Berita > Artikel > Tips

Christian Hadinata: “Tirulah semangat tim Portugal”

Jumat, 15 Juli 2016 12:39:11
1385 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Portugal akhirnya merebut Piala Euro 2016. Gelar juara menjadi milik Portugal setelah menyingkirkan skuad tuan rumah, Prancis 1-0 di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Paris, pekan lalu (10 Juli). Prancis sebagai tuan rumah lebih diunggulkan. Apalagi selama lebih 50 tahun lebih, Portugal tak pernah mencatat kemenangan atas Prancis dalam 10 perjumpaan.

Cerita sukses Portugal yang tidak diunggulkan dapat menaklukkan Prancis menjadi inspirasi bagi Christian Hadinata memotivasi para atlet yang akan berlaga di ajang Olimpiade Rio bulan Agustus mendatang. Para atlet Olimpiade Rio beserta atlet Pelatnas lainnya yang menjadi sparring sedang mengikuti karantina di Kudus, Jawa Tengah.

“Tirulah semangat tim Portugal, walaupun sering kalah dari Prancis, tetapi mereka tetap tampil gigih. Prancis juga tampil di kandang sendiri, begitu banyak yang memprediksikan Portugal akan kalah lagi. Tetapi hasilnya bisa kita lihat sendiri,” tutur Christian kepada atlet-atlet Olimpiade dan atlet-atlet Pelatnas lainnya yang ikut mendampingi di Kudus, Jawa Tengah.

Kehadiran Christian, sang legenda hidup di lokasi karantina benar-benar mengejutkan semua atlet yang sedang berlatih di GOR Djarum, Jati Kudus.

Sontak para atlet datang menghampiri dan menyalami pria berusia 66 tahun ini. Christian hadir untuk menyemangati para pemain khususnya mereka yang akan berlaga di Rio de Janeiro pada Agustus mendatang.

Mantan pebulutangkis ganda putra dan ganda campuran di era 70-an ini memang tak pernah merasakan manisnya meraih emas olimpiade, karena bulutangkis baru dimainkan di pesta olahraga dunia tersebut mulai tahun 1992 di Barcelona.

Namun Christian adalah sosok penting dibalik raihan emas bulutangkis Indonesia di sejumlah olimpiade. Sebut saja dua emas yang pernah dipersembahkan sektor ganda putra dari Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky (Atlanta 1996) dan Candra Wijaya/Tony Gunawan (Sydney 2000), tak lepas dari peran seorang Christian.

“Di training camp ini kami harapkan pemain bisa saling mendukung satu sama lain. Hanya sektor ganda campuran yang meloloskan dua wakil, sedangkan sektor lain hanya satu, namun mereka bisa saling bahu membahu dan mendukung satu sama lain. Kebersamaan ini akan menjadi senjata yang sangat ampuh dalam menghadapi event sebesar olimpiade,” lanjut Christian memotivasi, seperti kami kutip dalam rilis yang disampaikan PBSI kepada kami.

Tim bulutangkis olimpiade hampir merampungkan program karantina yang berlangsung sejak 11 Juli lalu. Rencananya, tim akan bertolak kembali ke Jakarta pada esok siang (16/7). (*)

Berita Tips Lainnya