Forum > Kejuaraan Internasional

Opini Tim Uber Indonesia 2018

Rabu, 02 Mei 2018 19:05:42
2127 klik -- 10 respon
Oleh : petebakar
Versi cetak

Ada sedikit perbedaan anggota Tim Uber Indonesia dibandingkan dengan Tim yang berlaga di Kejuaraan Bergegu Asia lalu, terdapat pergantian Hanna Ramadini oleh Dinar Ayustine serta adanya perubahan untuk ganda ketiga yang semula adalah pasangan Ni Ketut/Anggia menjadi Ni Ketut/Nitya.

Pergantian Hanna Ramadini menjadi Dinar Ayustine cukup dimaklumi mengingat dalam jangka waktu setelah Kejuaaran Beregu Asia, Dinar memiliki hasil yang sedikit lebih baik dibandingkan Hanna. Dengan kenyataan bahwa pemain tunggal putri Indonesia semuanya berada di luar Top 30 boleh dikatakan bahwa antara satu dan lainnya tidak memiliki perbedaan kemampuan yang sangat signifikan. Rangking pemain putri pelatnas Indonesia sesuai urutan adalah Fitriani (33), Gregoria (37), Hanna (39), Dinar (44) dan Ruselli Hartawan (79). Sama halnya dengan Dinar, meskipun rangking Ruselli paling bawah namun dari tur eropa yang dilakoninya mendapatkan hasil yang boleh dikatakan memuaskan. Capaian 1 runner up dan semifinalis juga karena kalah dengan Gregoria dan Mia Blichfeldt pemain top 20 dan tunggal utama Denmark. Dengan kondisi tersebut memang sangat wajar bila Dinar dan Ruselli yang berangkat ke Uber Cup.

Respon

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : petebakar
    Rabu, 02 Mei 2018 19:06:55

    Tanpa mengkesampingkan Fitriani, posisi kunci tunggal putri Indonesia justru terasa berada di tangan Gregoria Mariska, juara dunia junior 2017. Kemungkinan lawan Gregoria adalah He Bingjiao(8)/Chen Xioxin (22) di babak penyisihan grup. Dengan kedua pemain tersebut Gregoria belum pernah menang, tapi perlu diingat bahwa Gregoria terakhir malah mengalahkan tunggal utama China Chen Yufei. Lawan potensial Gregoria di fase grup lainnya adalah Goh Jin Wei, juara dunia sebelum dirinya. Rekornyapun terbilang ramai 3-2 untuk Goh Jin Wei .Terakhir, harusnya Gregoria tidak terpeleset dan kalah dengan tunggal putri perancis saat penyisian grup. Tak hanya di fase group, di babak selanjutnya posisi tunggal kedua ini sangat krusial.

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : petebakar
    Rabu, 02 Mei 2018 19:07:16

    Hal lain yang menyebabkan kenapa tunggal kedua ini krusial adalah karena bisa dikatakan Indonesia memiliki 2 ganda putri yang cukup stabil, Greysia Polii/Apriani dan Della Destiara/Amelia Rizky. Gresyia Polii/Apriani sudah masuk dalam TOP 6 walaupun masih punya pekerjaan rumah besar karena belum pernah mengalahkan Misaki/Ayaka sama sekali. Nyaris semua pasangan TOP 10 pernah mereka kalahkan. Della/Rizky dalam track yang benar baik dalam segi prestasi maupun spirit bertanding, pencapaian TOP 10 tinggal menunggu waktu. Coach Eng Hian, sepertinya tidak kesulitan untuk memilih ganda ketiga mengingat bisa dikatakan ada perombakan di awal tahun. Masuknya Nitya Mahesawari sebenarnya bukanlah sebuah kejutan. Salah satu kemungkinan besar alasan masuknya Nitya adalah tim Indonesia berpotensi memiliki secret weapon (tentunya dengan berpasangan dengan Greysia). Masuknya Ketut Mahadewi, tanpa bermaksud menyepelekan skill dan kualitasnya, boleh jadi dikarenakan attitude positive, semangat bertanding yang tinggi dan komitmen kuat yang selama ini sudah melekat sebagai karakternya.

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : ANK
    Rabu, 02 Mei 2018 19:44:09

    Harus menang lawan Prancis 5-0 atau 4-1, lawan malaysia boleh lah 3-2 yg penting menang, lawan tiongkok paling g 2-3

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : arifzai
    Kamis, 03 Mei 2018 08:37:22

    sebenarnya, jika bermain ''normal'', Indonesia berpeluang besar mengalahkan Malaysia 3-2 dari Fitri vs Sonia dan 2 WD, meski WD malaysia harus diwaspadai terutama jika mereka bermaksud mencuri angka dari WD 2 dengan mengeluarkan WD dadakan yg kuat semisal Liu Ying Goh dimainkan dg pemain WD lainnya meskipun Della/Rizky - yg kemungkinan besar dimainkan, tetap berpeluang besar. Angka bonus dapat diperoleh dari 2 partai sisa terutama tunggal ketiga kita yg nyaris sudah mengalahkan pemain malaysia yg kemungkinan dimainkan seperti Lee Ying Ying dan Kisona. Kalau Jorji, kemenangan lebih bertujuan untuk meningkatkan ke-pd-annya di pertandingan selanjutnya
    Saat melawan China, adalah kesempatan untuk rotasi pemain. Di ganda, della/rizky dapat naik di WD1 sedangkan Grey/nitya masuk (tentu melihat hasil latihan dan simulasi) dan Apri istirahat untuk bertanding di QF (asumsi menang lawan malaysia). Di WS3 siapapun yg diturunkan pelungnya sama. Maka sebaiknya diturunkan pemain yg disimpan saat melawan malaysia.
    Saat melawan Perancis, formasi bisa diubah dengan memberi kesempatan pasangan WD3 untuk bermain.

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : Rfian
    Kamis, 03 Mei 2018 08:38:06

    Lagi2 kartu mati nya ditunggal...
    Mau gmn lagi, emg skrg sprt ini yg indonesia punya.
    Cuma berharap jdi kuda hitam aja tunggalnya...

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : bultang01
    Kamis, 03 Mei 2018 09:15:31

    Ulasan menarik, dan memang seperti itu gambaran tim thomas kita. Moga bisa berjaya kali ini tim kita di Bangkok. Tx @petebakar

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : kopipanas
    Kamis, 03 Mei 2018 13:23:59

    aura faktor y
    kuat di uber
    moga
    bisa lolos dr grup

  • Re: Opini TIm Uber Indonesia 2018
    Oleh : mide
    Kamis, 03 Mei 2018 13:34:52

    Cuma bisa mendoakan yang terbaik buat tim Uber Indonesia. Baik tim Thomas maupun tim Uber Indonesia sebenarnya masih punya peluang utk membuat kejutan. Tugas terpenting tim pelatih saat ini adalah terus menguatkan mental dan mindset pemain kalau siapapun dari mereka yg diturunkan nantinya tetap berpeluang meraih poin. Selain itu bagaimana cara mengatur performa atlet agar saat turun ke lapangan nanti bisa mengeluarkan seluruh kemampuan terbaik mereka. Kalo semua anggota tim bisa on fire di saat yg tepat, saya rasa semifinal bukan target yg muluk2 kok baik tim Thomas maupun Uber. Yaaaaah sekali lagi dengan catatan mereka tampil dengan kemampuan terbaik. Semoga berhasil. Good luck! 🍀🍀🍀

  • Re: Opini Tim Uber Indonesia 2018
    Oleh : IcliGowata
    Jumat, 04 Mei 2018 09:23:58

    Cuma mau lihat bagaimana mereka berjuang di lapangan, semua berjuang atau sebagian saja..
    Hasil akhir yg bagus..itu bonus!

  • Re: Opini Tim Uber Indonesia 2018
    Oleh : ziaufrida
    Sabtu, 05 Mei 2018 13:32:18

    Setuju bahwa sektor WS jadi kartu mati. Mau gimana lagi.. hanya inilah kekuatan WS yang kita punya. Pelatih harus benar2 putar otak susun strategi untuk mengamankan sector WD1 dan WD 2. Kuncinya ada di Greysia/Apri karena hanya mereka yang bisa dijadikan andalan, Sebaiknya jangan dipecah ketika bertanding di partai penentuan. Della/Rizky peluang 50-50 lawan siapapun. . Kalau Nitya terpaksa harus diturunkan, kemungkinan hanya dengan Della, atau bisa juga dengan Grey menjadi WD2 bila mau ambil kejutan yang beresiko tinggi.

    Di WS 1, semoga Fitriani main nothing to lose mengingat beban paling berat ada dipundaknya sebagai pembuka dan harus melawan jago2 terkuat tiap Negara. Namun entah kenapa saya masih berharap Fitri dapat memberi kejutan. Gregoria punya peluang 50-50 di WS2. Saya harap ada treatmen khusus buat Gregoria krn hanya dia yg punya peluang paling besar untuk mencuri point tunggal. Untuk WS 3, Dinar atau Meymey saya hanya bisa berdoa pada Tuhan Yang Maha Esa saja :)

Respon Anda?

Untuk meramaikan diskusi, Anda harus login terlebih dahulu.


Audisi Umum PB Djarum




Vietnam Open 2018

Seeded Entries
Players
Draws
Matches
Live Score

Forum Diskusi

Diskusi Terbaru

Respon Terbaru