Berita > Berita

Sebanyak 111 Atlet Ikuti Program Pemutihan

Kamis, 29 Juni 2017 10:53:03
3693 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Upaya PP PBSI memerangi pencurian umur dengan melakukan pemutihan mendapat respon positif dari para atlet. Selama tiga bulan program pemutihan diluncurkan tercatat ada 111 atlet yang mengikuti Program Pemutihan. Atlet yang membuat pengakuan secara tertulis selama masa pemutihan, akan dibebaskan dari sanksi.

Program pemutihan yang diluncurkan ini merupakan salah satu upaya PP PBSI untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak dini. Praktek pencurian umur dengan memanipulasi data kelahiran atlet yang telah berlangsung lama dan menghambat pembinaan dimana persaingan atlet untuk meraih prestasi tidak berjalan secara fair. PP PBSI pun menggelontarkan program pemutihan dimana PBSI memberi pengampunan (mengoreksi data kelahiran menjadi yang sebenarnya) kepada para atlet yang selama ini melakukan pencurian umur. Program yang didasari Surat Keputusan No. SKEP/021/0.3/III/2017 tertanggal 31 Maret 2017 tentang Pemutihan Data/Usia Atlet dimana program ini berlaku selama tiga bulan sampai dengan tanggal 30 Juni 2017.

“Diharapkan semua pihak (Pengprov, Pengkab/Pengkot, Pengurus/Pelatih PB/Klub) untuk menyampaikan secara luas agar orang tua atlet yang ingin melakukan Pemutihan, masih kami tunggu sampai dengan batas akhir yaitu tanggal 30 Juni 2017,” kata Rachmat Setiyawan, Kepala Bidang Keabsahan dan Sistem Informasi PP PBSI.

Ini merupakan kesempatan bagi para atlet untuk mengikuti pemutihan, karena tidak akan ada perpanjangan waktu. PBSI pun tidak akan meluncurkan lagi program pemutihan karena PBSI telah membangun sistem database bernama SI PBSI yang mewajibkan verifikasi data atlet sejak awal sehingga data yang masuk telah tersaring.

“Bagi mereka yang tidak mengaku pada masa Pemutihan ini, apabila terbukti data kelahirannya tidak benar, maka ia akan dikenakan sanksi skorsing, berikut dengan tuntutan pidana kepada para pihak terkait,” ungkap seperti kami kutip dalam rilis HUMAS PBSI.

Tersedianya waktu beberapa hari ini, PP PBSI menghimbau kepada atlet untuk memanfaatkan kebijakan ini sebaik mungkin.

“Sebaiknya jangan sampai ada yang 'wait and see' atau tidak yakin dengan ketegasan PBSI. Apalagi Ketua Umum bapak Wiranto juga sudah memerintahkan untuk melanjutkan program ini sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku,” tambah Rachmat. (*)

Berita Berita Lainnya