Forum > Kejuaraan Internasional

Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)

Kamis, 31 Agustus 2017 19:21:05
4684 klik -- 27 respon
Oleh : WaHyOe
Versi cetak

Penurunan Prestasi Praveen/Debby Akibat Faktor Non Teknis

Prestasi ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto, menunjukkan tren menurun setelah menjuarai All England 2016. Pelatih kepala ganda campuran, Richard Mainaky, menilai penurunan performa tersebut dipicu faktor nonteknis, terutama pada Praveen Jordan.

Praveen/Debby yang kini menempati peringkat enam dunia tersebut belum mengantongi gelar juara di berbagai turnamen pada 2017. Pada ajang All England 2017, Praveen/Debby keok di babak 32 besar dari pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino.

Bahkan, pada Indonesia Open Super Series Premier 2017 Praveen/Debby langsung kandas pada babak pertama. Mereka takluk dari pasangan Denmark, Mathias Christiansen/Sara Thygesen.

Performa Praveen/Debby di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia juga tak maksimal. Langkah pasangan tersebut terhenti pada babak perempat final setelah menyerah dari ganda China, Zheng Siwei/Chen Qingchen.

Tetap akan kami evaluasi untuk pasangan Praveen/Debby, khususnya Praveen yang selalu mengalami kendala nonteknis,” ujar Richard, saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (29/8/2017).

“Praveen saat latihan kurang konsisten, mungkin karena sudah karakter dan sekarang saya rasa kami butuh psikolog untuk Praveen,” lanjut dia.

Menjelang Asian Games 2018, Richard mengaku akan terus mengevaluasi performa Praveen/Debby. Richard mengatakan Tontowi Ahmad/ Liliyana Natsir dan Praveen/Debby akan diprioritaskan untuk Asian Games.

“Fokus saya saat ini sampai Asian Games, mungkin tidak ada perombakan pasangan untuk Tontowi/ Liliyana dan Praveen Jordan/ Debby Susanto karena mereka yang paling matang. Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo),” tegas Richard Mainaky.

Sumber : bola.com

Respon

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : WaHyOe
    Kamis, 31 Agustus 2017 19:23:50

    Serius bakalan zonk medali di Olimpiade 2020 utk sektor ganda campuran mana mungkin bisa sih menaikkan prestasi Gloria cs dalam waktu yang singkat bisa di katakan kurang 2 tahun menuju Olimpiade, Richard baru fokus ke mereka.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : nippon
    Kamis, 31 Agustus 2017 20:32:31

    Capek deh bang icad,
    Mending Praveen diganti aja Ama Ronald

    Kasihan ci Debby dapet pasangan memuakkan kayak Praveen
    Mumpung masihada setahun lagi
    Ronald pun main udah semakin dewasa

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : Johantjun
    Kamis, 31 Agustus 2017 20:49:27

    Kita jangan terlalu under estimate dengan bang icad karena beliau boleh dikata pelatih xd legendaris dari tahun 90an.
    Dari tangan beliau prestasi xd kita selalu terjaga dari jaman trikus/minarti, nova/vita, nova butet, owi/butet dan sekarang praven/debby kita masih bisa berbicara di level dunia. Cuma entah kenapa sekarang icad terkesan ogah-ogahan dengan regenerasi.. apa karena tdk suka dengan pengurus sekarang yg memecat Rexy yah??

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : Johantjun
    Kamis, 31 Agustus 2017 20:53:56

    Jangan sampe terjadi lagi salah kebijakan membuang pelatih penghasil juara seperti di akhir 90an yg membuang Indra gunawan di tunggal putra dan Liang chiusia di tunggal putri membuat kedua nomor itu tdk bisa lagi menghasilkan pemain level dunia sampe sekarang...

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : WaHyOe
    Kamis, 31 Agustus 2017 21:44:40

    Terlalu mepet waktunya jika akhir tahun 2018 baru persiapkan pemain ganda campuran yg akan di kirim ke Olimpiade 2020 ke buru Siwei/Qingchen udh jadi MONSTER XD seperti DUO ZZ.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : adigung
    Jumat, 01 September 2017 05:43:40

    betul kata @WaHyOe bahwa waktunya terlalu mepet..ooppssss

    tapi kok saya menafsirkan lain ya berdasarkan pernyataan ini:

    “Fokus saya saat ini sampai Asian Games, mungkin tidak ada perombakan pasangan untuk Tontowi/Liliyana dan Praveen Jordan/Debby Susanto karena mereka yang paling matang. Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo),” tegas Richard Mainaky. (sumber: bola.com dalam thread Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi... oleh @WaHyOe)

    bukankah sudah mulai terlihat indikasi yang muda untuk OG 2020 Tokyo, indikasinya sudah ada bongkar pasang pasangan. apakah itu mengindikasikan adanya pembiaran untuk OG 2020 ???

    menurut saya masih masuk akal kok, kalau saat ini program yang jadi prioritas adalah AG 2018 di mana Indonesia jadi tuan rumah. saya rasa pelatih juga sadar batasan Liliyana sampai di mana...
    _____________

    Oleh : WaHyOe
    Kamis, 31 Agustus 2017 21:44:40

    Terlalu mepet waktunya jika akhir tahun 2018 baru persiapkan pemain ganda campuran yg akan di kirim ke Olimpiade 2020 ke buru Siwei/Qingchen udh jadi MONSTER XD seperti DUO ZZ.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : adigung
    Jumat, 01 September 2017 05:51:32

    berkaitan dengan perlunya bantuan psikolog saya sangat sependapat dan saya rasa sudah banyak BL yang mengkritisi hal tersebut..

    menurut saya bukan hanya pemain saja yang butuh bantuan psikolog, tetapi seluruh pelatih pun demikian bahkan BL juga biar tidak sedikit-sedikit emosi dan berlanjut ke nyinyirin ini dan itu dan ujungnya berantem sendiri deh dengan sesama BL hanya karena tidak terima pendapatnya ditolak oopppsss...

    hal yang menjadi pertanyaan saya adalah berapa persen dari jumlah populasi atlet dan tim yang mengalami gangguan psikologis? dari pratama s.d utama? sektor mana saja? lebih lanjut lagi separah apa? bagaimana bentuknya? berapa lama estimasi waktu yang dibutuhkan?

    bukankah bully-an di media sosial juga akan ikut memperparah gangguan psikologis juga? oppsss kok malah balik ke media sosial wkwkkwkw

    note: no offense ya...

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : WaHyOe
    Jumat, 01 September 2017 08:18:37

    @adigung kalo tidak ada sosmed berarti negara sudah mengarah ke diktator loh itu bahaya banget. Emg sesuatu yang berhubungan dengan publik suka atau tidak suka pasti jadi sorotan dan rentan di kritik. Sudah seharusnya mereka siap mental ketika menggeluti olahraga bulutangkis pasti menyedot perhatian publik karena prestasinya melebihi olahraga yang ada di Indonesia.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Oleh : terutama
    Jumat, 01 September 2017 09:22:22

    tunggal putra aja udh di mulai sejak jaman rexy dan di proyeksi utk 2020..udah jelas jalannya si jonatan ginting. nah ganda campuran yg seumuran jojo ginting belum keliatan

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpi...
    Jumat, 01 September 2017 14:16:56

    DULU mulyo handoyo disebut hanya nebeng taufik hidayat..
    giliran tunggal india naik, berharap pbsi kembalikan mulyo handoyo..
    DULU Gita cs dibilang tak berhasil..
    giliran tante susi keliatan gagal, nyengir semua. bahkan beel2 yg biasanya tenang, mulai gusar..
    .
    .
    Saya cuma mau bilang kalau ada yg lebih baik dr RM, bolehlah RM diganti..
    bagi saya saat ini, RM masih yg terbaik..
    .
    .
    .
    saya kurang suka dengan pak wiranto. tapi karena binpres nya tante susi jadinya saya wait and see..
    tapi level kepercayaan saya kepada tante, berada dalam level terendah..
    pak wiranto jelas kalah kemampuan manajemen dr pak gita..
    sementara tante susi kalah pengalaman melatih dibanding rexy..

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : senaraket
    Jumat, 01 September 2017 15:45:13

    XD DEN untuk Tokyo 2020

    Christinna Pedersen/Mathias Christiansen
    Sara Thygesen/Niclas Nøhr
    Line Kjærsfeldt/Anders Skaarup Rasmussen

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Jumat, 01 September 2017 15:50:47

    Tante Pedersen dipasang ama brondong... Patut ditunggu krn keduanya cukup bagus. Fantastic 4 tinggal Owi Butet...

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : iki
    Sabtu, 02 September 2017 07:39:17

    jangan heran jika ketika liliyana natsir tidak bermain lagi, praveen jordan berprestasinya sangat pesat dan luar biasa, itu menurut saya

    sedih sama ganda campuran, kok masih ada tontowi liliyana yang tetap jadi tumpuan disaat negara-negara lain sudah pada regenerasi pemain-pemainnya, contoh rival abadi tontowi liliyana, yaitu zhao yunlei, ma jim xu chen, sudah tidak ada di peredaran,

    tontowi liliyana tentu masih masih boleh bermain, tapi tidak untuk menjadi penyumbang medali, yang kita sangat mengandalkannya, tentu ini tidak boleh,

    jika seperti ini, ini tidak baik untuk INDONESIA kita.

    selama tontowi liliyana seolah harus menjadi penyumbang medali , jangan mimpi praveen debby bisa juara di turnamen-turnamen ss, gpg, premier,

    selama ada tontowi liliyana, praveen deeby akan sulit bahkan susah berkembang lebih, pasti akan selalu seperti kita lihat sekarang-sekarang ini

    jadi stop saja, selalu mengatakan seolah-olah ini semua salah praveen, praveen dan praveen, ini juga ada andil karena liliyana owi masih ada

    tolong kasih kesempatan deby praveen yang menjadi satu-satunya andalan INDONESIA kita, tolong,

    saya tahu yang saya ucapkan ini sepertinya tidak mungkin, karena tontowi liliyana seperti yang kita dengar pasti ikut serta di Asian Games,

    doa saya untuk pbsi, untuk selalu cinta sama Indonesia, aamiin

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : supet
    Sabtu, 02 September 2017 10:58:06

    OOT

    Rinov RIVALDY [1] Indonesia
    Angelica WIRATAMA Indonesia -
    India Sanjai Srivatsa DHANRAJ
    India Srishti JUPUDI
    21-10 21-15



    Rehan Naufal KUSHARJANTO [2] Indonesia
    Siti Fadia Silva RAMADHANTI Indonesia -
    India Dhruv KAPILA [5]
    India Mithula U K
    21-17 21-13


    Yeremia Erich Yoche YACOB [4] Indonesia
    Ribka SUGIARTO Indonesia -
    Korea Joon Young KIM
    Korea Ah Yeong SEONG
    21-18 21-11

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : nippon
    Sabtu, 02 September 2017 11:59:10

    Wow Denmark udah mulai regenerasi nih.
    Pemain Putrinya juga lumayan bagus ditambah Pedersen yg berpengalaman

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : uda_syafri
    Sabtu, 02 September 2017 12:44:31

    menurut gue lebih ke pribadi praven nya gak ada motivasi juara sehingga latihan ogah ogahan dan banjir erorr,...
    harusnya dia dikasih target berat bukan lagi masanya utk mencari2 peluang meang tapi memang sdh seharusnya prestasi di usia emasnya,..entah knapa karakter nya kok ga berubah, awal 2016 dengan raihan juara di AE kita optimis ,.....tetapi malah skrg pesimis,...bertolak belakang dengan owibutet yg kita khawatirkan tdk berprestasi lagi,...malah owi butet lagi owo butet lagi,.mungkin dah bosan kali surat kabar memuat itu itu terus yg juara,....
    apakah tdk bisa lagi berprestasi yg lain,..???? kayak kegid diawal tahun kemarin melejit ,.....????

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : supet
    Sabtu, 02 September 2017 12:57:20


    Rehan Naufal KUSHARJANTO [3] Indonesia
    Rinov RIVALDY Indonesia -
    China Shiwen LIU [8]
    China Binbin ZHENG
    21-16 21-18

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : supet
    Sabtu, 02 September 2017 14:18:19


    Agatha IMANUELA [2] Indonesia
    Siti Fadia Silva RAMADHANTI Indonesia -
    India Simran SINGHI
    India Ritika THAKER
    21-14 21-19

    Menang.


    Yui SUIZU Japan
    Moe YAMAGUCHI Japan -
    Indonesia Jauza Fadhila SUGIARTO [3]
    Indonesia Ribka SUGIARTO
    21-15 21-18

    Kalah


    China tidak ada yg lolos ke SF

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Sabtu, 02 September 2017 17:00:07

    ''Bubarkan Satlak Prima, atau desak untuk membubarkan dirinya, atau semua yang ada di sana mundur dengan penuh kesadaran. Intinya mereka orang-orang yang tidak kompeten dan korup,'' ujar Lukman Edy (Ketum PTMSI)

    ''Bukan memfasilitasi prestasi malah membuat kacau prestasi atlet-atlet kita,'' sambungnya.

    Lukman Edy lantas meminta pihak-pihak yang terkait untuk ikut campur tangan membenahi masalah tersebut dengan mendepak mereka dari Satlak Prima. Salah satu pihak yang disinggungnya adalah Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

    ''Mereka juga bukan orang-orang yang kompeten, korup dan selalu menyusahkan atlet dan pengurus cabor,'' ucapnya.

    ''Hubungan antara Kemenpora dan KONI yang tidak harmonis akibat dari masukan orang sekitar Menpora yang tidak kompeten, jadi salah satu sebab buruknya koordinasi,'' tandasnya.

    Sumber : https://m.merdeka.com/olahraga/dinilai-korup-satlak-prima-biang-kegagalan-di-sea-games.html?utm_source=GoogleAMP&utm_medium=CrossLink&utm_campaign=Mdk-AMP-Crosslink&utm_content=Artikel-1

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Sabtu, 02 September 2017 17:03:59

    Indonesia terlalu banyak organisasi, kebanyakan orang tdk berkompeten dan ribet birokrasi. Shg jd lumbung KKN

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : Ikra4433
    Sabtu, 02 September 2017 18:47:37

    Memang terlalu banyak organisasi yg bukan memudahkan malah tumpang tindih..pembinaan atlet jadi saling lempar tanggung jawab antara KONI,KOI, SATLAK PRIMA belum induk organisasi masing2 olahraga..belum kalau berbicara masalah kesejahteraan atlet dan uang saku,entah siapa yg memegang hajatnya..selain badan yg banyak tersebut masih adalagi KEMENPORA..makin menjadi-jadi birokrasi..padahal urusan olahraga harusnya dibuat simple supaya atletnya gak susah..
    Giliran ada atlet yg berprestasi semua mau klaim kalau itu atlet binaan mereka..alhasil sering berantem sendiri antara KONI,KOI dan induk organisaai olahraga.sama2 mau berkuasa dan mengendalikan.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : jouando
    Senin, 04 September 2017 10:19:19

    Kenapa yach Ketika ada Pasangan Juara seperti Liliyana/Tantowi masih terus berprestasi pada gusar ? Biarlah Owi/Butet tetap menjadi andalan selama mereka masih terus menunjukan prestasi.
    Untuk Regenerasi kenapa harus di khawatirkan, semakin ada pemain juara, pasti nya di bawah akan berlomba lomba ingin juara seperti senior nya, Memang rada Tempe sih mental pemain yang bukan juara,harus nya para junior bisa terus sparing partner di pelatnas sama owi/butet, curi ilmu mereka, jangan malah manja minta di perhatikan terus, latihan sama, fasilitas sama, ilmu yang di kasih sama di pelatnas, tapi kenapa hasil nya bisa jauh banget ? ya karena jangan manja jadi pemain pelatnas yang junior junior nya, mumpung owi/butet masih di pelatnas, ayolah belajar dari mereka gimana cara berlatih mereka sampai cara mereka nge game, Panutan udah ada untuk junior-junior tinggal usaha aja dari para junior untuk bisa sama atau mungkin bisa lebih prestasi nya dari owi/butet..

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : jouando
    Senin, 04 September 2017 10:37:41

    Keorganisasian keolahragaan di indonesia saat ini kaya nya rada ribet ya, Dari Menpora, KONI, KOI, sampai ada bentukan baru SATLAK PRIMA , fungsi mereka pun seperti nya tumpang tindih,

    KONI bertanggung jawab kepada siapa ?
    KOI bertanggung jawab kepada siapa ?
    SATLAK PRIMA bertanggung jawab kepada siapa ?

    Semenjak ada dua keorganisasian antara KONI dan KOI, memang prestasi Olahraga Indonesia agak menurun, terlebih setiap ada event multi cabang seperti sea games, asian games, atau olimpiade tiba tiba muncul lagi keorganisasian seperti SATLAK PRIMA.

    Ayo dong para pemangku olahraga di indonesia, bersatu padu untuk kebangkitan olahraga Indonesia, Asian Games udah di depan mata, jangan sampai medali emas kita lebih sedikit dari Asian Games 2014 incheon kemaren, apalagi Indonesia Tuan Rumah Asian Games 2018 nanti, dan untuk olimpiade 2020 nanti di tokyo, tradisi emas tetap di pertahankan, kalau bisa bisa lebih dari 1 emas, mumpung olimpiade di selenggarakan di negara Asia, minimal 2 emas..

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Senin, 04 September 2017 10:49:59

    sebenarnya persiapan XD kita olimpiade 2020 Tokyo sudah dilihat dari sekarang sih, dimana XD selain Owi/Butet & Praveen/debby mulai dibongkar pasang. mungkin maksud coach Ricard. sekarang dia fokus lebih ke Asian games 2018 mungkin fokus ke XD pelapisnya dikit tp masih tetep ada perhatian kok sama XD pelapis. baru setelah itu bener2 fokus ke Olimpiade 2020.

    masalah organisasi pembinaan diindonesia emang agak beribet sih dari dulu. kayak berjalan masing2. harusnya sih KONI & KOI disatukan saja artinya cukup 1 Ketua & susunan organisasi nya. sekarang kan susunan organisasi KONI & KOI beda ketuanya juga beda. untuk Satlak Prima sebenarnya masih ambigu sih mereka berada dibawah Kemenpora atau KONI/KOI??

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : Ikra4433
    Senin, 04 September 2017 13:00:30

    KONI,KOI dan Satlak Prima dibentuk oleh orang2 yg ingin punya jabatan dan kekuasaan,bagi2 jatah aja..Tapi akhirnya malah saling tunjuk dan sikut2an gak jelas..Berharap pak Imam Nahrowi bisa membenahi simpang siur keriuhan di organisasi olahraga..

    Butet mgk akan tenang dan ikhlas mau pensiun,kalau sudah ada junior yg benar2 bisa menggantikan dia..kalau dichina hilang ZZ dan XuMa tp lgs naik SiweiCQC dan Lu/Huang..
    Sy pikir itu lebih ke tanggung jawab dan kecintaan butet terhadap bulutangkis dan terhadap negara ini,dia msh haus prestasi dan ingin menciptakan rekor2 pribadi buat kebanggan dirinya dan negara.Jadi tidak perlu merasa kasihan sama Butet,krn sy yakin dia tahu apa yang dia ingin kejar dan wujudkan,dia tahu kapan harus berhenti dan beristirahat..dia masih menikmati apa yg dia capai dan lakukan sekarang..
    Sama seperti LinDan Dan LCW yang bahkan belum tahu kapan akan pensiun,krn apa yg mereka lakukan bukan hanya sekedar mengejar prestasi tetapi mereka menikmati setiap game yg mereka mainkan,passion mereka ada disana.Jadi batasan umur bukan menjadi penghalang juara2 sejati ini..LinDan,LCW dan Butet akan sampai waktunya dimana mereka siap melepas olahraga yang sudah menjadi bagian dari hidup dan kejayaan yang sudah diraih..Seorang Juara ingin menciptakan sejarah dan rekor yang akan dikenang bahkan sampai mereka tiada lagi..

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : arifzai
    Senin, 04 September 2017 14:00:34

    Terkait dengan organisasi o;ah raga Indonesia yg semrawut, kritikan Lukman Edy sebagai ketua PTMSI mungkin sebagai akumulasi kejengkelan mereka karena adanya dualisme di kepemimpinan organisasi tenis meja itu, yaitu satu yg dipimpinnya (Lukman Edy) satu yg dipimpin Oogro seno. Atlet yg ikut sea games kemarin adalah yg di bawah kepemimpinan Oogro Seno. Makanya, baik Chairul Tanjung, Djoko Santoso, maupun Gita Wiryawan yg mundur saat sadar bahwa ada orang lain memiliki kans terpilih yg lebih besar sebagai Ketum PBSI dari pada terjadi kekisruhan karena dua pihak yg tak mau mengalah dg alasan apa pun.

  • Re: Kalau yang muda-muda saya fokuskan ke 2020 (Olimpiade Tokyo)
    Oleh : WaHyOe
    Rabu, 06 September 2017 07:27:28

    Semoga jadi nge-hitz sebutan yang gw sematkan ke Yulfira/Anggia (BakWan) dan Tiara/Nisak (TiPu). Klo Della/Rizky emg udh biasa di panggil DeRiz.

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum Bulutangkis




Tahoe China Open 2017

Seeded Entries
Players
Draws
Matches
Visual LiveScore

Malaysia International Challenge 2017

Seeded Entries
Players
Draws
Matches
Visual LiveScore
Website

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru