Berita > Berita

Susy Susanti: ''Saatnya Kevin/ Marcus memperbaiki diri''

Sabtu, 04 Agustus 2018 23:32:21
2207 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Target satu emas, tak berhasil diraih Indonesia pada ajang World Championships 2018. Skuad Merah Putih hanya bisa meraih satu medali perunggu lewat pasangan ganda putri Greysia Polii/ Apriyani Rahayu.

Duet Greysia/Apriyani menjadi satu-satunya skuad Indonesia yang berhasil menembus babak seminal kejuaraan yang berlangsung di Nanjing, Tiongkok. Sayangnya, langkah Greysia/Apriyani dihentikan ganda Jepang, Mayu Matsumoto/ Wakana Nagahara dengan skor 12-21 dan 21-23.

Melesetnya target yang ingin dicapai tak terlepas dari kegagalan pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon yang menjadi andalan di ganda putra. Langkah Kevin/Marcus dihentikan ganda Jepang, Takeshi Kamura/ Keigo Sonoda di perempat final dengan skor 19-21 dan 18-21.

"Hasil ini memang tidak sesuai dengan target kami yaitu satu gelar juara. Saya sebagai Kabid Binpres dan manajer tim minta maaf kepada masyarakat Indonesia karena belum bisa memberikan hasil terbaik," ujar Susy kepada Badmintonindonesia.org.

"Kami tentunya sedih dan kecewa dengan hasil ini, tetapi kami harus bangkit dan bekerja keras lagi untuk pertandingan berikutnya, terutama Asian Games yang sudah di depan mata," tambah Susy.

Sektor ganda putri menjadi sektor yang mengirim wakil terbanyak ke perempat final dengan tiga wakil yaitu Greysia/Apriyani, Rizki Amelia Pradipta/ Della Destiara Haris dan Anggia Shitta Awanda/ Ni Ketut Mahadewi Istarani. Menanggapi hal ini, Susy mengapresiasi perjuangan tim ganda putri.

"Saya melihat progres di sektor ganda putri dari segi teknik permainan. Hanya sayang masih kurang di power, fisik dan ketahanan dan kesabaran dalam melawan pasangan Jepang. Semoga di Asian Games bisa memberikan hasil yang lebih baik lagi," kata Susy.

Tiga wakil ganda putri Indonesia harus takluk di tangan wakil Jepang. Rizki/Della dikalahkan Koharu Yonemoto/Shiho Tanaka, 21-17, 12-21 dan 15-21. Sedangkan Anggia/Ketut ditundukkan unggulan kedua, Yuki Fukushima/ Sayaka Hirota, 17-21 dan 15-21.

Sementara itu, Susy juga menilai bahwa Kevin/Marcus harus mengevaluasi pola permainan mereka yang mulai terbaca oleh lawan.

"Lawan-lawan sudah mempelajari permainan cepat mereka, saatnya Kevin/Marcus memperbaiki diri, tidak boleh lengah dan cepat puas. Kevin/Marcus harus fokus mengatur irama permainan sejak awal dan berusaha agar pola mereka tidak mudah terbaca lawan," ujar Susy. (*)

Berita Berita Lainnya