Berita > Berita > Klub

PB Djarum Kudus Rebut Piala Yuni Kartika

Sabtu, 20 Oktober 2018 21:36:59
223 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tim putri U-17 PB Djarum Kudus berhasil naik ke podium juara Blibli.com Superliga Junior 2018 merebut Piala Yuni Kartika usai menaklukkan PB Jaya Raya 3-1, malam ini (Sabtu, 20/10) di Gor Djarum, Magelang, Jawa Tengah.

Mengawali pertandingan malam ini, PB Djarum harus tertinggal 0-1 dari PB Jaya Raya saat tunggal andalan PB Djarum, Nurani Ratu Azzahra dikalahkan Stephani Widjaja dengan skor 22-20, 19-21 dan 13-21.

Di atas kertas memang Stephani lebih diunggulkan. Namun apresiasi atas perjuangan Nurani yang mpu merepotkan Stephani, bahkan mampu mencuri satu game.

Tak surut langkah, atlet-atlet PB Djarum berhasil merebut poin kemenangan di tiga partai berikutnya. Di awali pasangan ganda Berliona Alma Pradisa/ Indah Cahya Sari Jamil yang menyumbangkan poin kemenangan dengan mengalahkan pasangan Lanny Tria Mayasari/ Tryola Nadia dua game langsung 21-15 dan 21-21.

Kemudian, tunggal putri andalan PB Djarum yang turun di partai ketiga, Aisha Galuh Maheswari, menumbangkan Tasya Farahnailah, 21-14 dan 21-19.

Akhirnya di partai keempat lewat pasangan ganda kedua, Khusnul Khatimah/ Sinta Dewi Yuliani, menjadi penentu kemenangan klub asal Kudus ini. Khusnul/Sinta mengalahkan ganda kedua andalan PB Jaya Raya, Maria Devanya Kelmanutu/ Mayang Pertama Sari dengan rubber game 21-19, 18-21 dan 21-17.

“Senang sekali bisa menang di pertandingan tadi dan menjadi penentu kemenangan bagi PB Djarum. Padahal ini pengalaman pertama kami bermain di Superliga Junior,” kara Khusnul usai laga.

Sukses merebut Piala Yuni Kartika, tim putri U-17 PB Djarum mengantongi prize money sebesar Rp 50 juta. Sedangkan PB Jaya Raya menerima Rp 25 juta yang menempati posisi runner up.

Kemenangan anak asuhnya, Fung Permadi, sebagai pelatih PB Djarum mengapresiasi perjuangan anak asuhnya.

"Mereka telah mengeluarkan tenaga dan pikiran untuk menjadi juara," ujar Fung Permadi.

Walau menang, Fung mengungkapkan ada beberapa aspek yang harus diperbaiki timnya.

"Ada aspek teknis yag perlu ditingkatkan. Di ganda, banyak kesalahan mendasar yang harus diperbaiki. Itu evaluasi kami," kata mantan pemain yang tenar pada awal 1990-an ini.

Walau akhirnya hanya menempati posisi runner up, PB Jaya Raya juga terhibur dimana andalan tunggalnya Stephani Widjaja meraih atlet terbaik putri U-17. (*)

Berita Klub Lainnya