Berita > Berita

Kembali ke Top 20, Target Ihsan di 2018

Kamis, 11 Januari 2018 07:51:01
1300 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Ihsan Maulana Mustofa berharap dirinya bisa kembali ke jajaran rangking Top 20 dunia. Peringkat Ihsan merosot tajam hingga ke posisi 47 dunia saat ini, padahal September 2016, Ihsan sempat menduduki rangking 17 dunia. Sederet cedera yang menghantuinya di sepanjang tahun 2017 yang membuat peringkatnya merosot.

Pemain tunggal putra pelatnas ini mengalami cedera engkel, cedera pinggang dan cedera otot perut. Hal ini menyebabkan nama Ihsan harus dicoret dari beberapa turnamen di tahun 2017 demi memaksimalkan penyembuhan cederanya.

“Semoga sampai akhir tahun 2018 ini saya bisa balik lagi ke Top 20,” ujar Ihsan mengutip di situs resmi PBSI, Badmintonindonesia.org.

Mengawali tahun 2018, Ihsan berlaga di ajang Thailand Masters 2018. Ia memenangkan duel melawan wakil India, Abhishek Yelegar, dengan skor 23-21 dan 21-6 hari Rabu (10/01) di Bangkok, Thailand..

Pertarungan di game pertama dan game kedua memang sangat berbeda. Di game pertama, Ihsan sempat ketinggalan 12-16. Namun saat berhasil menyamakan kedudukan 16-16, Ihsan mengambil alih kontrol permainan.

“Di game pertama, saya banyak melakukan kesalahan sendiri. Saat itu saya juga merasa kurang enjoy mainnya. Berbeda dengan di game kedua, saya lebih menikmati permainan dan jadi lebih yakin,” ujar Ihsan saat dihubungi di Bangkok.

“Soal lawan di babak kedua, saya hanya berharap saya bisa main bagus dulu,” ujar Ihsan yang akan berhadapan dengan Cao Cuong Pham dari Vietnam.

Selain Ihsan, tiga tunggal putra Indonesia lainnya, Panji Ahmad Maulana, Firman Abdul Kholik dan Tommy Sugiarto melaju ke babak kedua. Panji mengalahkan wakil tuan rumah, Thammasin Sitthikom, dengan skor 21-19 dan 21-19. Sedangkan Firman menghentikan pemain Denmark, Kim Bruun, dengan skor 21-11, 20-22 dan 21-19. Dan Tommy juga menyusul ke babak dua usai menaklukkan wakil Prancis, Lucas Corvee dua game langsung 21-13 dan 21-14.

Sayangnya langkah Dionysius Hayom Rumbaka harus berakhir setelah tak dapat melanjutkan laganya di game ketiga melawan wakil Jepang, Hashiru Shimono. Hayom mengundurkan diri dari arena pertandingan saat kedudukan 18-21, 21-13 dan 7-15.

Dari sektor ganda, pasangan unggulan pertama, Berry Angriawan/ Hardianto, mesti kerja keras di babak pertama saat menghadapi ganda Hong Kong, Chang Tak Ching/ Yeung Ming Nok. Kemenangan tiga game akhirnya diraih Berry/Hardi dengan skor 21-12, 14-21 dan 21-16.

Sedangkan pasangan ganda putri Rizki Amelia Pradipta/ Della Destiara Haris menang mudah atas wakil tuan rumah, Suchanya Kanchanasaka/ Kornkamon Sukklad dua game langsung, 21-14 dan 21-9. (*)

Berita Berita Lainnya