Berita > Berita

Tania/Vania Sabet Juara Ganda Putri

Sabtu, 02 Desember 2017 17:51:14
1199 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Tania & Vania

    ©Badmintonindonesia.org

  • Tania & Vania

    ©Badmintonindonesia.org

  • Podium Juara

    ©Badmintonindonesia.org

  • Tania & Vania

    ©Badmintonindonesia.org

Laga sengit tiga game akhirnya mengantarkan pasangan ganda putri Tania Oktaviani Kusuma/ Vania Arianti Sukoco naik ke podium juara Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2017 Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Gelar juara menjadi milik Tania/Vania setelah di partai final hari ini (Sabtu, 02/12) di GOR Sahabudin, Pangkalpinang, Bangka Belitung, mengalahkan pasangan Agatha Imanuela/ Siti Fadia Silva Ramadhanti. Tania/Vania menang dengan rubber game 20-22, 21-17 dan 21-17 dalam laga 1 jam 20 menit.

Kejar mengejar angka terjadi sejak laga dimulai. Tania/Vania yang tertinggal sempat menyamakan kedudukan diangka 20, namun sayang mereka akhirnya kehilangan game pembuka dengan 20-22. Sempat tertinggal di awal game pertama dengan 2-4, Tania/Vania kembali berhasil membalik keadaan jelang interval. Menyamakan angka dikedudukan 11, akhirnya Tania/Vania menutup game kedua dengan 21-17.

“Game pertama kami tegang, karena kami masih ada pikiran takut lagi untuk kalah kedua kalinya. Makanya ketat dan akhirnya harus kalah,” kata Tania usai laga, mengutip laman resmi PBSI.

“Di game kedua kami berusaha untuk melupakan hal itu dan fokus untuk bermain,” tambahnya.

Di game penentu, Tania/Vania berhasil terus memimpin perolehan angka. Mereka pun menutup pertandingan dengan 21-17 setelah bola pengembalian Agatha/Fadia melebar.

“Game ketiga lebih kepada menjaga fokus dan seling memberi semangat satu sama lain,” lanjut Tania.

Ini adalah pertemuan kedua bagi dua pasangan ini. Sebelumnya, Agatha/Fadia berhasil menghentikan langkah mereka di Indonesia International Challenge 2017. “Evaluasi dari kekalahan kemarin, kami kalah karena lengah. Kalau tadi kami sudah fokus dari awal, intinya nothing to lose, tidak memikirkan menang kalah yang penting main bagus,” ujar Vania.

Berhasil menyabet gelar juara, Tania/Vania pun mengaku bahwa hal ini sudah sesuai target mereka.

“Sesuai target, karena memang batal tampilnya greysia apriyani menguntungkan untuk kami dan kami makin optimis. Kalaupun mereka ada, kami tidak mau kalah sebelum bertanding,” lanjut Vania.

Saat dibahas mengenai target tahun depan, baik Tania maupun Vania menuturkan ingin bisa meraih gelar di turnamen yang lebih tinggi.

“Target tahun depan kan belum tau apakah dipanggil lagi di pelatnas, atau tidak. Inginnya bisa lebih baik lagi dan bisa juara GP (grand prix),” pungkasnya. (*)

Berita Berita Lainnya