artikel dari koran sebelah
_______________________________
JAKARTA, KOMPAS.com - Pebulutangkis tunggal putra Taufik Hidayat, kagum dengan karier pemain Denmark Peter Gade. Meski usia Gade sudah 36 tahun, pemain ini mampu bercokol di papan atas dunia lebih dari satu dekade.
Saya sendiri tidak akan mampu menyamai Peter Gade. Saya sudah 30 tahun, dan sepertinya tidak akan lama lagi bertahan, kata Taufik, seusai latihan bersama tim Indonesia di Istora Senayan Jakarta, Senin (11/6/2012).
Taufik menyampaikan hal itu, ketika ditanya apakah memungkinkan jika dia mengikuti jejak Peter Gade. Untuk seperti Gade, harus banyak pengorbanan. Dia pasti berlatih dengan tekun. Disiplin membagi waktu dan profesional, jelas Taufik.
Ditambahkan, Gade tumbuh dan besar di lingkungan yang jauh lebih baik dibanding dirinya. Dari kecil, makanannya dan gizinya saja sudah berbeda. Dia mungkin makan roti, keju dan daging. Sementara saya, waktu kecil cuma makan ubi atau singkong, tambah Taufik.
Lingkungan tempat tinggal Gade pun, lanjut Taufik juga berbeda. Dia hidup di lingkungan dengan kualitas udara yang bersih. Sementara saya, banyak polusi. Hal-hal ini ikut mempengaruhi, ujar Taufik.
Sepanjang kariernya, Gade sudah menjuarai beberapa turnamen bergengsi seperti All England, turnamen yang belum pernah dijuarai Taufik Hidayat. Namun Taufik juga punya keunggulan dibandingkan dengan Gade. Pemain klub SGS Bandung ini meraih medali emas olimpiade, yang direbutnya di Athena, Yunani.
_________________________________
kalau komentar tersebut benar2 keluar dari mulut seorang TH, saya benar2 kecewa.
Dan tercium aroma kekalahan untuk TH di babak2 awal
menurut sy itu mah sekedar pendapat diplomatis...meski alasan yg disebutkan bisa saja masuk akal. biasa lah sesama kawan dalam dunia olahraga selalu saling menyanjung.
jadi apa yg dibilang topik nggak mencerminkan tekadnya berlaga di DIOSS jadi berkurang. yang terbaik pasti akan ditunjukkan... yg paling baik dari yg terbaik meraih kemenangan.
Dongdong
Mungkin yang Anda katakan tentang jawaban diplomatis benar adanya, tapi kenapa mesti jawaban seperti itu? kalau meneurut saya, itu jawaban orang2 yg hopeless yg selalu menyalahkan keaadaan. Apalagi untuk seorang TH yg kalau menurut saya punya banyak pengagum dan termasuk jajaran atlet INA yg menjadi tauladan buat adik2 calon2 bintang bulutngkis Indonesia.
Periode prestasi pemain memang berbeda-beda, dan tidak banyak atlet yang bisa bertahan hingga umur 36 tahun. Gade adalah salah satu nya. Di sepakbola mungkin bisa disebut Ryan Giggs atau Alesandri Del Piero. Tampaknya tdk sekedar profesionalitas tapi juga mungkin bakat alam yang dimiliki mereka.
Kl gak salah Yang Yang muncul sudah mendunia di umur 21 tp sdh mundur di usia 28. Berarti cuma 7 tahun masa beredarnya. Hampir mirip juga Zhao Jian Hua yang mundur di usia muda.
Opik umur 16 udah masuk jajaran elit, jadi wajar umur 27 sdh menurun banget.
Menyamai Gade boleh jadi Opik gak bisa, tapi alasan yang dikemukakan mungkin terlalu naif. Toh dari sisi prestasi di arena OG 2004 dan Kejuaraan Dunia 2005 , Opik jelas lebih baik.
ya ada betul'y ceh yg dibilang TH..pemain Denmark emanx tua2 keladi,,misal si camilla martin jg..ahh tapi masa ceh TH cm makan ubi ma singkong aja..hehe,,
meskipun begitu qt jg harus kasih apresiasi ma dy..dy masih da passion,,ga ky' pemain2 muda..nyata'y dy masih bz ikut OG jg..Gade tu sama ma chong wei,deket ma TH..mungkin muji dia aja..
Menurut gw apa yang dikatakan Topik ga ada hubungannya sama sekali dengan kemungkinan pertemuan mereka di Indo Open. Tapi hanya komen tentang Peter yang uda mau pensiun di Usia yang sudah cukup tua, yang sangat jarang terjadi
ya ampun, org2 INA paling jago deh yg namanya bikin alesan.
taufik menghina ubi/singkong nih, blm tau dia klo ubi/singkong gak kalah gizi nya di banding roti/keju/daging. ubi/singkong punya kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum.
koq di sangkutpautkan dgn polusi sih, emang dia wkt kecilnya hidup di mana, di bandung atau di jakarta. klo dia wkt kecilnya di bandung, di bandung jaman dulu mah tingkat polusinya msh kecil. apalagi di dukung dgn iklim kota bandung yang sejuk. jakarta dulu jg polusinya gak separah skrng, klo skrng jakarta di nobatkan sbg kota yg tingkat polusinya terbesar ketiga di dunia setelah meksiko city (meksiko) & bangkok (thailand) berdasarkan riset dr WHO (badan kesehatan dunia).
coba liat china, wah, china jd negara maju krn industrinya jg maju. efek negatifnya, polusi di negara itu makin menjadi-jadi. klo gak percaya, nih liat foto2 nya di link di bawah ini :
10 kota dengan kualitas udara terburuk di dunia versi forbes :
1. beijing, china
2. new delhi, india
3. santiago, chile
4. meksiko city, meksiko
5. ulan batar, mongolia
6. kairo, mesir
7. chongqing, china
8. guangzhou, china
9. hongkong
10. kabul, afghanistan