Berita > Berita > Sirnas

Gerardo, Calon Penerus Keluarga Markis Kido

Selasa, 14 Maret 2017 13:41:09
3031 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Gerardo

  • Gerardo

Laga hari kedua Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) Li Ning Sulawesi Utara Open 2017 yang dimulai pagi tadi (Selasa, 14/3) di GOR Ari Lasut, Manado, sudah berlangsung sengit.

Tak terkecuali pertandingan babak pertama tunggal remaja putra yang mempertemukan wakil tuan rumah, Joshua Immanuel dari klub Panther Manado, kontra wakil klub Jaya Raya Jakarta, Gerardo Rizqullah Hafid yang tak lain adalah keponakan dari peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008, Markis Kido.

Kedua pemain tersebut menyuguhkan pertandingan yang cukup sengit di laga babak pertamanya tadi. Setelah melakoni selama laga tiga game dengan menghabiskan waktu 56 menit, akhirnya kemenangan pun dapat dipastikan oleh Gerardo dengan 20-22, 21-15 dan 21-18.

“Tadi sedikit ada kesulitan di game pertama karena saya kurang konsentrasi. Namun di babak kedua dan ketiga saya mencoba lebih konsentrasi lagi. Selain itu saya pun berusaha untuk main menekan terus dan menjaga poin agar selalu unggul dari lawan,” papar pemain kelahiran Bekasi 10 Februari 2003 itu.

Selanjutnya di babak kedua, Gerardo akan menghadapi wakil SKO Ragunan, Ibnu Nafik.

Gerardo adalah anak pertama dari pasangan Muh Kafik Munandar dan Ika Novitaria, yang tak lain adalah kakak kandung dari tiga mantan pebulutangkis handal yang pernah dimiliki oleh Indonesia, yakni Markis Kido, Bona Septano, dan Pia Zebadiah Bernadet.

Dan sampai saat ini Gerardo bisa dibilang sebagai cikal bakal penerus keluarga Markis Kido. Bagaimana tidak, selain memang hanya satu-satunya keturunan darah dari Kido, Bona, maupun Pia yang terjun di dunia bulutangkis, nampaknya Gerardo pun sudah menunjukan prestasi yang cukup bisa diperhitungkan di persaingan bulutangkis seusianya.

Torehan gelar juara Internasional seperti juara dua ganda putra Singapore Youth U15 2015, juara satu ganda putra Thailand Banthongyord 2015, serta beberapa gelar juara nasional pernah berhasil Gerardo raih.

Diakui pemain yang berpostur gempal ini, jika dirinya memang ingin meneruskan jejak keluarga pendahulunya yang sudah malang melintang di dunia bulutangkis Internasional.

“Saya ingin meneruskan jejak mereka, terutama Om Kido yang sudah pernah juara Olimpiade, dan juara dunia, saya ingin seperti itu,” ungkap Gerardo.

Ketika ditanya soal keinginannya bermain di tunggal atau ganda, ternyata Gerardo ingin merintis karir di ganda putra dan campuran, “Sebenarnya saya ingin lebih fokus ke ganda putra dan ganda campuran, tetapi sampai saat ini karena masih pemula (U15) jadi saya masih dibebaskan untuk bermain di tunggal juga. Tetapi jika saya bisa sukses di tunggal, kenapa tidak?,” jelasnya.

Gerardo Sendiri di Djarum Sirnas seri pertama tahun ini tidak hanya bersaing di nomor tunggal, tetapi dirinya juga bersaing di nomor ganda putra bersama pasangannya Rifky Cahaya Irhanza, dan ganda campuran bersama Agatha Sekar Kinanti Putri. (pr)

Berita Sirnas Lainnya