Bulutangkis.comBerita > Berita
Hendra/Ahsan Juara Lagi
Oleh : admin Senin, 11 Maret 2019 07:07:58
Unggul pengalaman dan dua kali kemenangan atas ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, sepertinya menjadi modal ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan untuk kembali naik ke podium juara pada ajang Yonex All England Open Badminton Championships 2019.
Unggul pengalaman dan dua kali kemenangan atas ganda Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, sepertinya menjadi modal ganda putra senior Indonesia, Hendra Setiawan/ Mohammad Ahsan untuk kembali naik ke podium juara pada ajang Yonex All England Open Badminton Championships 2019.

Hendra/Ahsan mengulang kisah manis lima tahun silam kembali juara pada turnamen bulutangkis dan bergengsi di dunia. Cedera betis yang dialami Hendra pada laga semifinal sehari sebelumnya saat mengalahkan ganda Jepang, Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda, bagaikan tak terlihat.

Tampil luar biasa, ganda yang mendapat julukan ''The Daddies'' ini akhirnya naik ke podium juara turnamen berhadiah total USD 1,000,000, usai menaklukkan duet Chia/Soh. Sempat kehilangan game pertama Hendra/Ahsan merebut gelar juara usai melakoni partai rubber game dengan skor 11-21, 21-14 dan 21-12 di Arena Birmingham, Birmingham, Inggris, pada Minggu (10/3).

Laga sengit sudah terjadi sejak awal game pertama. Hendra/Ahsan berhasil membuka game pertama dengan raihan poin pertama, kemudian Chia/Sih berhasil menyamakan 1-1.

Sempat unggul 2-1, Hendra/Ahsan berhasil merebut tiga poin beruntun, meninggalkan lawanya 4-1. Rupanya, Chia/Soh tak lengah, berhasil mencuri tiga poin beruntun untuk menyamakan poin 4-4.

Kejar-kejaran poin silih berganti hingga 6-6. Namun Hendra/Ahsan tertinggal 6-11 saat jeda game pertama.

Usai jeda, Hendra/Ahsan sempat merebut satu poin mempersempit jarak menjadi 7-11. Ruoanya, Chia/Soh berhasil merebut beberapa poin memperlebar raihan poin hingga 18-10.

Hendra/Ahsan tak berhasil mengejar ketertinggalan poin. Chia/Soh kian percaya diri setelah, dan berhasil menyelesaikan game pertama dengan skor 21-11.

Unggul pengalaman, Hendra/Ahsan berhasil merebut lima poin beruntun di awal game kedua 5-0. Chia/Soh berhasil menahan laju Hendra/Ahsan dan mencuri 1 poin, 1-5. Kembali Hendra/Ahsan merebut satu poin dari smash keras Hendra, 6-1. Perebutan poin satu satu, namun jarak lebar perolehan poin masih diungguli Hendra/ Ahsan hinnga jeda, 11-6.

Usai jeda, tiga poin beruntun berhasil direbut Chia/Soh dan memperkecil jarak ketertinggalan 9-12. Namun, Hendra/ Ahsan tak ingin kehilangan kesempatan merebut game kedua untuk membuat rubber game. Mereka berhasil unggul 14-10. Sayangnya, smash-smash The Daddies sempat beberapa kalu menyangkut di net. Hendra/Ahsan akhirnya berhasil merebut game kedua untuk bermain rubber game setelah meraih skor 21-14.

Di game penentuan, Hendra/Ahsan membuka pertarungan dengan merebut dua poin 2-0. Namun Chia/Soh juga ingin kehilangan kesempatan memenangkan game penentuan, mereka juga berhasil merebut beberapa poin, 3-3.

Kejar mengejar angka terjadi di antara kedua pasangan. Hendra/Ahsan Sempat unggul 4-3, kembali disamakan Chia/Soh 4-4. Kemudian, Hendra/Ahsan berhasil merebut empat poin beruntun 8-4. Namun, jelang jeda, Chia/Soh sempat menipiskan angka menjadi 8-9. Tapi Hendra/Ahsan, menutup paruh game ketiga dengan keunggulan 11-8.

Usai jeda, kedua pasangan mengeluarkan smash-smash keras ke bidang pertahanan lawan. Pasangan Indonesia berhasil melebarkan angka menjadi 13-8. Dua poin berhasil direbut Chia/Soh, satu diantaranya akibat pengamatan bola yang kurang sempurna dari Ahsan, skor mengecil 10-13.

Laga sengit tetap terjadi di lapangan, beberapa kali pengembalian bola yang kurang sempurna dari Chia/Soh kembali membuat skor berubah menjadi 16-10 untuk keunggulan Ahsan/Hendra. Hendra/Ahsan hanya memberikan dua poin kepada Chia/Soh untuk naik ke podium juara dengan menutup game ketiga 21-12. (*)
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=106651