Berita > Artikel > Wawancara

Cedera Bahu, Kevin Absen di Australia Open

Kamis, 15 Juni 2017 18:42:43
993 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pasangan ganda putra peringkat satu dunia, Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo akhirnya memutuskan untuk absen di kejuaraan Australia Open Super Series 2017. Pasangan juara bertahan ini urung berangkat ke Sydney karena Kevin fokus pada penyembuhan cedera bahu yang dialaminya sejak pekan lalu.

Hal ini pula yang menyebabkan Marcus/Kevin tak dapat tampil maksimal di ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Keduanya dikalahkan Kim Astrup/ Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), dengan skor 16-21 dan 16-21 pada laga babak satu hari Rabu (14/6) kemarin di Plenary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta.

Berikut wawancara Badmintonindonesia.org dengan Herry Iman Pierngadi, Kepala Pelatih Ganda Putra PBSI mengenai pasangan rangking satu dunia tersebut, seperti yang kami terima dari Humas PBSI sore ini.

Bagaimana kondisi Kevin saat ini?
Saya ceritakan dulu dari awal ya, minggu lalu saat latihan dia mendengar ada yang bunyi di bahunya. Langsung saya suruh berhenti latihan. Kemudian cek MRI, hasilnya ternyata ada satu dari empat otot di bahunya yang sobek, ada peradangan juga.

Saat itu Kevin tetap memutuskan untuk berpartisipasi di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017?
Setelah berobat ke dokter dan terapi, hari Minggu sebelum pertandingan dimulai, Kevin kontrol lagi dan hasilnya ada kemajuan. Saat itu dia mengatakan masih mau mencoba bertanding, karena dia hanya bermasalah kalau memukul bola-bola atas, sedangkan bola-bola bawah tidak ada masalah sama sekali.

Waktu dicoba di latihan sih bisa, kita tidak akan tahu sebelum mencoba di pertandingan sebenarnya. Tetapi bisa dilihat sendiri penampilan dia di pertandingan bagaimana. Memang Kevin tidak maksimal, dia masih menjaga-jaga. Kelihatan lah kalau pemain sedang menahan sakit.

Apakah kondisi ini juga mempengaruhi Marcus di lapangan?
Memang dia jadi kepikiran, ada sedikit rasa was-was. Karakternya Marcus itu memang seperti itu, harus perfect. Jadi waktu partnernya cedera, dia agak terpengaruh.

Mengenai keputusan untuk mundur di Australia Open apakah terkait dengan persiapan ke Kejuaraan Dunia?
Ada dua alasan kenapa kami akhirnya memutuskan untuk batal ke Australia Open. Pertama soal cederanya, kalau dipaksakan tanding lagi, takutnya nanti akan tambah parah.

Kedua, memang mereka lebih fokus ke kejuaraan dunia. Bukan mengesampingkan Australia Open, apalagi kondisi Kevin sedang seperti ini. Marcus/Kevin sudah pernah juara di Australia Open, dan di kejuaraan dunia belum. Selain itu, kejuaran dunia gengsinya lebih tinggi.

Kira-kira berapa lama Kevin bisa pulih?
Ini bukan bidang saya, tetapi saya dapat informasi dari dokter PBSI, biasanya sebulan bisa pulih, dengan catatan harus istirahat total. Boleh latihan sedikit, tetapi latihannya dijaga, jadi nggak bisa seratus persen program dijalankan, kalau terasa sakit ya nggak usah dilakukan dulu, jadi latihannya akan kami modifikasi.

Menurut coach Herry, apakah cedera ini akan mempengaruhi Kevin, seperti trauma misalnya?
Balik lagi ke pemainnya, kalau menurut saya, Kevin ini model orangnya nggak terlalu sensitif, nggak terlalu mikirin, ini menurut pendapat saya yang sehari-hari bersama Kevin. Ada kan atlet yang sakit cedera dirasain, ya istilahnya Kevin itu nggak manja. (*)

Berita Wawancara Lainnya