Berita > Artikel

Talenta dan Karakter

Minggu, 05 November 2017 08:00:15
2745 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tiara Rosalia Nuraidah sukses membawa pasangan juniornya, Febriana Dwipuji Kusuma, ke final USM Flypower Indonesia International Challenge 2017, dan berakhir dengan gelar juara di tangan. Debut Tiara berpasangan dengan pemain junior ini menarik untuk dibahas. Pencapaian ini bahkan melebihi pasangan baru lainnya yang lebih tenar dan dijagokan yakni Nitya Krishinda Maheswari/ Yulfira Barkah.

Nitya/Yulfira yang menempati unggulan lima pada ajang yang berlangsung pekan lalu di GOR USM Semarang, terhenti di babak perempat final saat menghadapi pasangan muda, Mychelle Crhystine Bandaso/ Marsheilla Gischa Islami. Nitya/Yulfira harus mengakui kemenangan duet Mychelle/ Marsheila lewat pertarungan rubber game 21-14, 14-21 dan 17-21.

Gelar juara dikantongi Tiara/ Febriana setelah di laga final kejuaraan berhadiah total USD 20,000 ini berhasil mengalahkan pasangan muda Indonesia lainnya, Agatha Imanuela/ Siti Fadia Silva Ramadhanti, yang merupakan unggulan empat. Tiara/Febriana yang menempati unggulan delapan ini menang dua game langsung 21-19 dan 21-18.

Dengan melihat prestasi Tiara saat junior, tidak bisa dipungkiri, dia adalah salah satu bibit paling berbakat yang dimiliki oleh Indonesia. Namun seiring dengan berjalannya waktu, talenta yang dimilikinya tidak dibarengi dengan kedewasaan karakter. Karir kurang berkembang, tidak fokus dan image yang tidak sejalan dengan prestasi.

Pengiriman Tiara ke kejuaraan bulutangkis sekelas International Challenge, berpasangan dengan junior yang relatif kurang tenar dan kejuaraan tersebut digelar di Semarang sepertinya menjadi wake up call tersendiri buat Tiara. Apabila pelatih memilihnya untuk ke Paris mengikuti turnamen French Open Superseries 2017, yang berlangsung di saat yang sama, bisa jadi efek wake up call tersebut tidak ada.

Welcome Tiara Reborn! (petebakar)

Berita Artikel Lainnya