Berita > Berita > Klub

Tips Emas Buat Pelatih PB Exist

Jumat, 16 September 2016 09:04:18
757 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Kesempatan emas bagi atlet dan pelatih PB Exist mendapat motivasi dari Mario Teguh Motivator Super. Kiat-kiat sukses diberikan Mario Teguh kepada para pelatih untuk melatih anak didiknya agar bisa meraih mimpi menjadi Sang Juara.

Bertempat di markas PB Exist di Cibinong, Bogor, hari Senin (13/9) lalu, Mario Teguh hadir sebagai pembicara dalam perayaan Idul Adha. Kehadiran Mario Teguh yang selalu memberikan Salam Super pada acara Mario Teguh Golden Ways di stasiun Metro TV beberapa waktu lalu mendapat sambutan hangat dari seratusan atlet PB Exist yang hadir.

Atlet-atlet muda PB Exist diajak Mario Teguh untuk bisa melihat diri sendiri dan berfikir besar.

Tak hanya memberikan semangat kepada para atlet-atlet muda, Mario Teguh juga memberikan tips kepada para pelatih PB Exist untuk sukses membentuk anak didiknya.

Disebutkan Mario Teguh, karakter yang harus dimiliki seorang pelatih adalah harus bisa menjadi teladan, bersikap jujur, bersemangat dan berlaku adil.

Saat ingin memberikan masukan atas kesalahan yang diperbuat anak didik, sebaiknya tidak diberikan pujian yang diikuti dengan kata "tetapi". Berikan pujian yang wajar, lalu berikan masukan dengan menggunakan kata "kalau". Contohnya, "Kamu sudah melangkah dengan baik, tetapi smashmu kurang keras" sebaiknya menggunakan kalimat "Kamu sudah melangkah dengan baik, kalau smashmu lebih keras lagi, wah top deh". Pujian yang diberikan lalu diikuti kata "tetapi", akan mematahkan semangat anak didik.

Mendidik anak itu bagaikan pandai besi mengolah besi. Anak didik itu seperti besi, ada besi yang lunak dan ada besi yang keras. Besi yang lunak akan mudah dibentuk, tapi mudah patah. Namun besi yang keras susah dibentuk, tetapi kalau sudah jadi makan tidak akan gampang patah.

Mario Teguh mengakhiri motivasinya dengan menyampaikan pesan. Pelatih harus jeli melihat anak didiknya, ada tiga jenis karakter anak-anak didik. Mereka bisa meraih juara karena memang mereka berbakat. Ada yang karena mereka cerdas, atau ada yang karena banyak pengalamannya. (*)

Berita Klub Lainnya