Berita > Berita

Langkah Greysia/Apriyani Dihadang Jepang

Sabtu, 04 Agustus 2018 13:55:32
1087 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • Greysia & Apriyani

    ©Badmintonindonesia.org

  • Greysia & Apriyani

    ©Badmintonindonesia.org

Sukses membungkam wakil tuan rumah Chen Qingchen/ Jia Yifan, Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, berakhir langkahnya di ajang World Championships 2018 hari ini (Sabtu, 4/8) di Nanjing, Tiongkok.

Pada laga semifinal yang berlangsung di Youth Olympic Sports Complex, Greysia/Apriyani dikalahkan ganda putri Jepang, Mayu Matsumoto/ Wakana Nagahara. Mereka kalah dua game langsung dengan skor 12-21 dan 21-23.

Kekalahan ini memastikan Indonesia membawa pulang satu medali perunggu. Greysia/Apriyani satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil melangkah hingga babak semifinal.

Bagi Greysia/Apriyani, menghadapi Matsumoto/Nagahara merupakan perjumpaan pertama. Di game pertama, Greysia/Apriyani masih menyesuaikan diri dengan pola permainan lawan yang menyerang. Serangan-serangan Matsumoto/Nagahara begitu menyulitkan Greysia/Apriyani sehingga banyak poin diraih Matsumoto/Nagahara di game pertama, permainan Greysia/Apriyani sulit berkembang.

Di game kedua, Greysia/Apriyani mulai menemukan pola permainan yang sesuai. Greysia/Apriyani sempat balik memimpin 14-12 di game kedua. Namun konsistensi pasangan Jepang ini memang patut diacungi jempol. Meskipun pertahanan mereka sempat diacak-acak oleh Greysia/Apriyani, namun Matsumoto/Nagahara tetap berusaha mengontrol keadaan dan keluar dari tekanan.

Peluang kembali terbuka saat Greysia/Apriyani memaksakan terjadinya setting pada kedudukan 20-20. Lagi-lagi serangan-serangan Matsumoto/Nagahara yang begitu bertubi-tubi menyulitkan pasangan Indonesia.

"Kami selalu keduluan serangan lawan, saat sudah berhasil balik menekan, mereka tetap siap. Pada game kedua, mereka terlihat agak goyang, tapi mereka bisa balik siap lagi. Hari ini memang kami kurang tenang dalam mengembalikan bola," tutur Greysia usai pertandingan, mengutip email Badmintonindonesia.org dari Nanjing siang ini.

"Matsumoto/Nagahara bermain cepat, pukulan mereka kencang. Pola main mereka agak beda dengan pasangan Jepang yang lainnya yang masih ada lob panjang, kalau mereka langsung menyerang terus," tambah Apriyani.

"Kami minta maaf karena kami main tidak seperti ekspektasi masyarakat Indonesia, pengurus PBSI, pelatih, bahkan ekspektasi diri kami sendiri. Kami coba untuk introspeksi kekurangan kami, jadi juara memang harus melewati banyak tahap," ujar Greysia lebih jauh.

Dengan hasil ini, Jepang memastikan medali emas ganda putri di World Championships 2018. Di final besok (Minggu, 5/8), Matsumoto/Nagahara akan bertemu sesama pasangan Jepang, antara Yuki Fukushima/ Sayaka Hirota atau Shiho Tanaka/Koharu Yonemoto. (*)

Berita Berita Lainnya