Berita > Berita > Klub

Para Pebulutangkis Belia Siap Sajikan Pertarungan Sengit

Jumat, 08 September 2017 12:33:16
883 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah siap menjadi saksi lahirnya calon-calon bintang baru di cabang bulu tangkis. Sebanyak 139 pebulutangkis muda akan saling bersaing dalam tahap final dari rangkaian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis yang mulai berlangsung hari ini (Jumat, 08/09).

Tahap final ini akan mempertemukan para peraih Super Tiket dari Pekanbaru, Banjarmasin, Manado, Cirebon, Solo Raya, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus. Mereka adalah talenta terbaik yang dihasilkan kota-kota tersebut.

Christian Hadinata, Ketua Tim Pencari Bakat PB Djarum, meyakini bahwa para peraih super tiket ini akan bertarung habis-habisan pada tahap final. Ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bagi mereka yang sudah terpilih di kota asal Audisi Umum mereka.

“Mengenai bakat, sudah menjadi perhatian kami di PB Djarum sejak awal Audisi Umum ini dilaksanakan. Namun yang terpenting adalah semangat pantang menyerah dan mentalitas juara. Kombinasi dari bakat dan mental juara inilah yang kami cari,” papar juara All-England 1972, 1973, dan 1979 ini.

Tahap final ini akan berlangsung selama tiga hari hingga hari Minggu (10/08) nanti. Pada hari pertama, setelah melakukan proses daftar ulang, masing-masing peserta akan mendapat kesempatan bertanding sebanyak dua kali. Ini menjadi dasar penilaian bagi mereka apakah berhak bertanding di hari selanjutnya atau tidak.

Kemudian di hari kedua, Sabtu (9/9), atlet-atlet muda ini akan bertanding sebanyak satu kali. Peserta akan kembali dinilai dan ditentukan lolos atau tidaknya mereka ke tahapan selanjutnya yang akan berlangsung pada sore harinya.

Setelah itu, sampailah peserta ke tahap akhir yang akan berlangsung pada hari Minggu. Di sini mereka akan menjalani pertandingan terakhir, sebelum pelatih PB Djarum memutuskan siapa saja yang lolos ke tahap karantina.

Peserta yang lolos akan menjalani masa karantina mulai tanggal 10 sampai 16 September mendatang. Mereka akan menjalani kehidupan asrama di PB Djarum.

“Penilaian kami tidak hanya dari kalah atau menang saja, kami juga akan menilai kelebihan teknik mereka apakah itu footwork, pukulan, tenaga, atau stamina. Tetapi kami juga mempertimbangkan daya juang, ditambah juga potensi mereka untuk bisa berkembang atau tidak, kami juga membandingkan kualitas peserta yang seusia mereka dengan atlet kami yang sudah berada di Kudus,” ujar Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi.

“Dalam karantina ini, akan dilihat bagaimana kedisiplinan dan kehidupan mereka sehari-hari. Apakah mereka memiliki konsistensi semangat dalam keseharian mereka. Sebenarnya waktu karantina ini relatif pendek, tetapi ini cukup untuk menjadi indikasi awal untuk memilih atlet mana yang nantinya akan berhak untuk mendapat beasiswa bulutangkis,” jelas Fung.

Jika lolos dari tahap karantina, maka resmi sudah para peserta menjadi atlet PB Djarum. Mereka akan mendapatkan pelatihan dari pelatih-pelatih berkualitas untuk kemudian digembleng menjadi pebulutangkis hebat. Selain itu, para atlet belia ini juga akan mendapatkan fasilitas terbaik dan kesempatan bertanding di berbagai turnamen nasional maupun internasional.

Selamat bertanding, para talenta muda! (ivan)

Berita Klub Lainnya