Berita > Berita

Harapan Wiranto, PBSI Kembalikan Kejayaan Bulutangkis Indonesia

Minggu, 07 Mei 2017 05:04:04
4400 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • Current
Ketua Umum PP PBSI, Wiranto, berharap PBSI organisasi bulutangkis Indonesia di usia yang ke 66 semakin solid dan makin mempererat kekeluargaan demi mencapai tujuan mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia.

“Kami memperingati hari ulang tahun ini dengan sederhana, tetapi penuh arti. Usia 66 tahun bukan remaja lagi, tetapi sangat berpengalaman. Hari ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi mari kita lihat maknanya, hubungan kekeluargaan di PBSI semakin erat,” ujar Wiranto di Pelatnas Cipayung hari Sabtu (6/5) kemarin.

Harapan Wiranto ini disampaikan dalam menyambut perayaan HUT PBSI yang ke 66 pada 5 Mei 2017. Sebagai bentuk syukur, PBSI mengadakan perayaan sederhana yang dibarengi dengan acara pelepasan Tim Piala Sudirman yang akan bertarung di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei 2017. Segenap jajaran pengurus PP PBSI juga hadir seperti Wakil Ketua Umum I/Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, Sekretaris Jenderal PP PBSI Achmad Budiharto, serta jajaran pengurus besar PBSI lainnya. Selain itu hadir juga Sutiyoso, mantan Ketua Umum PP PBSI 2004-2008 dan Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman.

“Kami sudah menetapkan tekad untuk mengembalikan kejayaan bulutangkis Indonesia, mari bersama-sama kita wujudkan harapan ini,” tambah Wiranto dalam sambutannya.

Sementara itu, Sutiyoso pun mengekspresikan rasa bangganya kepada tim bulutangkis Indonesia.

“Saya bangga menjadi bagian dari PBSI, karena bulutangkis satu-satunya olahraga yang mempersembahkan medali emas di kancah olimpiade. Sampai sekarang saya masih sering menonton pertandingan bulutangkis, bahkan saya tidak pernah absen nonton pertandingan Marcus (Fernaldi Gideon)/ Kevin (Sanjaya Sukamuljo),” ujar Sutiyoso.

“Bulutangkis memang olahraga kebanggaan kita di tingkat dunia. Saat pak Wiranto jadi ketum PBSI, saya sangat yakin PBSI bisa kembali ke kejayaannya,” tambah Sutiyoso.

Di ulang tahun ke-66 di tahun 2017 ini, bulutangkis sementara telah meraih sembilan gelar juara dari kejuaraan internasional, diantaranya gelar hat-trick di All England, India Open Super Series serta Malaysia Open Super Series Premier dari pasangan Marcus Fernaldi Gideon/ Sanjaya Sukamuljo. Gelar tunggal putra dari Thailand Open Grand Prix Gold lewat Tommy Sugiarto. Di turnamen Polish Open International Challenge, pasangan ganda putri Meirisa Cindy Sahputri/ Yulfira Barkah juga memboyong gelar juara.

Pasangan Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro juga memetik gelar dari ajang China International Challenge. Masih dari ganda putra, pasangan Berry Angriawan/Hardianto juga naik podium juara di Malaysia Open Grand Prix Gold.

Panji Ahmad Maulana menyumbang gelar tunggal putra di ajang Iran International Challenge. Sedangkan Gregoria Mariska menjadi kampiun di kejuaraan Thailand Junior International Challenge. (*)

Berita Berita Lainnya