Berita > Artikel > Sportainment

Sinyo yang out of the box, Kevin yang usil

Kamis, 21 Desember 2017 06:43:27
5098 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Prestasi fenomenal Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon yang ditorehkan sepanjang tahun 2017 kini tengah menjadi buah bibir dimana-mana. Tak cuma punya sederet prestasi membanggakan, tetapi penampilan mereka yang kece di lapangan dan di luar lapangan membuat Kevin/Marcus makin digandrungi penggemarnya.

Namun tak banyak yang tahu soal kehidupan mereka di luar lapangan. Keduanya pun jarang pamer kegiatan di dunia maya meskipun masing-masing memiliki akun sosial media. Tak heran jika para penggemar makin penasaran seperti apa sosok idola mereka di luar bulutangkis.

Di mata sang tunangan, Agnes Amelinda Mulyadi, Marcus adalah orang yang memang tak mau kalah. Marcus dan Kevin memang sangat terkenal dengan kegigihan mereka dalam menghadapi lawan, selalu tak mau kalah dari lawan. Seperti sering disebutkan oleh pelatih mereka, Herry Iman Pierngadi dan Aryono Miranat.

“Orangnya fleksibel dan happy terus. Sinyo (panggilan akrab Marcus) orangnya memang nggak mau kalah, bukan cuma di lapangan saja, di luar lapangan juga. Apalagi kalau debat, nggak mau kalah banget. Tetapi namanya cewek kalau sudah ngambek ya pasti ujung-ujungnya cowok yang salah, woman is always right, ha ha ha,” kata Agnes yang ditemui di Bandara Soekarno-Hatta saat acara penyambutan Kevin/Marcus, Senin (18/12) malam.

Ia juga menolak sang kekasih disebut romantis. Menurutnya, malah Marcus berbeda dari kebanyakan pria. Namun satu hal yang dikaguminya adalah Marcus menemui kedua orang tua Agnes dan meminta izin sebelum mereka pacaran.

“Romantis? Enggak banget. Mungkin mungkin ini bunga pertama yang saya terima dari Sinyo, selama pacaran dua tahun lebih,” kata Agnes seraya menunjukkan karangan bunga di tangannya yang ia terima dari sang tunangan. Bunga itu pun didapat Marcus saat disambut.

“Sinyo itu orangnya out of the box, kalau orang lain sukanya posting (di sosial media) pose ceweknya yang lagi cantik-cantik. Kalau dia enggak, postingnya yang saya lagi kelihatan ancur-ancur, ha ha ha,” canda Agnes yang berprofesi sebagai dokter.

Marcus juga kadang berdiskusi dengan perempuan yang akan dinikahinya April 2018 tersebut. Biasanya soal lawan yang akan ia hadapi di pertandingan.

“Malam sebelum final super series, Sinyo cerita kalau dia habis menonton pertandingan Liu (Cheng)/Zhang (Nan). Katanya mereka smash nya tajam dan lawannya langsung ‘mati’. Dia cuma bilang begitu saja sih, Sinyo memang seolah tidak pernah takut sama lawan-lawan yang bakal dia hadapi,” ungkap Agnes.

Berbeda dengan Marcus yang sudah punya gandengan, Kevin mengaku masih single. Hal ini diiyakan orang-orang terdekat Kevin seperti sang pelatih, Herry IP, dan teman sekamar Kevin di asrama pelatnas Cipayung, Muhammad Rian Ardianto.

“Setahu saya sih Kevin belum punya pacar, biasanya kalau anak ganda putra kalau punya pacar suka dikenalin sama tim,” kata Herry mengutip di situs resmi PBSI.

Herry yang dijuluki ‘Pelatih Naga Api’ ini mengatakan tak melarang atlet-atletnya berpacaran. Namun ada aturan-aturan yang menurutnya tak boleh dilanggar.

“Soal pacaran itu hak pribadi atletnya, tetapi saya pantau juga dong. Selama tidak ganggu jadwal latihan, tidak ganggu pertandingan, apalagi kalau banyak ngatur, minta jemput, anter kesana kemari, wah susah kalau begitu. Yang bagus itu kalau yang mendukung, mereka harus mengerti profesi atlet itu tanggung jawabnya seperti apa, harus pintar-pintar mengatur waktu,” jelas Herry.

“Istilahnya kan tim ini keluarga, atlet kan jauh dari orangtua. Saya sebagai pelatih tidak mau mereka salah pergaulan, apalagi sekarang sudah banyak uang, cewek mana sih yang nggak mau deket sama mereka?” pungkas Herry.

Sementara itu, jawaban Rian pun senada dengan sang pelatih.

“Setahu saya sih Kevin sekarang nggak punya pacar. Kalau lagi di kamar pun dia nggak pernah ngobrol soal cewek. Kalau telponan sih paling sama orang tuanya, sama temannya atau sama mas Igo (driver PBSI), ha ha ha,” ucap Rian.

Penampilan Kevin/Marcus di lapangan memang selalu menarik untuk disaksikan, tak cuma tontonan skill mereka yang unik yang luar biasa, namun tak jarang kita menyaksikan aksi-aksi non teknis yang intimidatif kepada lawan.

“Menurut saya apa yang dilakukan mereka di lapangan itu masih tahap wajar kok asal tidak melanggar norma-norma yang berlaku. Diambil sisi positifnya, ini bisa menjadi nilai plus buat mereka, membuat mereka jadi lebih garang, lebih berani di lapangan. Tidak semua pemain bisa begitu,” kata Herry.

“Sikap seperti ini menunjukkan kalau mereka bisa menikmati permainan, jadi ekspresinya bisa lepas. Kalau ditahan-tahan kan nanti mainnya nggak keluar. Lagi pula style mereka begini kan ditunjang dengan prestasi, kalau tidak berprestasi ya buat apa?” tambahnya.

Lebih lanjut dituturkan Herry, Kevin dan Marcus sangat berbeda jika sudah diluar lapangan. Mereka adalah pribadi yang bersahaja.

“Kalau ada yang bilang arogan, ya itu kan cuma kelihatannya saja di lapangan, padahal tidak begitu. Kevin itu jangan diganggu, kalau diusik duluan pasti dia akan membalas ke lawannya. Kevin kalau di luar lapangan orangnya baik dan sopan kok, normal saja seperti yang lain,” ungkap Herry.

“Sinyo ini lebih matang, karena dia lebih dewasa. Pribadinya pun kalem dan tenang, beda-beda sedikit dengan Hendra (Setiawan) dan (Mohammad) Ahsan,” tambah Herry.

Kevin, pemain kelahiran Banyuwangi, 2 Agustus 1995 ini juga terkenal usil. Pribadi ini seolah cocok dengan aksi-aksi Kevin di lapangan yang seolah ‘mengerjai’ lawannya.

“Saya dengar dulu waktu kecil di Banyuwangi memang dia usil, dari kecil,” kata Herry.

“Wah emang iseng banget orangnya. Kadang kalau saya lagi main game di kamar, dia suka mencet-mencet tombol stick game saya supaya saya kalah,” cerita Rian.

Kevin/Marcus telah mencatat rekor baru sebagai pasangan ganda putra pertama yang berhasil meraih tujuh gelar super series dalam setahun. Keduanya juga makin kokoh berdiri di puncak rangking dunia. (*)

Berita Sportainment Lainnya