Login
Nickname :
Password :
  Registrasi?

Badminton Rules
Medali Olimpiade
Info Kompetisi
Sponsorship

Klub Bulutangkis


Solidarity and Badminton

Badminton Shop Online

Arena Diskusi / Atlet Bulutangkis
Atlit di mata Rudy Hartono & Tan Joe Hok
Oleh ngakak
Jumat, 16-Juli-2010, 12:47:49 1610 klik Printable Version
SEMANGAT JUANG TIPIS

Selasa, 23 Juni 2009

Terpuruknya prestasi bulu tangkis Indonesia menimbulkan kekhawatiran berbagi pihak. Dua legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono dan Tan Joe Hok, menilai persoalan terjadi karena faktor mental para pemain dan pembinaan dari pengurus.

JAKARTA , Kabut gelap masih menggantung di langit perbulutangkisan Indonesia. Belum ada perubahan berarti, mengakibatkan prestasi menurun tajam sepanjang setengah tahun ini.

Tuaian buruk terakhir disaksikan langsung publik sendiri di Indonesia Open Super Series. Perjuangan tuan rumah dalam sepekan sia-sia. Tak satu pun gelar diraih. Para penggawa pelatnas paling jauh terhenti di semifinal. Markis Kido/Hendra Setiawan dan Sony Dwi Kuncoro tampil mengecewakan. Nova/Liliyana tak beranjak dari perempat final.

Di bagian putri, pemain pelapis Maria Febe Kusumastuti sedikit menghibur meski terhenti di perempat final. Pencapaian terbaik digapai mantan Pelatnas Taufik Hidayat. Namun ambisinya kandas di tangan Lee Chong Wei di final tunggal putra.

Kondisi ini membuat prihatin legenda bulu tangkis Indonesia, Rudy Hartono. Juara All England delapan kali itu menyorot tipisnya semangat juang para pemain.

�Mereka harus sadar diri. Latihan serius dalam persiapan dan mengevaluasi kekurangan. Saat di lapangan pemain sendiri yang menentukan. Mau jadi juara atau tidak. Jangan hanya bicara saja ingin juara tapi tidak dipraktikkan. Seperti tong kosong nyaring bunyinya,� sorot Rudy.
Respon
Re: atlit di mata rudy hartono & tan joe hok
Oleh ngakak Jumat, 16-Juli-2010, 12:50:03
lanjutt...

Menurutnya, pemain tidak boleh dimanjakan dengan mengikuti turnamen terus walau tidak mencapai target. Sebaiknya, kata Rudi, jangan dikirim bertanding selama dua bulan jika gagal. Materi pemain apa adanya juga memengaruhi prestasi kita. Terlambatnya regenerasi membuat gap antara yunior dan senior tujuh tahun jauhnya, ucapnya.

Dia berharap pemain meningkatkan disiplin latihan yang selama ini dilihatnya sangat kurang. Pemain-pemain dulu selalu berlatih keras. Bahkan latihan sendiri tanpa Pelatnas. Sekarang sebenarnya sudah enak sekali ada yang mengurusi. Jangan disia-siakan, anjurnya.

Lain halnya dengan legenda bulu tangkis Indonesia lainnya, Tan Joe Hok. Menurut dia, para pemain sekarang lebih memikirkan uang daripada prestasi.

Mind set pemain harus diubah. Jangan hanya memikirkan uang dan hadiah tapi semangat nasionalisme dan kebangsaan untuk menjadi yang terbaik karena membawa nama bangsa, tuturnya.

Menurutnya, dibanding negara-negara lainnya, Indonesia telah tertinggal dalam program pembinaan. China, Korea Selatan, Malaysia punya program lebih jelas dan kelebihannya punya uang ditopang swasta dan pemerintah. Kita kekurangan dana.

Lama-kelamaan bisa kebobolan dari Malaysia atau India karena mengambil pelatih-pelatih kita yang berani dibayar mahal, papar Tan Joe Hok.

Bahan dasar pemain juga sangat kurang. Tetap mengandalkan pemain itu-itu saja. Tidak bisa menyalahkan kepengurusan juga. Memang kondisi sekarang seperti ini, tambahnya.

sumber : koran jakarta
Re: atlit di mata rudy hartono & tan joe hok
Oleh imamzm Jumat, 16-Juli-2010, 13:53:17
kayaknya yg benar2 belajar dan berkembang dlm situasi ini (kondisi perbulutangkisan INA) CUMA penggemar bultang INA aja. mereka dg rajin menyorot turunnya prestasi atlit. menyorot disini termasuk di dalamnya kritik, saran, harapan, sanjung dan caci. smuanya itu sy yakin agar perbulutangkisan INA bs lbh baik lg.
hphfff....
Re: atlit di mata rudy hartono & tan joe hok