Berita > Berita > Klub

PB KAYP1, Kami Yakin Pasti Nomor 1

Sabtu, 23 Desember 2017 20:37:21
3070 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • PB KAYP1

    ©Bulutangkis.com

  • GOR PB KAYP1

    ©Bulutangkis.com

  • Haji Deden bersama atlet & orang tua atlet

    ©Bulutangkis.com

Ada kebanggaan tersendiri bagi atlet-atlet muda PB KAYP1 berlatih di klub bulutangkis yang baru berumur 3 tahun ini. Kini mereka tak lagi harus menumpang berlatih di gedung bulutangkis, tapi kini mereka telah memiliki gedung bulutangkis yang cukup mentereng sebagai 'home base' klub.

Tiga tahun lalu PB Kayp1 hanyalah sebuah klub kecil yang dilatih Suradi di GOR Taman Yasmin, Bogor. Awalnya, sebelum klub terbentuk, Suradi hanya melatih anaknya sendiri, kemudian beberapa orang tua yang tertarik dengan kepelatihan Suradi menyerahkan anaknya untuk dilatih Suradi.

Adalah Haji Deden Subarjat, salah satu orang tua yang menyerahkan anaknya untuk dididik bulutangkis yang mengajak Suradi membentuk klub bulutangkis sebagai wadah resmi agar kedepannya anak-anak didik memiliki klub resmi. Gayung bersambut, PB KAYPI pun terbentuk dan resmi berlatih setiap harinya di GOR Bulutangkis Taman Yasmin Bogor.

Setahun berjalan, PB Kaypi yang diambil dari nama perusahaan milik Haji Deden, pengusaha yang bergerak di bidang logistik ini pun mulai dikenal masyarakat Bogor dan sekitarnya. Anak didik yang berlatih pun mulai bertambah. Tahun 2015 saat ajang Kejurkot Pengkot PBSI Bogor, PB Kaypi belum bisa berbicara di kancah bulutangkis kota Bogor. Namun setahun berikutnya, anak-anak didik PB Kaypi pun merajai ajang Kejurkot PBSI Kota Bogor menyabet juara umum. Sebuah jerih payah yang tak sia-sia di dalam usia klub yang baru seumur jagung.

PB Kaypi pun menjelma mengganti nama klub yang terdengar lebih populer dan kekinian, PB Kayp1. Huruf “i” di akhir diganti dengan nomor 1.

“Kita ganti agar anak-anak didik kita semakin termotivasi untuk berlatih bulutangkis dan berprestasi,” ungkap Haji Deden dalam satu obrolan dengan Bulutangkis.com.

“PB Kayp1, artinya Kami Yakin Pasti Nomor 1,” Haji Deden menjelaskan. "Ini cara kami memompa motivasi atlet-atlet agar mereka percaya diri," tambahnya.



Tak hanya membentuk klub bulutangkis, Haji Deden yang juga mencintai bulutangkis punya rencana jangka panjang terhadap klub yang dibentuknya. Sebuah gedung bulutangkis dengan empat lapangan kini telah berdiri mentereng di desa Cilubang Nagrak, Kelurahan Situ Gede, Bogor.

Peresmian gedung bulutangkis pun ditandai dengan menggelar kejuaraan bulutangkis dengan titel “KAYP1 Exhibition 2017” dengan total hadiah Rp 50 juta pada pertengahan November lalu. Kejuaraan bulutangkis kelompok umur ini hanya dikususkan pada nomor usia dini, anak-anak, pemula dan remaja, dan tak memungut biaya pendaftaran. Peserta kejuaraan boleh dibilang cukup menggembirkan. Ada sejumlah 860 atlet pun berdatangan, yang tak hanya dari kota Bogor dan sekitarnya saja, tapi juga diraimaikan atlet-atlet muda dari kota-kota lain di Pulau Jawa. Begitu juga dari luar Pulau Jawa, bahkan ada peserta dari luar negeri yang turut meramaikan.

PB Kayp1 saat ini melatih 25 orang atlet muda yang berlatih di kelas regular. Selain kelas regular, PB Kayp1 juga telah membuka kelas diklat dengan jumlah anak didik sebanyak 35 orang. Teguh menjadi penangung jawab kepala pelatih dibantu Bela dan Leo, serta tiga orang asisten pelatih yaitu Maman, Yopi dan Winarno.

“Ternyata antusias masyarakat cukup tinggi untuk berlatih bulutangkis, sementara ini kita masih berlatih di GOR Taman Yasmin untuk kelas regular, sedangkan atlet diklat berlatih di gor utama di desa Cilubang Nagrak,” jelas Haji Deden.

“Selain itu kami juga telah membuka cabang di kota Bandung dan Purwarkarta,” pungkas Haji Deden.

Ternyata kecintaan bulutangkis di Tanah Air bagaikan kucuran air yang tak ada habisnya. Semoga harapan dan kecintaan bulutangkis Haji Deden Subarjat bisa membawa hasil yang positif bagi kemajuan bulutangkis Indonesia, khususnya di kota Bogor. (fk)

Berita Klub Lainnya