Berita > Artikel > Jurnal Komunitas

Mabar MBI Ponlab vs Bakoel, Maknyus Sate Bebek di Cilegon

Jumat, 14 September 2018 13:19:00
325 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Selalu berawal dari candaan, mabar MBI kali inipun berawal dari candaan. Tak jarang, mabar yang dirancang serius malah tak kunjung jadi-jadi.

''Gimana nih, kalau kita mabar Cilegon? Mumpung libur,'' celetuk Om Topan beberapa waktu lalu di grup WA MBI Ponlab.

''Ayo, siapa takut,'' Sarif Hidayat, koordinator MBI Ponlab langsung mengompori.

Gayung bersambut, Kang Nawawi yang tinggal di Cilegon pun menyambut hangat ide mabar di Cilegon. Agar lebih rame, Kang Nawawi pun mengajak Komunitas Bakoel partner mabar di Cilegon. Biasa mabar berlangsung di hari Sabtu, kali ini liburan Selasa, 11 September 2018, bertepatan liburan tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, disepakati sebagai Mabar Cilegon.

Mabar MBI Ponlab vs Komunitas Bakoel akhirnya digelar juga di ASA Sport Center, Cilegon, Banten, hari Selasa (11/9) selalu. ASA Sport Center merupakan salah satu sarana sport terbaik di kota Cilegon. Selain menyediakan lapangan bulutangkis, masyarakat Cilegon dan sekitarnya bisa berenang bersama keluarga di kolam renang yang ada di ASA Sport Center.

Komunitas MBI yang biasa berlatih rutin di GOR Djaya, Pondok Labu, Jakarta Selatan siap melandeni tantangan Komunitas Bakoel. Arena mabar pun dipilih kota Cilegon, kota kediaman Kang Nawawi, salah seorang komunitas MBI.

Pilihan kota Cilegon sebagai ajang mabar kali ini rasanya taklah keliru, dimana seperti biasa, mabar MBI selalu diakhiri dengan kuliner. Apalagi lawan yang bakal dihadapi kali ini, Komunitas Bakoel (Badminton Koeliner), pastilah jagonya kuliner.

Kota Cilegon yang dikenal sebagai Kota Baja karena Industri Krakatau Steel yang merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara, sekitar 6 juta ton baja dihasilkan tiap tahunnya, tak hanya berlimpah bajanya. Tapi aneka kuliner menarik juga bisa ditemukan di Cilegon, beberapa makanan khas yang ada di Cilegon seperti Ayam Bekakak Kranggot, Sate Bandeng, Rabeg, Sate Bebek Cibeber, Kue Gipang atau Jipang, Kue Ketan Bintul dan Kerupuk Dapros. Kuliner yang sayang jika dilewatkan bila mampir di Cilegon.

Hampir 30 orang komunitas MBI dan Bakoel yang ada di sekitar Jabodetabek pun hadir pada hari ''H'' di ASA Sport Center. Gebyar mabar rupanya sampai juga keluar Jakarta, Muhammad Sholeh, komunitas MBI Jogjakarta yang dikenal dengan ''Jump Smash''nya, tak mau melewatkan kesempatan Mabar Cilegon.

Tak sekadar mabar, turnamen kecil penuh gengsi pun digelar di tiga lapangan yang telah diborong. Jika mabar biasa, bisa berlangsung 3 jam, kali ini Mabar Cilegon yang dimulai dari pukul 10.00 WIB, baru berakhir pukul 15.00 WIB. 5 jam mabar barulah terasa memuaskan, dua sesi turnamen sempat digelar. Sesi pertama, pasangan Pikki Azis/Saiful keluar sebagai pemenang setelah di final mengalahkan pasangan Tommy Wong/ Papi Willy dengan skor ''luar biasa'' 42-32. Lanjut sesi kedua, keluar sebagai pemenang pasangan Danang/ Lucky mengalahkan Sholeh Jogja/ Winata di final dengan skor 30-25.

Lelah mabar, kuliner pun menjadi saat yang ditunggu-tunggu. Rupanya, Kang Nawawi sebagai tuan rumah punya hajatan khusus. Hari ulang tahun yang jatuh 1 September juga dirayakan berbarengan mabar. Kang Nawawi bersama keluarga menjamu teman-teman bulutangkis MBI dan Bakoel di rumahnya yang tak jauh dari gor ASA, di Perumahan Pondok Cilegon Indah, Cilegon.

''Ayo, tunggu apalagi, silakan dicicipi,'' sambut Kang Nawawi didampingi istri dan ketiga anaknya.

Teman-teman bulutangkis MBI dan Bakoel pun serasa di rumah sendiri menikmati kuliner Cilegon yang telah berpindah ke rumah Kang Nawawi.

Ada sate bebek khas Cilegon, ayam kecap, sayur asem, tahu dan tempe, ikan asin, sambal dan lalapan.

''Makanannya seru, enak,'' ujar Arief Rachman.

Tak hanya aksi mabar di lapangan yang diabadikan Arief, aksi kuliner di rumah Kang Nawawi juga tak dilewatkan.

Ada saat berjumpa, ada juga saatnya berpisah. Usai menyantap aneka hidangan yang disajikan keluarga Kang Nawawi, dan obrol-obrol silaturahmi, teman-teman MBI dan Bakoel pun pamit diri kepada Kang Nawawi dan keluarga. Mabar Cilegon yang seru dan mengasyikkan.

Ayo, mabar lagi! (*)


Berita Jurnal Komunitas Lainnya