Berita > Artikel

Praveen/Melati Sabet Emas, Inikah Ganda Campuran Alternatif?

Kamis, 29 September 2016 08:51:14
4353 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Jawa Tengah berhasil meraih satu medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 dari cabang bulutangkis nomor perorangan lewat pasangan dadakan, Praveen Jordan/ Melati Daeva Oktavianti yang merupakan unggulan pertama di kejuaraan ini.

Laga final di nomor ganda campuran ini menjadi pertandingan yang ideal, sebab mempertemukan unggulan pertama dan kedua, dimana Hafiz Faisal/Shela Devi Aulia yang menjadi unggulan kedua dalam ajang yang digelar di Gor Bima Sunyaragi, Cirebon.

Dalam pertandingan berdurasi 43 menit tersebut, ganda Jawa Tengah itu langsung tancap gas dengan mengungguli lawan 21-14, namun memasuki gim kedua, Hafiz/Shela yang merupakan pasangan asli dalam bertanding itu lebih memberikan perlawanan sebelum akhirnya harus menyerah juga dengan skor 21-18.

''Emas ini untuk Jawa Tengah dan PB Djarum juga, tentu saya senang. Kami sendiri memang menargetkan diri untuk bisa meraih emas,'' kata Praveen Jordan seperti dikutip pada laman pbdjarum.org

Melihat hasil cemerlang yang ditunjukkan oleh Praveen/Melati, banyak para pecinta bulutangkis yang mengharapkan agar duet ini terus berlanjut pada turnamen-turnamen BWF berikutnya.

"Wah selamat bang ucok dan melati. semoga bisa jd next XD indonesia yah... semangat terus...," ucap pemilik akun @susinuraini93 dalam kolom komentar Instagram PB Djarum Official.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan salah satu followers lainnya, @hafizaasby turut mendoakan, Praveen bisa berpasangan dengan Melati bila Debby Susanto memutuskan untuk gantung raket kelak.

"Semoga setelah pensiunnya ci deby kelak, melati dipasangkan sma jordan," harap salah satu penggemar bulutangkis itu.

Tak hanya itu, keberhasilan Praveen menembus final di Cirebon pada dua nomor, menggelindingkan kembali ide atlet Pelatnas bermain rangkap. Selain di ganda campuran, Praveen yang berpasangan dengan Kenas Adi Haryanto di nomor ganda putra sukses menembus partai final. Sayangnya, Praveen/Kenas terhenti di tangan ganda DKI Jakarta, Angga Pratama/ Marcus Fernaldi Gideon. (Irw)

Berita Artikel Lainnya