Berita > Berita

Kali Ini, Kevin/Marcus Akui Keunggulan Boe/Mogensen

Sabtu, 15 April 2017 13:02:50
2624 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Laga semifinal Singapore Open Super Series 2017 menjadi kekalahan pertama pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon sepanjang tournya di tahun 2017. Setelah sukses menciptakan hattrick pada ajang super series, kali ini langkah Kevin/Marcus terhenti saat menghadapi ganda Denmark, Mathias Boe/ Carsten Mogensen.

Mencatat rekor pertemuan 1-1 melawan Boe/Mogensen, kali ini Kevin/Marcus mengakui keunggulan Boe/Mogensen. Peraih gelar beruntun All England Open, India Open dan Malaysia Open, kalah dalam pertarungan tiga game menghadapi Boe/Mogensen dengan skor 21-11, 11-21 dan 14-21 di Singapore Indoor Stadium sore hari ini (Sabtu, 15/4).

Walau kalah, seperti diakui Kevin/Marcus kepada jurnalis Badmintonindonesia.org di Singapura usai pertandingan tadi, mengaku cukup puas dengan pencapaiannya kali ini.

“Namanya permainan, kadang menang, kadang kalah. Tapi kami puas aja dengan penampilan kami selama tahun ini,” kata Kevin.

“Ini sudah pertandingan keberapa, tenaga kami juga sudah agak habis. Tadi juga berasa capek pas game kedua diangkatin gitu, kaya kurang powernya,” ungkap Marcus menambahkan.

Kevin/Marcus membuka pertandingan semifinal ini dengan kemenangan. Penerapan bola-bola pendek dikatakan keduanya, menjadi strategi mereka untuk memperoleh poin. Namun memasuki game kedua dan ketiga, Kevin/Marcus mulai dibuat kesulitan dengan rapatnya pertahanan lawan. Ditambah lagi tenaga Kevin/Marcus sudah mulai menurun. Ganda nomor satu dunia ini pun harus mengakui keunggulan Boe/Mogensen.

“Lawan hari ini mainnya rapat, nggak gampang mati. Tenaga kami sudah jauh lebih menurun dari sebelum-sebelumnya. Tiap hari kerjaannya cuma main terus, nggak pernah latihan yang lain. Jadi menurun banget tenaganya,” jelas Kevin.

“Tenaganya memang sudah menurun. Awal-awal kami main pendek-pendek, no lob, lebih enak di kami. Pas diangkatin, dengan bola yang agak berat gini, jadi susah di kami. Butuh tenaga yang besar,” ujar Marcus. (*)

Berita Berita Lainnya