Berita > Berita

Fajar/Rian Petik Pelajaran Berharga Dari Boe/Mogensen

Minggu, 18 Juni 2017 02:31:06
2039 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Indonesia gagal menempatkan wakil ganda putranya ke babak final turnamen BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017 setelah wakil ganda putra satu-satunya di semifinal Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto kandas.

Duet Fajar terhenti langkahnya di tangan pasangan peringkat satu dunia terbaru asal Denmark Mathias Boe/ Carsten Mogensen lewat pertandingan rubber game 17-21, 21-18 dan 12-21 pada pertandingan yang berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Centrr, Jakarta, Sabtu (17/6).

Fajar/Rian yang menyandang status non unggulan itu pada game pertama mengalamai kendala mengembangkan permainannya. permainan no lob yang di terapkan pasangan veteran asal Denmark tersebut menyulitkan pasangan Indonesia hingga interval game pertama Fajar/Rian tertinggal 9-11.

Boe/Mogensen semakin bergerilya seusai interval set pertama. colekan Boe didepan net memaksa pasangan Indonesia untuk selalu mengangkat bola. Fajar/Rian masih belum bisa mengejar marjin ketertinggalannya sampai angka 14-17. Asa Fajar/Rian muncul ketika mereka berhasil mengurangi gap poin yang jauh menjadi 17-18. Sayangnya kesalahan yang kerap dilakukan oleh Rian di akhir game pertama ini menyudahi perlawanan mereka dengan tertinggal 17-21.

Fajar/Rian mencoba bangkit di game kedua. penempatan-penempatan dan Fajar yang berhasil membuka pertahanan dari pasangan Denmark itu mampu membuat mereka kesulitan di awal game kedua ini interval 11-6 untuk keunggulan Fajar/Rian. laju poin mengalir deras setelah interval akibat kesalahan yang dilakukan Boe/Mogensen. 14-8 Fajar/Rian memimpin perolehan angka pada akhir game kedua ini.

Pasangan Denmark mencoba kembali ke tempo permainan seperti game pertama hingga mereka memperkecil ketertinggalan 16-14. Untungnya Fajar/Rian tak terpengaruh dan mampu menahan perubahan pola permainan pasangan Denmark yang menjadi cepat dan taktis itu. dan Fajar/Rian berhasil mengambil game kedua dengan angka 21-18.

Keperkasaan permainan Boe/ Mogensen kembali ditunjukkan di game penentuan. Pengalaman dan mental bertanding mereka benar-benar dikeluarkan pada game ini. Sementara Fajar/Rian yang masih berkutat dengan kesalahan-kesalahan yang menyumbang poin bagi lawan dimanfaatkan dengan baik oleh pasangan Denmark itu. Akhirnya Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menyerah dengan angka 12-21 di game ketiga ini sekaligus memupuskan harapan ganda putra meraih gelar di turnamen berhadiah USD 1 juta ini.

"Kami cukup puas bisa mencapai target kami. tapi dari segi permainan kami tidak puas," ujar Fajar yang berpasangan dengan Rian.

"Kalau dari match tadi di set ketiga kami kalah start kuncinya disitu. Padahal set pertama dan kedua. pola mainnya sama. tapi set ketiga kualitas pukulan kami agak menurun," aku Rian mengomentari kekalahannya itu.

Meski kalah menyakitkan. Fajar/Rian ternyata tidak mau terlalu larut dalam penyesalan. Bahkan mereka dapat mengambil hikmah dan juga pelajaran yang dipetik dari pasangan nomor wahid dunia yang mengalahkan mereka itu.

"Kita harus belajar dari mereka mengenai cara servis yg bagus dan ketenangan mereka dilapangan," timpalnya. (luky)

Berita Berita Lainnya