dunia dan selama ini cuma jadi anak bawang china dan korea.
    tapi kalo Rexy sih perlu dievaluasi karna tdk jelas kerjanya sbg kabidbinpres.. perlu orang yg lebih senior di posisi itu

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : frz
    Rabu, 02 November 2016 22:57:01

    surat kaya gini muncul selalu ada setelah gada wakil di final basi bosen wkwkwk

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Oleh : Tomtom
    Rabu, 02 November 2016 23:34:05

    Semoga lak wiranyo bisa merekrut para lengenda bultang unyik duduk di kepengurusan PBSI

  • Re: Surat Terbuka untuk PBSI yang Sangat Susah Sekali untuk Berubah
    Kamis, 03 November 2016 11:32:44

    ngeri2 sedap saya gegara muka lama seperti pak Wiranto..
    hah! ya sudahlah mudah2 an tulus pak Wirantonya sekarang.

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum PB Djarum




Vietnam Open 2018

Seeded Entries
Players
Draws
Matches
Live Score

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru