Berita > Berita

Taklukkan Marin, Tai Tzu Ying Rebut Gelar Kelima Beruntun

Senin, 17 April 2017 03:11:18
3577 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Tai Tzu Ying

    ©BWFbadminton.com

  • Srikanth Kidambi & Sai Praneeth B.

    ©BWFbadminton.com

Kehebatan tunggal putri Taiwan, Tai Tzu Ying, belum terpatahkan. Sukses kedua Tai menaklukkan peraih medali emas Olimpiade Rio, Carolina Marin dalam sepekan menghantarkannya merebut gelar kelima di ajang MetLife BWF World Superseries tanpa terputus.

Tai naik ke podium juara pada ajang Singapore Super Series 2017 setelah di final menaklukkan andalan Spanyol, Marin dua game langsung 21-15 dan 21-15 pada laga yang berlangsung di Singapore Indoor Stadium haru Minggu (16/4) kemarin.

Sukses Tai menciptakan “Quintrick”, lima gelar super series tanpa terputus setelah turun berlaga mulai dari Hong Kong Super Series 2016, Dubai Final Super Series 2016, All England Open Super Series Premier 2017, Malaysia Open Super Series Premier 201 dan Singapore Open Super Series 2017.

“Aku sudah tidak berpikir terlalu banyak tentang memenangkan lima turnamen ini. Saya pikir semua orang di sekitar saya lebih peduli tentang lima gelar tersebut. Tapi bagi saya, saya hanya ingin bermain baik di setiap turnamen,” ungkap Tai seperti kami kutip di situs resmi Badminton World Federationg.
Gelar ini bagi tai begitu fenomenal bagi perjalanan karir Tai. Sepekan sebelumnya di Malaysia Open Super Series Premier 2017, Tai merebut gelar keempat super seriesnya dengan menaklukkan Marin. Pada ajang yang berlangsung di Kuching, Malaysia, Tai naik ke podium juara setelah main tiga game dengan skor 23-25, 22-20 dan 21-13.

“Dalam setiap kompetisi, saya berharap untuk menemukan dan belajar dari kelemahan saya, untuk melatih dan memperbaikinya,” tambah Tai, kelahiran Kaohsiung, Taiwan pada 20 June 1994.

Keperkasaan Tai, betul-betul berhasil menggoyahkan dan membuat Frustrasi. Pukulan-pukulan Marin pun banyak keluar dan sangkut di net. Tak biasanya bagi seorang Marin.

“Saya hanya keluar (dari itu). Saya tidak berpikir tentang apa yang harus saya lakukan. Ini tidak baik. Saya mencoba untuk terus dan tetap yakin bahwa saya bisa melakukannya, tapi aku tidak bisa. Hari ini, itu tidak mungkin,” ungkap Marin, yang dikenal karena kekuatan mentalnya.

Kemenangan Tai kemarin, mengungguli rekor kemenangan Tai menjadi lima kali dari 9 pertemuan sebelumnya.

Final tunggal putra yang merupakan pertarungan sesama andalan India, akhirnya gelar juara menjadi milik B. Sai Praneeth. Gelar juara direbut Praneeth dengan menaklukkan rekannya Kidambi Srikanth lewat laga tiga game 17-21, 21-17 dan 21-12. Bagi Praneeth, ini menjadi gelar super series pertamanya.

“Ini adalah perasaan terbaik. Saya telah menghadapi pemain top tapi saya belum memenangkan satu turnamen pun. Itu membuat perasaan tidak nyaman,” ungkap Praneeth, kelahiran 10 Agustus 1992 di Hyderabad, India.

Denmark sukses merebut dua gelar di ajang berhadiah total USD 350,000 ini lewat pasangan ganda putri dan ganda putra. Sementara Tiongkok berhasil membawa pulang satu gelar juara dari nomor ganda campuran. (*)

Hasil pertandingan babak final Singapore Open Super Series 2017 (Minggu, 16/4) :
Ganda campuran :
- Lu Kai/ Huang Yaqiong (3/CHN) vs Dechapol Puavaranukroh/ Sapsiree Taerattanachai (THA) 19-21, 21-16, 21-11
Ganda putri :
- Kamilla Rytter Juhl/ Christinna Pedersen (2/DEN) vs Misaki Matsutomo/ Ayaka Takahashi (1/JPN) 21-18, 14-21, 21-15
Tunggal putra :
- Sai Praneeth B. (IND) vs Srikanth Kidambi (IND) 17-21, 21-17, 21-12
Tunggal putri :
- Tai Tzu Ying (1/TPE) vs Carolina Marin (4/ESP) 21-15, 21-15
Ganda putra :
- Mathias Boe/ Carsten Mogensen (5/DEN) vs Li Junhui/ Liu Yuchen (4/CHN) 21-13, 21-14

Berita Berita Lainnya