Berita > Berita

Momota: “Banyak suporter disini yang mendukung”

Minggu, 08 Juli 2018 07:24:11
967 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kento Momota melaju ke babak final Blibli Indonesia Open 2018. Pebulutangkis asal Jepang itu sukses menggasak eks pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei asal Malaysia pada babak semifinal.

Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (07/07), tunggal putra peringkat delapan dunia itu menang dua game langsung, 23-21 dan 21-12 dalam waktu 52 menit.

Kemenangan ini sekaligus menjadi revans bagi Kento yang dipecundangi Lee di final Malaysia Open minggu lalu. Rekor pertemuan kedua pemain pun menjadi imbang 2-2.

Bukan perkara mudah mengalahkan Lee. Kepercayaan dirinya sedang tinggi untuk meraih back to back champions. Itu dibuktikan ketika Lee sempat unggul 11-5 sebelum jeda interval game pertama. Namun, perubahan strategi yang dilakukan oleh Kento ternyata mampu membalikkan keadaan.

“Ini merupakan pertandingan yang berat. Saya senang bisa menang,” kata Kento.

“Saya bermain bertahan di awal set pertama karena Lee memiliki serangan yang luar biasa. Namun, saya malah ketinggalan. Setelah itu, saya mulai sering menyerang, lalu berhasil mendapatkan poin demi poin hingga akhirnya mengejar,” lanjutnya.

Bagi Kento, keberhasilan lolos ke final membuka peluang baginya untuk mengulang hasil manis di Indonesia seperti tiga tahun silam. Kala itu, pebulutangkis 24 tahun sukses naik podium tertinggi di ajang Indonesia Open 2015.

“Tentu saya sangat senang bisa kembali bermain di Indonesia. Apalagi, saat ini semakin banyak suporter disini yang mendukung saya. Hal ini menambah keyakinan saya dalam bermain,” ucap Kento.

Dengan hasil ini, Kento akan menantang unggulan satu, Viktor Axelsen dari Denmark di babak final. Viktor ke final usai menaklukkan andalan Tiongkok, Shi Suqi dengan rubber game 18-21, 21-14 dan 21-11.

Menilik rekor pertemuan kedua pemain, wakil Jepang menang tujuh kali dalam delapan pertemuan. Satu-satunya kekalahan Kento dari Viktor terjadi tahun 2014 di ajang Jerman Open.

“Setelah ini saya ingin mengistirahatkan badan dulu. Saya tahu, Viktor merupakan lawan yang berat. Karena itu, saya butuh istirahat supaya bisa tampil maksimal melawan dia,” pungkas Kento.

Di sisi lain, kegagalan melangkah ke final turnamen berhadiah total USD 1,250,000 membuat Lee gagal melewati capaian Taufik Hidayat di ajang Indonesia Open. Keduanya sama-sama mengoleksi enam gelar juara di turnamen ini.

“Ini bukan terakhir kali saya turunbermain di turnamen ini. Saya akan coba lagi tahun depan,” kata Lee yang kemudian disusul oleh tawa dari jurnalis yang hadir pada acara konferensi pers selepas laga. (jhs)

Berita Berita Lainnya