Bulutangkis.comBerita > Berita
Ginting: “Lawan Praneeth bakalan ramai”
Oleh : admin Rabu, 21 Agustus 2019 08:15:33
Usai kandasnya Tommy Sugiarto, Indonesia berhasil meloloskan dua andalan lainnya di tunggal putra pada babak tiga (16 besar) TOTAL BWF World Championships 2019. Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting mengantongi tiket babak tiga usai menaklukkan lawan-lawannya pada babak dua hari Selasa (20/8) di St. Jakobshalle Basel, Swiss.
Usai kandasnya Tommy Sugiarto, Indonesia berhasil meloloskan dua andalan lainnya di tunggal putra pada babak tiga (16 besar) TOTAL BWF World Championships 2019. Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting mengantongi tiket babak tiga usai menaklukkan lawan-lawannya pada babak dua hari Selasa (20/8) di St. Jakobshalle Basel, Swiss.

Jonatan mengantongi tiket pertama, usai mengalahkan andaIan Korea Selatan, Kwang Hee Hoo, yang belum bisa dikalahkannya pada tiga pertemuan sebelumnya. Jonatan akhirnya sukses meredam Hee Hoo dalam laga dua game langsung 21-14 dan 21-17.

“Terakhir ketemu di Thomas Cup 2018, waktu itu keadaan saya pas kurang fit, habis sakit. Walaupun skor kalah 0-3 tapi saya ingat di pertemuan terakhir saya bisa melawan. Walaupun saya nggak fit, tapi mainnya oke. Jadi nanti tinggal diperhatiin lagi pola pukulannya, strategi mainnya di lapangan. Karena tadi beberapa kali Kwang Hee Heo juga punya serangan yang mematikan dan defendnya juga bagus. Cuma tadi kuncinya lebih tenang dan lebih sabar, sama penempatan bolanya lebih ditepatin,” jelas Jonatan, seperti kami lansir dari email jurnalis Badmintonindonesia.org dari Basel, Swiss.

“Game pertama Kwang Hee kelihatan agak nervous. Beberapa kali pukulan saya nggak kencang, tapi dia balikinnya nanggung. Jadi saya pikir dia agak tegang. Tapi di game kedua dia mau coba serang saya duluan. Beberapa kali di awal poin sempat keteteran juga tadi dengan kecepatan dia,” ujar Jonatan.

Sukses Jojo mengantarkannya ke babak 16 besar untuk bertemu dengan tunggal andalan Denmark, Jan O Jorgensen, yang sukses ke babak tiga dengan mengalahkan Tommy Sugiarto dengan 21-11 dan 21-15. Tercatat Jonatan empat kali telah bertemu dengan Jorgensen dengan membagi rekor imbang 2-2. Melihat peringkat yang ada, Jonatan kini berada di peringkat 4 dunia, sementara Jan saat ini berjajar di rangking 20 dunia.

“Setiap pemain itu punya kebagusan dan keunikan masing-masing. Jadi ngga bisa dibilang lawan ini lebih enteng, lawan itu lebih berat, nggak ada. Semuanya sama. Siapa yang lebih siap, yang lebih bagus preparenya, itu yang membedakan hasil di pertandingan,” kata Jonatan.

Sedangkan langkah Anthony ke babak 16 besar usai menekuk tunggal putra Inggris, Toby Penty, dalam laga selama 39 menit dengan skor 21-11 dan 21-19.

“Puji Tuhan hari ini merasa enak mainnya dari game pertama. Kondisi lapangan kalah menang angin. Game pertama saya kalah angin, jadi dia banyak melakukan kesalahan sendiri, out ke belakang. Saya juga lebih leluasa. Game kedua kebalikannya, dia serangannya sudah dapet,” ungkap Anthony.

Sai Praneeth dari India, akan menjadi lawan Anthony berikutnya. Keduanya mencatat rekor pertemuan berimbang 2-2. Terakhir mereka berhadapan di Australian Open 2019, Anthony menang 25-23 dan 21-9.

“Lawan Praneeth bakalan ramai juga, karena pertemuan sebelumnya menang kalah, ramai juga. Persiapannya besok latihan lagi untuk mematangkan pukulan dan pergerakan kaki lebih disiapkan lagi. Dari pikiran juga harus lebih siap capek dan siap susah di lapangan,” ungkap Anthony, yang lebih akrab disapa Ginting. (*)
Bulutangkis.com : http://bulutangkis.com
Versi online: http://bulutangkis.com /mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&artid=107235