Berita > Artikel

Ginting vs Momota, Siapa Kali Ini?

Minggu, 23 September 2018 07:49:55
854 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Satu tiket final berhasil diamankan skuad Indonesia pada ajang China Open 2018 lewat tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting. Dua harapan Indonesia lainnya, Kevin Sanjaya Sukamuljo/ Marcus Fernaldi Gideon dan Greysia Polii/ Apriyani Rahayu, tak berhasil mengantongi tiket final.

Kemarin di semifinal turnamen berhadiah total USD 1,000,000, Ginting berhasil membalaskan kekalahannya dari Chou Tien Chen pada Asian Games 2018. Ginting menang rubber game 12-21, 21-17 dan 21-15, merebut tiket final.

Laga final hari ini akan menjadi laga menarik di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, China. Ginting peraih medali perunggu Asian Games 2018 bertemu pebulutangkis Jepang, Kento Momota, sang Juara Dunia 2018.

Ginting dan Momota telah 6 kali bertemu di turnamen international, Ginting hanya mencatat 2 kali menang dari Momota. Namun di perjumpaan terakhir, Ginting mengalahkan Momota sang juara Blibli Indonesia Open 2018 pada saat Asian Games 2018. Ginting sukses membungkam Momota dua game langsung 21-18 dan 21-18.

Tiket final diraih Momota setelah di semifinal kemarin (Sabtu, 22/9) mengalahkan andalan tuan rumah Shi Yuqi dua game langsung 21-10 dan 21-17.

Jalan tak mudah juga dilalui Ginting untuk bisa menembus babak final. Sebelum menumbangkan Chou, Ginting harus berjibaku menekuk tunggal putra elit dunia. Selain Viktor Axelsen andalan Denmark yang harus tersingkir di perempat final, Ginting juga membuat kesedihan para penggemar bulutangkis China yang hadir di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium. Mereka harus menyaksikan jagoan mereka, Lin Dan dan Chen Long ''dibantai'' Ginting.

''Saya rasa para pemain muda sekarang sudah bisa memberi pressure kepada kami pemain senior. Jika kami tidak pada kondisi 100 persen, kami bisa kalah dari mereka," ujar Lin Dan, usai kekalahannya dari Ginting.

Melihat perjalanan Ginting menapak final, tentunya penggemar bulutangkis Indonesia berharap Gintinglah yang keluar sebagai pemenang. Fisik dan performance Ginting yang boleh dibilang sempurna terlihat di sepanjang gelaran di Changzhou.

Semoga bisa berlanjut. (*)

Berita Artikel Lainnya