Berita > Berita

Jung Jae Sung, Meninggal di Usia 35 Tahun Akibat Serangan Jantung

Minggu, 11 Maret 2018 07:28:29
1696 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Current
Komunitas bulutangkis dunia berkabung saat Jung Jae-sung, pebulutangkis Korea Selatan dikabarkan meninggal dunia Jae-sung peraih All England dua kali berpasangan dengan Lee Yong-dae.

Jae-sung yang berusia 35 tahun, dilaporkan meninggal karena serangan jantung di rumahnya hari Jumat (9/3) di Suwaon, mengutip koran Sport Korea - Sports Hankook.

Jung Jae Sung lahir di Jeonju, Jeollabuk-do, Korea Selatan, pada 25 Agustus 1982. Ia mulai bermain badminton sejak usia 7 tahun dan baru masuk ke tim nasional junior Korea pada tahun 2000. 

Berpasangan selama enam tahun, Jae-sung dan Yong-dae mengoleksi sejumlah gelar bergengsi. Naik ke podium All-England dua kali (2008 dan 2012), tiga gelar Korea Open (2007, 2010, 2011). Dan menyabet perunggu Olimpiade London 2012 dengan mengalahkan ganda Malaysia, Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong 23-21 dan 21-10.

Pasangan ini juga meraih dua perak di Kejuaraan Dunia di Kuala Lumpur (2007) dan Hyderabad (2009) dan perunggu di London (2011).

Di Asian Games, pasangan ini meraih medali perunggu di Doha (2006) dan Guangzhou (2010). Dan ikut membawa Korea Selatan meraih perak di nomor beregu pada dua ajang olahraga bergengsi Asia di tahun yang sama.



Jae-sung dan Yong-dae memenangkan medali emas Kejuaraan Asia di Johor Bahru, Malaysia pada tahun 2008. Pasangan ini juga memenangkan medali perak di kejuaraan yang sama di Hyderabad pada tahun 2005.

Sebelum mengakhiri karir profesionalnya sebagai pebulutangkis usai Olimpiade London, Jae-sung dan Yong-dae telah memenangkan 18 gelar Superseries.

Tak lagi menjadi pebulutangkis nasional Korea Selatan, karir bulutangkis Jae-sung masih berlanjut di Tim Badminton Samsung Electromechanics.

Jae-sung menikah dengan Choi Ah-ram, seorang pebulutangkis elit Korea Selatan. Pasangan itu memiliki dua anak.

Asosiasi Bulutangkis Asia menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada Ah-ram dan seluruh keluarga atas meninggalnya Jae-sung yang mendadak.

''Dia adalah seorang pebulutangkis yang ramah dan dihormati oleh semua orang di dalam dan di luar atena. Jae-sung adalah sosok teladan untuk semua orang yang terlibat dalam olahraga antar-jemput,'' kata Kenny Goh, wakil direktur Asosiasi Bulutangkis Asia. (*)

Berita Berita Lainnya