Berita > Artikel > Jurnal Komunitas

Asia Junior Championships 2016 Dalam Catatan Fordis

Senin, 18 Juli 2016 14:47:21
1396 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Dua medali dibawa pulang tim Indonesia dari ajang Asia Junior Championships 2016 yang berakhir hari Minggu (17/7) kemarin di Bangkok, Thailand. Gregoria Mariska meraih medali perak setelah menduduki posisi kedua di nomor tunggal putri. Sedangkan nomor ganda campuran membawa pulang medali perunggu lewat pasangan Rinov Rivaldy/Apriani Rahayu.

Hasil yang tak mengecewakan, walau di kelompok beregu campuran, tim Indonesia hanya bisa menapak babak perempat final. Berikut mari kita simak ungkapan dari teman-teman Forum Diskusi (Fordis) Bulutangkis.com menilai penampilan Jorji, panggilan sehari-hari Gregoria Mariska.

“Belum berhasil tapi bisa ke final dengan lawan yang tangguh sudah luar biasa. Semoga terus maju.” - @senaraket

“Kalah terhormat Jorji. It's ok Jorji. Semoga terus semangat dan bisa membawa tunggal putri Indonesia ke tempat lebih tinggi dari sekarang, karena sudah gak berharap dari kakak-kakamu.” – @chemie

“So far pencapaian yang sangat baik untuk ukuran tunggal putri Indonesia saat ini. Dan sepertinya ini pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir nomor tunggal putri menyumbang prestasi tertinggi bagi Indonesia.” - @mide

“Untuk persiapan World Junior Championships (WJC) 2016, ada baiknya Jorji lebih diperbanyak jam bertandingnya, setidaknya ikut beberapa International Challenge dan Grand Prix untuk mematangkan permainan dan melatih konsistensinya. Semoga dengan persiapan yang lebih matang dia bisa bersinar juga di WJC. Semangat Jorji!” - @mide

“Saya yakin sekali Jorji memiliki masa depan cerah. Karena dia memiliki keinginan yang kuat. Motivasinya kuat dari diri sendiri bukan dari orang lain. Itu terlihat dari komentar-komentar dia pada pertandingan-pertandingan sebelumnya. Semoga tahun depan sudah bisa masuk dalam jajaran atlet yang diperhitungkan.“ - @badmintonmania

Pencapaian Apriani mengulangi suksesnya tahun lalu, dimana ia juga membawa pulang medali perunggu. Tahun ini Apriani bersama Rinov mempersembahkan medali perunggu, sedangkan setahun sebelumnya Apriani merbut medali perunggu berpasangan dengan Fachriza Abimanyu. Berikut di bawah ini komen-komen menilai penampilan Apriani.

”Harusnya Apriani wajib masuk pelatnas tanpa seleksi atau kejurnas. Dua perunggu ganda campuran di AJC, satu perunggu ganda campuran WJC dan 1 perak ganda putri WJC cukuplah untuk otomatis masuk pelatnas.” - @net123

”Jorji punya pergelangan tangan yang bagus. Kelemahannya di pergerakan agak lambat yang mungkin karena bobot tubuhnya yang perlu dikurangi.” - @fildan

Berita Jurnal Komunitas Lainnya