Berita > Artikel > Sosok

Marin Pupuskan Impian Tunggal Putri Jepang

Senin, 17 September 2018 10:25:10
712 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tujuh tunggal putri tuan rumah Jepang turun di Japan Open 2018. Satu diantaranya, Nozomi Okuhara berhasil melesat ke final turnamen BWF World Tour Super 750 berhadiah total USD 700,000, usai mengalahkan kompatriotnya Aya Ohori di semifinal dengan skor 21-12 dan 21-12.

Namun sayang, Okuhara tak berhasil memuaskan publik Jepang yang memadati di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, hari Minggu (16/9). Okuhara harus puas di posisi runner up setelah dikalahkan peraih medali emas Olimpiade Rio de Janeiro 20166, Carolina Marin. Okuhara harus mengakui keunggulan Marin dalam laga tiga game selama 1 jam 14 menit dengan skor 9-21, 21-17 dan 11-21.

“Sangat baik bagi saya untuk mencapai final meskipun kondisi saya tidak begitu baik selama turnamen ini. Saya mebiarkannya memainkan permainannya sendiri, jadi saya tidak dapat main dengan kecepatan saya. Sebagai poin yang bagus, saya kembali menemukan kecepatan Marin kali ini. Saya hampir lupa seberapa cepat dia bergerak karena kami tidak ketemu lagi selama lebih dari setahun, sejak Kejuaraan Dunia 2017,” ungkap Okuhara usai pertandingan seperti kami lansir di situs Badzine.

Laga final kemarin bagi Okuhara, merupakan pertemuan pertamanya menghadapi Marin setelah cederanya tahun silam di ajang yang sama. Kala itu saat semifinal Japan Open 2017 yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Okuhara harusnya bertemu Marin, namun ia tak dapat turun ke arena karena cedera lutut yang dialaminya. Kekalahan Okuhara kali ini memperbaik rekor Marin yang kini menuai empat kemenangan dari sepuluh pertemuan. Terakhir bertemu di Kejuaraan Dunia 2017, Okuhara menang atas Marin dengan skor 21-18, 14-21 dan 21-15, yang akhirnya merebut gelar juara dunia setelah di final mengalahkan pebulutangkis India, Pusarla V. Sindhu.

Kemenangan ini tentunya membawa hasil positif bagi peraih gelar juara dunia tiga kali ini.

“Saya sangat senang dapat menang di sini di depan rumah sponsor saya,” ungkap Marin yang didukung peralatan bulutangkis ternama Jepang, Yonex.

“Saya siap untuk final ini dan itu bekerja dengan sangat baik. Setelah mendapatkan gelar besar seperti emas Olimpiade, sangat sulit untuk menjaga motivasi saya untuk bulutangkis. Saya beristirahat dan membuat beberapa target dengan tim saya. Mudah untuk mengatakan 'Saya ingin mendapatkan gelar di Olimpiade,' atau 'Saya ingin memenangkan gelar ini,' tetapi saya tahu itu mudah untuk dikatakan, tetapi sulit untuk menanganinya. Jadi saya melakukan yang terbaik dalam pelatihan saya,” tambah Marin. (*)

Perjalanan Carolina Marin (6/ESP) ke tangga juara Japan Open 2018 :
Babak 1 :
- Mengalahkan Saena Kawakami (JPN) 21-7, 21-12 (0:30)
Babak 2 :
- Mengalahkan Pornpawee Chochuwong (THA) 21-11, 21-23, 21-11 (0:58)
Babak perempat final :
- Mengalahkan Ratchanok Intanon (4/THA) 21-18, 21-19 (0:47)
Babak semifinal :
- Mengalahkan Chen Yufei (5/CHN) 21-12 21-13 (0:39)
Babak final :
- Mengalahkan Nozomi Okuhara (8/JPN) 21-9, 17-21, 21-11 (1:14)

Berita Sosok Lainnya