Berita > Artikel > Sportainment

Siapa komentator bulutangkis favoritmu?

Rabu, 16 Mei 2018 12:16:16
10640 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Yuni Kartika & Greysia Polii

  • Broto Happy & Rudy Hartono

Tanpa komentator yang mendampingi kita saat menonton siaran live pertandingan bulutangkis di stasiun televisi pastilah terasa hambar.

Saat ini sederetan mantan atlet bulutangkis ataupun wartawan olahraga menjadi komentator di televisi. Sebut saja, nama-nama yang kerap kita lihat seperti, Candra Wijaya, Luluk Hadiyanto, Sigit Budiarto, Ivana Lie, Yuni Kartika, Broto Happy, Daryadi, Ricky Soebagja, Tri Kusharyanto, Bellaetrix Manuputty. Apakah ada nama yang terlewatkan?

Siapa nih komentator favoritmu? Sebut juga alasanmu memilihnya jadi komentator favoritmu?

Semoga memberikan penilaian yang positif, setidaknya bisa memberikan perbaikan buat sang komentator.

Demikian satu thread di forum diskusi diposting @ngistora beberapa waktu lalu. Jika penasaran lihat diskusinya, silakan klik disini.

Mari kita lihat beberapa postingan di forum diskusi yang memberikan penilaian terhadap komentator yang ada.

“Saya lebih percaya ke yang mantan atlet demi objektivitas dan ulasan teknis selama mengomentari pertandingan. Mungkin untuk saat ini Bung Luluk Hadiyanto dan Ricky Subagja.” @badminton-holic.

“Kalo saya tetep bang Broto Happy, selain pembawaannya enak, bahasanya juga nyambung, penguasaan materinya juga oke. Ulasan ulasannya juga keren...!!” @Redza.

“Suka Gillian Clark, tapi kasihan yang, maaf ya, yang gak bisa english, hehee. Kurang cerewet aja menurut ane,kerasa sepi banget kalau dibandingin komentator asal Indonesia,” @Ank.

“Mbok dicontoh seperti Oma Gil yang nadanya tetap enak, karena kalau sekadar info angka atau info melakukan smash kan secara visual juga sudah kelihatan. Dua orang yang saya suka ketika memberikan ulasan tapi suka terganggu dengan intonasinya ini adalah Mas Luluk dan Mas Broto. Khusus Luluk, sesungguhnya saya sangat menyukai komprehensifnya ulasan dia,” @moemoe.

“Broto Happy dan Yuni Kartika. Kalau sepanjang masa (termasuk host) ya, Bung Sambas. Ha ha ha,” @arifzai.

“Gillian Clark. Berkualitas banget. Gak nyerocos aja sepanjang pertandingan. Suka kasih info-info detail pemain yang sedang bertanding. Dia kasih info dari mana asalnya pemain-pemain yang bertanding, baik pemain Indonesia, Cina, Jepang, Denmark, dan lain-lain. Kasih info rekor H2H, serta trend penampilan pemain tersebut melalui info beberapa pertandingan terakhir,” @ff-ff.

“Sambas, komentator jaman saat anak kecil tahun 80an kepingin jadi juara dunia. Dia menjadikan yang nonton tv serasa ikut di lapangan,” @Jigijuga.

“Kalau mbak Yuni OK karena dia ndak selalu ngomong, buat yang gak terlalu suka komentator yang ngomong terus mbak Yuni paling ideal, tata bahasanya juga enak,” @Hellodianafi.

“Maaf ya sudah pasti Gillian Clark. Gak ada yang lain. Tapi kalau disuruh pilih produk lokal, mungkin Yuni Kartika is the best. Kenapa? Semua komentator laki-laki selalu mengkomentari pemain laki-lakinya saja kalo main di XD. Ini gak di pungkiri. Tapi kalau Yuni Kartika, dia akan bahas keduanya,” @Meichan.

“Generasi 80an tinggal sedikit mas yang disini. Ha ha. Kalau saya tetaplah Sambas (sudah di atas) kalau eranya sepanjang masa. Jadi ya gak banyak yang kenal Sambas. Kalau bagi angkatan 80an, Sambas tak ada duanya. Suaranya yang ngebas, informatif dan selalu mengajak penonton berdoa untuk kemenangan pemain Indonesia. Jadi kita tak hanya menikmati pertandingan namun bersama-sama mendoakan kemenangan pemain kita,” @arifzai.

“@arifzai, hahaha Pak Sambas keren sekali ya kalau menjadi komentatornya. Kalimat Saudara-saudara... dan mengajak penonton berdoa untuk kemenangan Indonesia adalah yang paling berkesan buat saya. Mendengarkan Beliau dari zaman Rudi Hartono berjaya, Vera/Imelda juara All England, sampai Thomas Cup 1982 yang kita kalah sama China ya sepertinya,” @moemoe.

“Iya, ngangenin. Barusan searching, Pak Sambas ternyata meninggalkan warisan budaya yang cukup terkenal, yaitu lagu Manuk Dadali dan Peuyeum Bandung. Tapi memang yang paling populer kalimat pembukanya saudara-saudara.He he he,” @arifzai

“Penyiar favorit sepanjang masa Sambas, suaranya khas dan ngangenin, baik di tivi maupun di radio. Inget banget, Japan Open yang mainnya pagi hari, biasa disiarkan sama RRI, dan kita jadi memiliki imajinasi sendiri-sendiri bagaimana menterjemahkan komentarnya Sambas terhadap permainan Susy Susanti dari radio,” @chemile.

Penasaran dengan suara Sambas. Boleh simak video di bawah ini yang dishare @moemoe dari Youtube. (*)


Berita Sportainment Lainnya