Berita > Berita > Asian Games

Luluk Hadiyanto Bangga Bawa Obor Asian Games 2018

Selasa, 07 Agustus 2018 17:45:44
1212 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Perjalanan api Obor Asian Games 2018 kini berada di Sumatera Selatan, dijadwalkan akan tiba di Bandar Lampung, Provinsi Lampung pada hari Rabu (8/8) siap diarak keliling “Kota Tapis Berseri” tersebut.

Api Obor Asian Games 2018 diambil dari Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India, di bawa Susy Susanti, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, ke Indonesia. Kemudian api disatukan dengan api abadi Mrapen, Grobongan, Jawa Tengah, yang dibawa Yustedjo Tarik (mantan petenis nasional) di Kompleks Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta pada 18 Juli 2018 malam dalam acara Torch Relay Concert.

Obor Asian Games 2018 direncanakan tiba di Jakarta, 18 Agustus 2018 untuk menyambut pembukaan pesta olahraga termegah di kawasan Asia. Perjalanan Obor Asian Games 2018 mengelilingi Indonesia yagn dimulai dari Candi Prambanan akan dibawa atlet-atlet legenda, artis-artis Indonesia, hingga tokoh masyarakat daerah dan pusat. Selain Susy Susanti, mantan atlet-atlet bulutangkis Indonesia yang pernah membuat bendera Merah Putih berkibar di pentas internasional juga dilibatkan sebagai pembawa obor. Mereka adalah Rudy Hartono, Verawaty Fajrin, Finarsih, Taufik Hidayat, Luluk Hadiyanto, dan beberapa atlet lainnya.

“Mantan atlet yang pernah mengharumkan nama Indonesia di Asian Games memang kami prioritaskan menjadi pembawa obor. Begitu pun dengan atlet-atlet legendaris lainnya yang mengharumkan Tanah Air di berbagai ajang internasional,” ujar Erick Thohir, Ketua Panitia pelaksana Asian Games 2018 (INASGOC).

Luluk Hadiyanto, mantan pebulutangkis nasional berpasangan dengan Alvent Yulianto, berkesempatan membawa Obor Asian Games 2018 saat berada di Makassar.

“Luar biasa bisa menjadi pembawa api obor Asian Games 2018,” ungkap Luluk Hadiyanto kepada Bulutangkis.com.

“Kita pernah menjadi tuan rumah di tahun 1962, 56 tahun kemudian kita kembali menjadi tuan rumah. Semoga Asian Games 2018 sukses. Sukses sebagai penyelenggara dan sukses prestasi,” tambah Luluk, yang kini berkarir di Kemenpora.

Tak hanya itu, Luluk Hadiyanto juga menjadi pelatih bulutangkis di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan, Jakarta. Beberapa atlet muda yang sempat merasakan didikannya bisa menorehkan prestasi seperti Amri Syahnawi, Ikhsan Leonardo Emanuel Rumbay dan Yeremia E. Rambitan.

Sebelas hari lagi pesta olahraga termegah di kawasan benua Asia siap digelar di dua kota, Jakarta dan Palembang. Sebagai warga Indonesia, kita siap menyambutnya! (*)

Berita Asian Games Lainnya