Berita > Berita > Klub

Audisi Umum Cirebon di Mata Lukman Hakim

Selasa, 07 Agustus 2018 12:46:05
950 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 yang berlangsung di GOR Bima Cirebon, Jawa Barat, berakhir sudah kemarin (Senin, 7/8). Audisi yang berlangsung sejak hari Sabtu (4/8) diikuti 882 peserta. Tingginya tingginya antusiasme ini mendapat catatan tersendiri bagi Lukman Hakim, salah seorang pelatih PB Djarum yang menjadi Tim Pencari Bakat.

Audisi di Kota Udang ini merupakan kali kedua Lukman berkesempatan menjadi salah seorang Tim Pencari Bakat. Sebelumnya Lukman ikut menjadi Tim Pencari Bakat saat audisi umum di Purwoerto pada 21-23 Juli lalu.

“Sudah dua kali dipercaya menjadi salah satu juri Tim Pencari Bakat, pertama di Purwokerto kemarin dan di Cirebon ini. Namun, jika dibandingkan dengan Purwokerto kemarin, antusias masyarakat Cirebon sangat luar biasa dengan semangat yang juga luar biasa,” ungkap Lukman yang pernah melatih di Malaysia beberapa waktu lalu.

Membandingkan dengan peserta Audisi di Purwokerto, Lukman menyebutkan penampilan dan kualitas peserta audisi di Cirebon masih kalah. Bahkan untuk kategori U 13 putri, peserta di Purwokerto kemarin lebih unggul.

“Mungkin ini karena faktor pembinaan di klub bagi para peserta di Cirebon masih kurang. Kalau di Purwokerto juga banyak klub jadi pembinaannya berjalan dengan baik,” sebut Lukman, yang merupakan adik kandung Luluk Hadiyanto, mantan pebulutangkis nasional.

Ditambahkan Lukman, saat hari pertama melakukan penilaian, belum ada para peserta di Cirebon yang memiliki keahlian khusus dan special. Dari segi tehnik dan semuanya masih standar semua berbeda dengan di Purwokerto, yang memiliki tehnik sangat bagus.

“Ingat kita akan menilai, dari segi tehnik, cara mereka memegang raket, cara bermainnya mereka dan cara mereka melangkah. Itu yang harus diperhatikan oleh semua peserta,” ungkap Lukman yang sempat juga melatih di Kota Bogor.

Menurut Lukman, Audisi yang di buat oleh Djarum ini, sangat luar biasa bagus karena menyaring bibit-bibit yang nantinya akan dibina lebih baik untuk pemain masa depan di tim Indonesia, itu sangat bagus sekali. PB Djarum juga sudah berani membuat langkah terobosan yang luar biasa. (ds)

Berita Klub Lainnya