Berita > Artikel > Sosok

Ajang Terakhir Lindaweni, Selanjutnya Fokus Kuliah dan Bisnis

Selasa, 21 Februari 2017 07:53:28
43308 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Lindaweni Fanetri

  • Lindaweni Fanetri

Lindaweni Fanetri yang kini telah mengundurkan diri dari dunia bulutangkis, kali ini masih menyempatkan diri untuk menikmati pertarungan di arena bulutangkis. Di ajang Djarum Superliga Badminton 2017 yang berlangsung di Surabaya saat ini, Lindaweni memperkuat tim putri Berkat Abadi Banjarmasin yang kemarin (Senin, 20/2) sukses menggulung tim Gifu Tricky Panders dengan kemenangan 5-0.

Tak hanya sekedar meramaikan ajang berhadiah total US $ 250,000 ini, sehari sebelumnya (Minggu, 19/2) di DBL Arena Surabaya tim putri yang dimotori Lindaweni ini menaklukkan Granular dengan skor 5-0.

Di laga kedua Berkat Abadi kemarin, Lindaweni menyumbang satu poin kemenangan bagi timnya. Kemenangan Linda diraih atas tunggal Gifu Tricky Panders, Nanami Akechi dua game langsung 21-16 dan 21-18.

Dalam jumpa awak media usai pertandingan kemarin, Lindaweni mengaku merasa cukup kesulitan melakoni laganya melawan Akechi. Kesulitan beradaptasi merupakan halangannya saat kembali di lapangan setelah kurang lebih enam bulan jarang latihan.

“Di pertandingan tadi cukup melelahkan dan sedikit kesulitan juga karena kurang lebih sudah enam bulan jarang latihan,” katanya seperti kami kutip di situs resmi Djarum Superliga Badminton.

Diakui Linda, jika alasannya kembali turun di arena pertandingan Djarum Superliga kali ini pasca memutuskan keluar dari Pelatnas, karena dirinya batal tampil di Hong Kong dan Macau Open, dan ada tawaran dari Berkat Abadi.

“Ini pun sebenarnya gara-gara saya gak jadi ikut turnamen Hong kong dan Macau Open kemarin, jadi saya terima tawaran ikut Superliga ini bersama Berkat Abadi Banjarmasin, dan tentunya saya pasti akan berusaha semaksimal mungkin di setiap pertandingan,” ungkap Linda.

Tak hanya itu, pebulutangkis berusia 27 tahun tersebut memberikan pernyataan jika di Djarum Superliga Badminton kali ini merupakan turnamen terakhir yang bakal ia ikuti.

“Kemungkinan ini pertandingan terakhir saya. Karena setelah ini saya akan fokus kuliah dan mengurus bisnis keluarga saya,” jelas Linda.

“Di turnamen terakhir ini saya berusaha enjoy saja, tetapi gabung dengan tim ini pun bukan asal-asalan, pastinya saya sudah menyiapkan agar bisa tampil maksimal,” tambahnya.

“Sudah lima belas tahun di bulutangkis pasti nanti ada rasa kangennya juga, tetapi ini sudah benar-benar bulat keputusan yang saya ambil untuk meninggalkan bulutangkis. Dan beberapa waktu yang lalu pun masih ada tawaran kembali ke Pelatnas, tetapi rasanya saya sudah tidak bisa. Tetapi jika saya masih diminta untk membantu junior-junior di Pelatnas untuk sparing, saya pasti akan siap. Akan tetapi untuk menjadi pelatih, ataupun berkarir di bulutangkis lagi sepertinya tidak,” jelas Linda. (*)

Berita Sosok Lainnya