Berita > Artikel > Jurnal Komunitas

PB Raja, Lahir dari Kebersamaan

Jumat, 21 Oktober 2016 14:03:23
578 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Bulutangkis.com

  • ©Bulutangkis.com

  • ©Bulutangkis.com

  • Current
Bulutangkis menjadi salah satu olahraga yang bisa dan dapat memperkenalkan pecintanya dari berbagai pelosok ke pelosok lainnya, tidak terkecuali bagi sekumpulan penggemar tepok bulu yang menamakan dirinya PB Raja.

PB Raja, begitulah mereka dipanggil. Dengan identitas dan latar belakang yang berbeda-beda, PB Raja mampu terlahir lewat kebersamaan yang dihadirkan oleh setiap anggotanya yang selalu menghibur serta mengundang gelak tawa.

Raja sendiri merupakan kepanjangan dari kata "Ratu Jaya", yang tidak lain adalah gor bulutangkis yang berada di jalan raya Depok - Citayam. Gor Ratu Jaya ini merupakan markas perdana perkumpulan bulutangkis ini saat terbentuk. Kini walau telah berpindah tempat latihan di Gor Tirtasari Depok, namun identitas PB tetap dipertahankan.

Terbentuk sejak 2009, PB Raja yang berada di Depok, Jawa Barat ini awalnya hanya beranggotakan lima orang itu ternyata mempunyai kisah menarik di balik kekompakan yang telah dijalin selama ini, seperti yang diceritakan oleh salah satu maskot dan juga perintis PB Raja, Haji Misbah atau yang akrab disapa Mimi.

"PB Raja berangkat dari lima anggota yang notabene baru belajar nepok, sebenarnya mereka sudah jadi penggemar bulutangkis sejak lama tapi belum punya wadah untuk berlatih di lapangan sesungguhnya,'' ujar Mimi memulai ceritanya.

Sebagai pecinta bulutangkis yang juga gemar mengayunkan raket, lambat laun PB Raja akhirnya mulai menambah anggota demi terjalinnya silaturahim yang lebih luas lagi antar pecinta bulutangkis, terhitung sudah lebih dari 25 anggota bergabung menjadi keluarga baru di PB Raja.

Dengan bertambahnya anggota baru, suasana latihan menjadi makin ramai dan aktivitas latihan pun makin intens, perlahan tapi pasti tingkat permainan dari para anggota PB Raja semakin berkembang, serta dibarengi dengan percaya diri sebagai pondasi awalnya.

"Lambat laun tingkat permainan teman-teman semakin berkembang kearah yang lebih baik, kini kami mulai percaya diri untuk sparing bahkan ikut turnamen," ucap Mimi meneruskan ceritanya.

Demi tetap terjaganya kekompakan di antara para member, PB Raja tidak lantas tinggal diam, terbukti, PB Raja mampu menghadirkan gagasan cemerlang untuk membuat turnamen kecil-kecilan bersifat internal yang bertujuan agar kegiatan latihan tidak berujung pada kejenuhan.

Agung Apit Ajiyono adalah salah seorang penggagas yang menuangkan idenya untuk mengadakan turnamen internal dalam PB Raja yang hingga kini masih terus aktif berkecimpung dan menjadi koordinator lapangan yang mengurusi jadwal latihan setiap minggunya.

"Tujuan diadakannya turnamen internal adalah untuk mengetahui kecocokan dan kekompakan antar pasangan, jadi kalau ada sparing, pasangan yang sudah cocok bisa dimaksimalkan," ujar Agung.

Selain rutin mengayunkan raket, PB Raja yang "rumahnya" selalu terbuka untuk siapapun itu juga aktif dalam kegiatan lain, seperti traveling, hiking atau bahkan kongkow-kongkow bareng, sekadar melepas penat.

"Traveling biasanya setahun sekali kami pergi jalan-jalan ke luar kota, untuk hiking sudah tiga tahun belakangan ini PB Raja aktif mendaki gunung-gunung di pulau Jawa," papar Agung yang berprofesi sebagai konsultan pajak itu.

Berbagai harapan untuk PB Raja pun terucap dari sosok pengurus yang sudah delapan tahun terjun dan turut andil dalam mengurusi kegiatan PB Raja itu, baik kegiatan didalam lapangan maupun luar lapangan.

"Kalau untuk majuin dalam hal prestasi, PB Raja mungkin jauh dari hal tersebut, mengingat usia kami yang bukan muda lagi," ucapnya.

"Harapan saya mewakili seluruh anggota PB Raja. Kita-kita pengennya PB Raja itu bukan hanya tempat menyalurkan hobi, bukan hanya tempat olahraga, tapi PB Raja itu adalah rumah bagi semua anggotanya. Tempat dimana kita semua anggotanya rindu akan pulang,'' kata Agung mengenai harapan untuk keluarga keduanya itu.

Bagi para anggotanya, PB Raja mempunyai warna tersendiri dan cukup unik dibandingkan grup-grup bulutangkis lainnya seperti yang diungkapkan oleh Mimi yang juga menjadi ikon PB Raja.

"PB Raja mempunyai warna tersendiri dan cukup unik dibandingkan grup-grup lain yang pernah saya ikuti," tutup Mimi.

Jumat malam menjadi waktu yang dinanti-nanti oleh seluruh anggota PB Raja di setiap minggunya, untuk melepas kejenuhan dan segala kepenatan setelah seminggu penuh dihadapkan oleh rutinitas pekerjaan. Bagi mereka, pertemuan adalah obat dari kejenuhan itu.

Bila menengok pada komunitas bulutangkis lainnya, PB Raja termasuk kedalam kategori komunitas yang terbilang cukup solid dengan watak dan karakter anggota yang beraneka ragam.

Kebersamaan menjadi kunci solidnya komunitas bulutangkis yang satu ini, karena dari kebersamaan, komunitas ini terlahir, dari kebersamaan pula lah, mereka dapat menghargai satu sama lain. (Irw)

Buat kalian yang mau gabung, yuk mampir ke PB Raja, dengan agenda latihan :
Basecamp :
Gor Tirta Sari, Jl. Tirta Melati I No.8, RT.3/RW.6, Abadijaya, Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat 16417

Waktu : Jumat, 21.00 WIB sd Selesai
CP : Agung Apit +62 858-8024-0880
Facebook grup link:
https://goo.gl/FrhnLN

Berita Jurnal Komunitas Lainnya