Berita > Berita > Klub

Gibran/Aisyah Lanjutkan Estafet SKO Ragunan

Senin, 17 September 2018 17:48:12
545 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Kiprah andalan SKO Ragunan, Muhammad Gibran Arfiansyah/ Aisyah Salsabila Putri Pranata, pada ajang Victor Exist Jakarta Open Junior International Championships 2018 yang berakhir pekan lalu (8/9) di Gelanggang Remaja Tanjung Priok, Jakarta Utara, harus puas sebagai runner up.

Gelar juara menjadi milik pasangan Indonesia lainnya, Crissandy Santosa/ Melanni Mamahit. Gibran/Aisyah harus mengakui keunggulan pasangan unggulan tiga tersebut usai laga dua game dengan skor 16-21 dan 16-21.

Berada di posisi runner up tentulah merupakan capaian maksimal dan tak mengecewakan di tengah persaingan ketat pebulutangkis remaja (U17) di kawasan Asia Tenggara. Melalui babak awal di 64 besar, jalan terjal harus dilalui Gibran/Aisyah.

Lolos babak 64 besar, di babak kedua (32 besar) Gibran/Aisyah sukses menyingkirkan pasangan Thailand, Narut Saengkham/ Pimmada Kunakorn, yang merupakan unggulan dua. Gibran/Aisyah berhasil menang dua game langsung 21-16 dan 21-19.

Sukses melangkah hingga ke babak final, laga terberat lainnya yang dihadapi Gibran/Aisyah saat bertemu pasangan Indonesia lainnya, Ghana Muhammad Al Ilham/Khusnul Khatimah, di babak perempat final. Gibran/Aisyah harus melakoni laga tiga game untuk mengalahkan pasangan besutan PB Djarum ini dengan skor 21-16, 12-21 dan 21-12.

“Semoga mereka bisa terus berprestasi lagi, bahkan lebih tinggi lagi dari kakak-kakaknya,” ungkap Luluk Hadiyanto, mantan pebulutangkis yang kini menangani atlet-atlet bulutangkis muda di SKO Ragunan.

Kiprah atlet-atlet pelajar SKO Ragunan belakangan ini terlihat moncer. Beberapa nama mulai bisa bersaing dengan pebulutangkis Indonesia lainnya, diantaranya, Amri Syahnawi, Yeremia Rambitan dan Ikhsan Rumbay.

“Selain olahraga SKO Ragunan merupakan tempat yang tepat untuk membina atlet-atlet muda yang juga mengedepankan pendidikan,” ungkap Luluk kepada Bulutangkis.com beberapa hari lalu.

Minimnya sarana pendukung yang ada membuat raihan prestasi atlet-atlet SKO Ragunan bagaikan jalan di tempat.

“Semoga pemerintah segera memperbaiki sarana dan prasarana dan pendukung lainnya,” tambah Luluk mengakhiri obrolan. (*)

Berita Klub Lainnya