Berita > Berita > Sirnas

Bali Kembali Jadi Tuan Rumah Djarum Sirnas

Senin, 05 November 2018 21:53:40
102 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Rangkaian Djarum Sirkuit Nasional (Djarum Sirnas) 2018 terus berlanjut. Setelah absen cukup lama menjadi tuan rumah, kali ini Pulau Dewata, Bali, akhirnya kembali bakal menjadi saksi bisu lahirnya pebulutangkis handal calon bintang masa depan. Bertajuk Djarum Sirnas Li Ning Bali Open 2018, turnamen ini akan berlangsung di GOR Lila Buana, Denpasar, Bali pada 5-10 November 2018 mendatang.

“Sejauh ini para peserta cukup antusias untuk mengikuti Djarum Sirnas Bali. Mungkin bisa dibilang Djarum Sirnas Bali ini menjadi ajang yang di nanti-nanti karena mempunyai daya tarik tersendiri. Selain mereka hanya bertanding, para atlet pun bisa sekalian berwisata menikmati keindahan-keindahan wisata alam di Bali yang sudah sangat terkenal ini,'' ungkap Eddyanto Sabarudin selaku Kepala Bidang Turnamen Perwasitan PP PBSI.

''Semoga saja Djarum Sirnas Bali kali ini bisa berjalan dengan baik seperti sebelum-sebelumnya,” tambah Eddyanto.

Sebanyak 460 pemain dari kelompok usia remaja (U17), taruna (U19) dan dewasa yang berasal dari berbagai klub terbaik tanah air serta mancanegara, dipastikan bakal turut ambil bagian untuk berburu gelar di turnamen yang menyediakan total hadiah sebesar Rp 280 juta ini.

Tak terkecuali bagi pasangan ganda dewasa putri yang sampai saat ini masih ditakuti oleh lawan-lawannya, yaitu Dian Fitriani/ Nadya Melati. Wakil Pertamina Fastron ini kembali bakal turut ambil bagian dan mengaku telah mempersiapkan diri guna mendapatkan hasil maksimal di Djarum Sirnas kali ini.

“Sejauh ini persiapan untuk sirnas Bali kami persiapkan semaksimal mungkin, mengingat waktu persiaan yang kurang lebih 10 hari setelah pertandingan di Indonesia International challenge pekan lalu. Dan sekarang masih ada beberapa hari lagi untuk mempersiapkan diri sebelum terbang ke Bali akan kami manfaatkan sebaik dan semaksimal mungkin," papar Dian

"Harapan kami dapat bermain baik dan yang pasti kami ingin bisa membawa pulang gelar juara di Sirnas Bali nanti," tambah Dian.

Tak hanya itu, kenangan manis empat tahun silam nampaknya masih teringat di benak Nadya. Kala itu di Djarum Sirnas Bali 2018 dirinya dan Dian sukses menjadi kampiun usai di final menklukan salah satu pesaing beratnya, Devi Tika Permatasari/ Keshya Nurvita Hanadia.

Oleh karena itu, Nadya pun bertekad di Djarum Sirnas Bali tahun ini, ia dan Dian bisa kembali mengulang suksesnya empat tahun silam. Peluang pun terbuka lebar bagi keduanya, setelah kali ini mereka kembali diunggulkan di posisi pertama.

“Saya masih ingat betul waktu tahun 2014 lalu juara di sini. Semoga kali ini kami bisa kembali mengulang sukses seperti empat tahun lalu itu,” jelas Nadya.

Pada laga perdana nanti, Dian/Nadya sendiri sudah langsung mendapatkan keberuntungan dengan medapatkan bye dan langsung melangkah ke babak perempat final. Keduanya akan memperebutkan tiket semifinal, melawan pemenang antara Maretha Dea Giovani/ Monika Insany (Mutiara Dardinal Bandung) VS Araki Akane/ Imai Riko (Jepang).

Di sisi lain, para pebulutangkis handal dari sektor lain pun tak ketinggalan dan siap berlaga di Djarum Sirnas Bali. Seperti tunggal putra yang kini membela Pertamina Fastron, Wisnu Yuli Prasetyo, tunggal putri asal Mutiara Cardinal Bandung yang akhir-akhir ini menjadi ancaman yaitu Hanna Ramadini, serta beberapa atlet berbakat dari kelompok-kelompok usia Remaja dan Taruna. Segala informasi hasil pertandingan, berita, dan foto bisa di lihat di www.djarumbadminton.com. (*)

Berita Sirnas Lainnya