Berita > Berita

Tembus Final, Ihsan Hadapi Momota

Sabtu, 11 November 2017 22:52:22
1130 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tanpa harus bersusah-susah payah, Ihsan Maulana Mustofa, berhasil mengantongi tiket final kejuaraan bulutangkis Macau Open Grand Prix Gold 2017. Laga semifinal yang dijadwalkan Sabtu (11/11), di Rua de Ferreira do Amaral, Macau, Ihsan seharusnya berhadapan dengan tunggal putra Malaysia, Zulfadli Zulkifli. Namun Zulkifli akhirnya memutuskan mundur karena mengalami cedera pada kaki kanannya.

“Lawan Ihsan tadi mengundurkan diri karena cedera pada kaki kanannya. Sebab kemarin waktu di delapan besar dia kepleset sehingga cedera di kakinya,” ungkap Irwansyah, pelatih tunggal putra, mengutip di situs resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

Hal ini pun menjadi keuntungan bagi tunggal putra besutan klub Djarum Kudus tersebut. Menurut Ihsan, ini bisa dimanfaatkannya untuk menyimpan energi jelang pertandingan di babak final hari Minggu (12/11).

“Alhamdulillah hal ini menguntungkan saya. Karena kemarin sempat lumayan menguras stamina juga habis lawan Wong Wing Ki,” ujar Ihsan.

Selanjutnya di final, Ihsan akan berhadapan dengan Kento Momota dari Jepang. Ihsan dan Momota sebelumnya pernah sekali berhadapan di Badminton Asia Team Championships 2016. Sayang saat itu Ihsan kalah dua game langsung dengan 17-21 dan 7-21.

“Untuk besok, saya mau main bagus saja. Dia kan pemain bagus, jadi nggak mudah dimatikan. Pasti banyak relinya. Siap capek saja,” kata Ihsan.

“Besok Ihsan melawan Kento Momota. Ihsan harus berani bermain cepat temponya dan mengontrol. Harus lebih sabar mainnya sampai menunggu kesempatan untuk mengambil poin. Yang paling penting Ihsan harus bermain lepas tanpa ada beban agar permainannya bisa keluar,” jelas Irwansyah menambahkan.

Selain Ihsan, satu tiket final di ajang kejuaraan berhadiah total USD 120,000 ini berhasil diamankan pasangan ganda putra, Ade Yusuf Santoso/ Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira. Ade/Wahyu lolos ke babak final setelah mengalahkan pemain Hong Kong, Or Ching Chung/ Tang Chun Man, dengan rubber game 16-21, 21-17 dan 21-12. Di partai puncak, Ade/Wahyu akan berhadapan dengan pemain Korea, Kim Won Ho/ Seung Jae Seo.

Di nomor ganda putri, pasangan Della Destiara Haris/ Tiara Rosalia Nuraidah tak berhasil melangkah ke babak final. Mereka harus puas terhenti sebagai semifinalis, setelah kalah dari unggulan delapan asal Tiongkok, Huang Yaqiong/ Yu Xiaohan, 18-21 dan 15-21. (*)

Berita Berita Lainnya