Berita > Berita > Klub

King Sayangkan Turunnya Prestasi Sektor Tunggal

Jumat, 08 September 2017 10:05:03
766 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Legenda bulutangkis Indonesia Liem Swie King menyoroti prestasi tunggal Indonesia baik putra maupun putri yang mengalami penurunan dibandingkan era sebelumnya. Peraih gelar juara All England 3 kali itu juga membandingkan keadaan yang ada pada zaman dirinya masih bermain dengan yang saat ini.

Fasilitas lengkap, tunjangan yang lebih dari cukup dan kesejahteraan atlet bulutangkis zaman sekarang lebih terjaga dibandingkan ketika dirinya masih membela nama bangsa Indonesia. Pria yang dijuluki dengan King of smash tersebut bahkan tidak seharusnya prestasi atlet bulutangkis saat ini kalah dengan era sebelumnya dengan segudang fasilitas tersebut.

“Fasilitas yang nyaman, makan enak seharusnya saat ini prestasi bulutangkis Indonesia gak kalah dengan era sebelumnya. Waktu itu saya ingin tidur dengan ac saja tidak bisa. Tempat latihan yang harus gantian dengan operasional pabrik rokok dan cuma 2 lapangan,” cerita legenda kelahiran Kudus, 28 Februari 1956 itu, di Kudus hari Kamis (7/9).

King menambahkan meskipun saat itu dirinya tidak digaji namun dengan bermain dan menjadi juara mewakili bangsa Indonesia di kancah internasional sudah merupakan kebanggaan dan nilai tersendiri baginya.

“Zaman saya gak digaji seperti sekarang tapi bagi saya membela dan mengharumkan bangsa Indonesia di luar negeri saja merupakan kebanggaan tersendiri bagi saya,” imbuh King yang juga pernah membintangi film Sakura Dalam Pelukan tersebut.

Mulai lunturnya prestasi sektor tunggal bulutangkis Indonesia ini membuat hati Liem Swie King tergerak untuk memberikan sumbangsihnya. King pun menjadi sukarelawan dengan menjadi tim pencarian bakat dalam final audisi PB Djarum 2017 yang dihelat di GOR Jati PB Djarum, Kudus Jawa Tengah yang berlangsung dari tanggal 8-10 agustus 2017 untuk mencetak atlet bulutangkis berprestasi yang handal di masa depan. (luky)

Berita Klub Lainnya