Berita > Berita > Asian Games

Jojo Terpuruk, Jojo Bangkit Rebut Emas

Kamis, 30 Agustus 2018 07:45:26
1856 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak

  • ©Badmintonindonesia.org

  • ©Badmintonindonesia.org

  • Current
''Jojo, Jojo!'' demikian teriakan penonton di Istora Senayan, Jakarta, bergemuruh menyemangatinya kala berlaga di lapangan. Puncaknya, medali emas dipersembahkannya bagi Indonesia. Bendera Merah Putih pun dinaikkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya membuat semua yang ada di Istora hanyut dalam keharuan.

Jojo pun kini menjadi idola baru di kalangan masyarakat. Euforia kemenangan Jonatan di Asian Games 2018 membuat bulutangkis lebih banyak mendapat perhatian masyarakat. Namun tak banyak yang tahu sisi lain seorang Jojo tentang perjuangannya menjadi atlet papan atas hingga caranya menanggapi komentar negatif saat ia terpuruk.

Simak petikan wawancara Badmintonindonesia.org, situs resmi PBSI bersama Jonatan.

Seberat apa persiapan ke Asian Games?
Kalau dari latihan teknik sih sama aja, yang porsinya dilebihkan itu dari segi fisik. Untuk teknik, paling latihan fokus, feeling akurasi bola juga. Tapi yang paling jelas banget itu fisik, benar-benar ditingkatkan.

Apa saja bentuk latihan fisiknya?
Salah satunya meningkatkan durasi latihan main di lapangan jadi 85 menit keatas. Ada juga lari, gym dan berenang. Tapi nggak sekaligus berbarengan, tiap minggu ada jadwalnya. Semuanya ini ditambah waktu mau ke Asian Games. Lari di jogging track ditambah putarannya, gym ditambah bobot latihan bebannya. Kalau saya paling suka berenang, nggak suka lari, tapi ini baik untuk saya jadi ya dijalani saja.

Apa motivasi terbesar Jonatan di Asian Games?
Kadang kami tunggal putra Indonesia sekarang dipandang sebelah mata. Waktu saya dan Anthony masuk semifinal, kami mau buktikan kalau kami bisa memastikan emas. Tapi namanya pertandingan ya, Anthony terhenti di semifinal.

Terpikir untuk balaskan 'dendam' Anthony?
Iya itu pasti, saya mau balaskan kekalahan Anthony. Tapi selain itu kan ada kewajiban demi emas untuk Indonesia. Sudah tanggung, sudah sampai final. Saya dan pelatih sudah persiapan mati-matian ke Asian Games.

Apa betul Jonatan suka menyimpan screenshoot komentar negatif dari netizen?
Iya benar, ada folder khusus di handphone saya, nama foldernya "Penyemangat". Ini nggak niru siapa-siapa, ide sendiri saja. Buat mengingatkan saya kalau lagi di atas jangan sampai lupa diri, kalau lagi di bawah dan dikomentari begini bisa termotivasi.

Sudah saya kumpulkan sejak tahun 2015, semua lengkap sampai ada tanggal postingnya. Suatu hari nanti kalau pensiun akan saya bingkai dan pajang di rumah. Mungkin suatu hari nanti akan saya lihatkan kepada anak saya, bahwa kata-kata yang menyakitkan bisa membuat kita jadi orang yang lebih kuat dari sebelumnya.

Apa reaksi orangtua Jonatan akan komentar-komentar negatif seperti ini?
Mama saya malah marah, sampai mau dibalas komentarnya sama mama saya.

Selain orangtua, siapa yang punya peran dalam karier Jonatan?
Nenek saya, saya memanggilnya Bunda. Salah satu orang yang penting dalam hidup saya. Saya bisa punya badan seperti ini berkat nenek saya. Waktu saya usia enam tahun, saya tinggal dengan nenek saya karena rumah saya jauh dari klub saya, PB Tangkas Intiland.

Waktu itu saya tinggal di rumah nenek bersama papa saya, karena papa saya tidak percaya kalau saya tinggal di asrama. Jadi, saya dan papa pulang ke rumah setiap Sabtu dan Minggu. Saya harus rela berpisah dengan mama saya, ya mama juga mengorbankan perasaannya. Sama-sama tinggal di Jakarta, tapi cuma bisa ketemu Sabtu dan Minggu, sampai sekarang pun begitu. Papa dari kecil sering sama-sama saya, sering ikut latihan ke pelatnas, kasih masukan.

Dulu saya punya om yang kerja di Amerika, dia yang memberi uang kepada nenek saya untuk membelikan saya makanan yang bergizi, suplemen, daging, susu, vitamin, semua segala macam untuk saya. Seperti dokter gizi sayalah. Makanya badan saya bisa lebih besar dari anak-anak seusia saya. Keluarga saya punya peran masing-masing dalam karier saya.

Followers di Instagram tembus 1,2 juta, bagaimana komentar Jonatan?
Wah, saya nggak pernah menyangka bisa punya followers sejutaan. Dari cuma 200 ribu sebelum Asian Games, bisa naik berapa kali lipat itu ya? Ya nikmati saja, tapi jangan jadi lengah.

Sekarang Jonatan punya banyak penggemar perempuan, lagi punya pacar nggak?
Hahaha oh iya ya? Pacar nggak punya, tapi memang lagi dekat dengan seseorang.

Tipe perempuan yang seperti apa sih yang disuka Jonatan?
Seagama, pintar dan dewasa.

Kalau dari Hollywood, siapa yang Jonatan kagumi?
Robert Downey Jr dan Kendall Jenner

Ada destinasi liburan yang sampai sekarang belum kesampaian?
Inggris, karena saya suka sepakbola, saya penggemar Liverpool. Sebenarnya sudah pernah ke Inggris waktu tanding All England, tapi kalau waktu pertandingan kan nggak bisa jalan-jalan karena harus fokus. Mudah-mudahan suatu hari nanti saya bisa liburan ke Inggris. Tapi bukan di saat pertandingan, karena pasti ada beban pikiran bertanding dan jaga kondisi. (*)

Berita Asian Games Lainnya