Forum > Kejuaraan Internasional

Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?

Selasa, 03 Oktober 2017 22:14:37
1683 klik -- 12 respon
Oleh : petebakar
Versi cetak

Tepat setelah 10 tahun, Superseries menutup sejarahnya. Seri kejuaraan terbuka yang terdiri dari 12 kejuaraan ini sendiri dalam perjalanan 10 tahunnya sudah memiliki beberapa modifikasi. Salah satu modifikasi yang sangat penting adalah adanya 5 Superseries Premier setiap tahunnya sejak 2011 dan merambahnya kejuaraan ini ke Australia sejak 2014. Superseries, khususnya seri premier, menjanjikan tontonan yang sangat menarik dikarenakan 10 dari 32 pemain babak utama adalah peringkat 10 besar dunia yang diwajibkan tampil. Aturan yang diterapkan oleh BWF ini membawa jaminan kualitas sebuah kejuaraan.

Istilah superseries sendiri dijadikan salah satu milestone seorang pemain untuk bisa menjuarainya. Beberapa pemain bahkan menuliskan title superseries yang didapatkannya dalam bio account media sosialnya. Bahkan, dalam 10 tahun usianya, tercetak istilah King of Superseries yang dipegang oleh Datuk Lee Chong Wei yang total menjuarai 45 kali (termasuk 4 superseries final). Seolah ada definisi baru, setelah sekian lama hanya Juara All England yang mendefinisikan kehebatan dan prestasi seorang atlet bulutangkis. Konsep pengumpulan point dalam superseries untuk mendapatkan tiket final superseries bisa dikatakan mirip dengan ATP tour maupun WTA tour, yang notabene merupakan perwujudan dari nilai hiburan dan gengsi profesionalitas atlet.

Mulai tahun depan, setelah era superseries berakhir, akan ada rangkaian kejuaraan baru. Di laman bwf, istilah yang dipakai belum memiliki nama sesingkat dan mudah diingat seperti superseries. Bila kita buka kalender 2018 BWF, di sana akan kita jumpai penyebutan yang terlalu teknikal, relative susah untuk diingat dan mungkin juga kurang komersil seperti Grade 2 level 4, Grade 2 level 3 dan sebagainya. Dan lagi dari sekian penyelenggaraan itu, tidak ada ujung finalnya.

Respon

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Rabu, 04 Oktober 2017 09:49:27

    Nice Info Good Article Kacamata

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : moemoe
    Rabu, 04 Oktober 2017 10:47:20

    Mungkin BWF perlu merekrut pakar strategic marketing atau pakar PR andal. Biar sajian permainan berkualitasnya dapat dikemas dalam paket tontonan yang menarik dan memiliki impact ke antusiasme masyarakat di luar penonton pertandingannya.

    Tenis sudah memberikan contoh dan sepertinya kejuaraan Indonesia Open Superseries maupun kejuaraan dunia yunior di Yogya juga sudah mengarah ke sana. Biar kebintangan para atlet bulutangkis yang luar biasa itu semakin terlihat. Yang sekarang terjadi, pertandingan bulutangkis yang menarik masih di lapangan pertandingan saja. Itu pun kalau pemainnya letoy jatuhnya menjadi tontonan yang membosankan. Tidak ada speech resmi dari pemenang, tapi hanya interview dengan semacam reporter. Penyerahan hadiah pun masih tradisional dan perlu dicarikan strategi agar pemenang benar2 tampil sebagai Hero.

    Sponsor juga harus diedukasi agar membuat kostum yang menarik. Kalau perlu sponsor yang mengelola ketrampilan public speaking pemain. Pemain tidak harus bisa berbahasa Inggris, tapi ia harus bisa menyampaikan pendapatnya dalam bahasa bertutur yang enak, cerdas dan tidak tergagap-gagap.

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : Ikra4433
    Rabu, 04 Oktober 2017 11:45:47

    Menarik tidak turnamen selain bagaimana cara pengemasan turnamen juga sangat tergantung pada sosok pemain2 yg berlaga dilapangan,bisa muncul sosok menjadi idola yg dikenal secara umum bukan hanya di kalangan penggemar bulutangkis saja,dan ini menjadi tugas BWF buat mengenalkan pemain2nya dan menarik orang untuk menonton pertandingan bulutangkis..
    Dan salah satu yg menurut saya sangat penting adalah tampilan atlet itu dilapangan,jersey dan sponsor dikenakan harus menarik mata dulu..BWF harus meniru langkah dunia tenis yg sangat2 memanjakan mata penampilan atlet2nya di atas lapangan..Fashion dan sports sudah menyatu di Tennis..
    Selama Badminton masih memegang old fashion terutama buat pemain cewek,saya rasa badminton tidak akan kemana2 tingkat popularitasnya terutama di eropa dan US..harus berani memaksa pemain terutama pemain ceweknya untuk lebih fashionable dilapangan bukan hanya melulu kaos dan celana..menurut saya orang2 diluar pencinta bulutangkis akan melihat kemasan dan penampilan atletnya sebelum tertarik mau ke stadium menonton pertandingan..
    Intinya pemain cewek dgn kaos dan celana pendek sdh sangat jauh dr sportainment yg memadukan unsur sport,entertainment dan fashion..tennis sangat2 menjunjung tinggi itu,setomboy apapun pemain ceweknya tetap dipaksa mengenakan rok dalam pertandingan..hehehe

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : ANK
    Rabu, 04 Oktober 2017 13:19:23

    Pemaksaan pemakaian rok jg g trlalu benar, marin aja yg tahun 2015 brani pakek model terusan dengan celana ekstra pendek, eh thun 2016 sampek sekarang celananya jd panjang hampir sampek lutut th, jadi harus ada jalan tengah dunkz, misalny wajib rambut pakek jepit misalny, misal juga wajib pakek model terusan entah berlengan atau tidak, entah tuh pemain bawahanny mau pakek celana ekstra pendek kaya marin tahun 2015 atau yg pakek celana agak panjang kayak marin seperti awal tahun ini, jadinya nyaman gitu bg pemain ketika harus jatuh bangun jingkrak2 ngejar kok

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Rabu, 04 Oktober 2017 13:52:53

    Pemain cewe korea paling ga fashionable.ga pernah pakai rok. Padahal trkanal pusat fashion asia.

    Paling gak well banget si sung ji hun. Empet liatnya .

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : Embun_pagi
    Rabu, 04 Oktober 2017 19:51:38

    OOt dikit

    Ai fajar Alfian dg Bayu Pangistu, sebantar lagi bakal jadi atlet tersosmed 2017 dah.
    Heeran dg pbsi, mash aja tutup mata dg atlet yg tiap hari kerjanya sosmd aja. Geram juga lama2.. G ada prestasi gayanya aja selangit.
    Somed sih wajar ya. Tp kalo keseringan mirip alay

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : moemoe
    Kamis, 05 Oktober 2017 17:43:19

    @embun_pagi bicara tentang socmed dan teringat ulasan Mbak Lili Dian, sepertinya ada beberapa karakter pemain yang lumayan terbaca dari socmednya.

    Kalau liat IG-nya Ginting, sangat berkorelasi dengan gaya permainannya yang penuh estetika. Foto-foto yang dipilih Ginting termasuk ketika dia berpose, menunjukkan Ginting ini sangat estetis dan mengutamakan keindahan & seni. Permainannya pun indah kan? Saya berasumsi itu cerminan karakter Ginting. Model begini, ada kecenderungan moody, perfectionist dan kalau pemain ia cenderung menikmati pertandingan.

    Jonatan - tampak biasa dan spt tampilan orang kebanyakan. Mungkin Jo memang karakter yang tidak memiliki keistimewaan yang begitu menonjol. Namun, jika ia rajin dan disiplin, pemain dengan karakter spt ini bisa unggul. Pemain2 luar negeri biasanya seperti Jo. Bakatnya tak besar tapi bisa menjadi pemain yang menakutkan jika ia bisa mengoptimalkan kemampuannya.

    Fajar, Kenas? Menurut teman-teman gimana? Saya sih liat karakter di socmed sangat 'mainstream' ga unik. Lebih berhura-hura. Ngga salah juga. Hanya, jangan sampai karakternya itu juga nempel di lapangan pertandingan yang akhirnya menjadikan mereka hanya sebagai penghias lapangan.

    Tapi, komen saya kali ini lebih banyak isengnya sih jadi abaikan saja :)

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Kamis, 05 Oktober 2017 17:50:53

    Pemain baperan di sosmed : jorji ihsan fajar.

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : ANK
    Kamis, 05 Oktober 2017 19:46:08

    Ya mungkin untuk fashion untuk cewe minimal kalo memang benar2 gk PD pakek rok bisa pakek model terusan kaya marin, kalo pengen model berlengan ya g papa

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : kopipanas
    Kamis, 05 Oktober 2017 20:02:17

    moga tambah fantastik

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : IcliGowata
    Jumat, 06 Oktober 2017 08:06:37

    Hana R keren tampilannya pakai legging

  • Re: Kemana Arah Kejuaraan Bulutangkis?
    Oleh : Embun_pagi
    Jumat, 06 Oktober 2017 08:32:48

    @moemoe, sya setuju dg ulasan ttg jojo dg ginting. Hanya rada2 kasian liat si Fajar. Apalagi yg terkini, yg jd sorotan di fp fb. jijik tengoknya

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum Bulutangkis




Blibli.com Superliga Junior 2017

Draws
Clubs
Draws
Team Matches

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru