Berita > Berita > Klub

Super Legend Award Kepada Tan Joe Hok

Jumat, 07 September 2018 11:07:11
227 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Pada rangkaian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018, Bakti Olahraga Djarum Foundation selalu membawa legenda bulutangkis Indonesia sebagai Tim Pencari Bakat. Begitu juga pada Audisi Umum yang kini tengah berlangsung di Kudus, Jawa Tengah, mulai hari Selasa (4/9) lalu, hingga ke Final Audisi Umum pada hari Minggu (9/9) mendatang.

Tim Pencari Bakat yang terdiri dari legenda bulutangkis Indonesia yang sudah tak asing lagi dan pelatih PB Djarum. Mereka adalah Christian Hadinata, Tan Joe Hok, Liem Swie King, Fung Permadi, Basri Yusuf, Antonius Budi Ariantho, Alan Budikusuma, Denny Kantono, Hariyanto Arbi, Marleve Mainaky, Herry Iman Pierngadi, dan Sigit Budiarto.

Satu nama yang yang menjadi menarik perhatian adalah hadirnya Tan Joe Hok. Sosok yang merubah sejarah bulutangkis dunia, mencatatkan Indonesia sebagai kekuatan baru bulutangkis dunia. Tan Joe Hok adalah salah seorang pahlawan bulutangkis Indonesia yang pertama kali merebut Piala Thomas di tahun 1958. Keperkasaan Tan Joe Hok merontokkan dominasi Malaysia (kala itu masih bernama Malaya) yang begitu mendominasi bulutangkis dunia bersama Denmark. Tan Joe Hok dkk mengalahkan Malaysia 6-3 pada partai final yang berlangsung di Singapura.

Sukses di kejuaraan beregu, Tan Joe Hok juga menorehkan tinta emas dikejuaraan perorangan. Pada ajang All England, kejuaraan bulutangkis tertua di dunia yang sering disebut kejuaraan dunia tak resmi, Tan Joe Hok menjadi pebulutangkis Indonesia pertama yang merebut gelar tunggal putra All England tahun 1959.

Tahun 1961 kembali Tan Joe Hok dkk berhasil membawa Indonesia mempertahankan Piala Thomas. Di partai final yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, Indonesia mengalahkan Thailand 6-3. Setahun kemudian pada pesta olahraga Asian Games 1962, kala Indonesia menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya, Tan Joe Hok meraih medali emas untuk kontingen Merah Putih.

Tak hanya sebagai pemain prestasi Tan Joe Hok kinclong. Namun setelah pensiun Tan Joe Hok yang berkarir sebagai pelatih berhasil mengantarkan anak didiknya meraih prestasi emas. Tan Joe Hok yang bergabung ke PB Djarum di tahun 1982, mengemban tugas sebagai pelatih pelatnas Piala Thomas 1984. Dan berkat tangan dinginnya Indonesia merebut Piala Thomas 1984 dengan munundukkan China 3-2 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Tak melupakan jasa-jasa Tan Joe Hok, sang legenda bulutangkis Indonesia, Bakti Olahraga Djarum Foundation juga memberikan penghargaan berbarengan dengan pemberian penghargaan kepada para atlet PB Djarum yang berhasil meraih medali pada Asian Games 2018 yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, Ihsan Maulana Mustofa dan Debby Susanto pada Kamis (6/9) malam di GOR PB Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah.

Tan Joe Hok menerima penghargaan Super Legend Award. Sebagai bentuk apresiasi kepada Tan Joe Hok, Bakti Olahraga Djarum Foundation memberikan TV LED Polytron 50 inch.

"Terima kasih kepada PB Djarum yang selalu memperhatikan bulutangkis sejak dulu," kata Tan Joe Hok saat menerima penghargaan.

Harapan Tan Joe Hok kepada PB Djarum agar terus melahirkan pebulutangkis berbakat yang bisa mengharumkan nama Indonesia di masa yang akan datang.

"Saya gembira PB Djarum mengadakan audisi ini. Saya harapkan lima tahun akan datang ada pengganti Kevin Sanjaya. Dan 10 tahun kemudian ada lagi penggantinya, jadi tidak ada putus-putus regenerasi pemain," tegas Tan Joe Hok.

Tan Joe Hok juga mengungkapkan saat membawa tim Indonesia merebut Piala Thomas 1984, tujuh pebulutangkis tim Piala Thomas Indonesia berasal dari PB Djarum.

Djarum Foundation secara khusus menggelar acara penghargaan kepada para atlet, pelatih dan legenda dengan menggelar Gala Dinner bersama finalis Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 dari delapan kota audisi.

Kehadiran para pebulutangkis nasional binaan PB Djarum ini, diharapkan memotivasi para peserta yang bertarung di Final Audisi Umum yang mulai berlangsung hari ini (Jumat, 7/9). Kemeriahan acara Kamis malam tadi juga semakin terasa dengan penampilan Tulus yang menghibur para finalis. (*)

Berita Klub Lainnya