Berita > Berita

Tingkatkan Kualitas, Daihatsu Astec Open 2019 Undang Klub Luar

Senin, 10 Desember 2018 12:36:40
210 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Sukses tiga tahun penyelenggaraan ajang Daihatsu Open 2019, Manajemen Daihatsu dan Alan & Susy Technology (Astec) akan mengundang pemain-pemain unggulan dari luar negeri guna meninggkatkan kualitas turnamen.

Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT Astra Daihatsu Motor (ADM), hari Sabtu (8/12) saat jumpa pers Grand Final Turnamen Bulutangkis Daihatsu Astec Open 2018 di GOR Sumantri, Jakarta, menyebutkan pemain yang diundang tentunya yang memiliki potensi internasional.

“Nanti Pak Alan yang memilih. Jadi, turnamen Daihatsu Astec Open adu tandingnya tidak hanya dengan pemain di Indonesia, tetapi melawan pemain negara lain,” sebut Amelia.

Lebih jauh diungkapkan Amelia bahwa tahun depan, juara Daihatsu Astec Open untuk kategori usia U-13 akan diundang bertanding dengan pemenang dari Turnamen ABC yang digelar untuk anak SD di Jepang.

“Jadi kualitasnya bertambah baik. Tahun depan, kami tidak melihat lagi dari kuantitas, tetapi kualitas. Mengadakan turnamen di 10 kota seperti tahun ini meletihkan, malah ada periode di mana berbenturan dengan anak-anak ujian di sekolah. Jadi, tahun depan, jumlah kotanya juga akan kami kurangi,” ungkap Amelia.

Selain Amelia, pada kesempatan yang sama ikut hadir Tetsuo Miura, Presiden Direktur PT ADM, Susy Susanti, Kabid Pembinaan dan Prestasi PBSI, Alan Budikusuma, Direktur Astec, Supranoto, Daihatsu Sales Operation (AI-DSO), dan Hendrayadi Lastiyoso, Marketing and CR Division Head PT AI-DSO Operation.

Alan Budikusuma, peraih medali emas Olimpiade Barcelona 1992, menambahkan, di tahun depan rencananya Daihatsu Astec Open akan diikuti pebulutangkis dari Indonesia, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, dan Thailand. Setidaknya melibatkan lima klub dari luar negeri dan enam klub dari Indonesia.

“Kami sedang ajukan proposalnya ke PBSI. Semoga bulan ini ada jawaban. Turnamen akan digelar sekitar Juli dan Agustus,” kata Alan.

Menariknya, level turnamen juga akan ditingkatkan level swasta nasional tidak hanya di satu kota yakni Jakarta, tetapi juga akan menjadi 3-4 kota. Tak cuma level turnamen, disebutkan Alan, agar turnamen semakin menarik, Astec selaku penyelenggara juga akan menaikkan jumlah hadiah uang tunai. Meningkatnya hadiah ini tentu diharapkan akan berdampak meningkatkanya kualitas pertandingan.

Hal lain juga disampaikan Alan bahwa penyelenggaraan tahun depan panitia akan lebih seleksi dalam menjaring peserta.

''Kemungkinan kita akan menggunakan sistem peringkat untuk menyeleksi peserta'' ungkap  Alan.

''Misalnya peringkat 1-50 nasional yang berhak ikut. Dengan sistem ini,  persaingan akan lebih ketat dan para pemain tingkat nasional akan menganggap ajang ini sebagai  ajang uji coba kemampuan,'' sebut Alan.

Hal ini akan mulai diterapkan pada putaran pertama Daihatsu ASTEC Open 2019 yang akan berlangsung pada bulan Maret. 

''Dengan adanya  persaingan yang lebih kompetitif, kita berharap akan mendapatkan puncaknya saat  putaran terakhir di Jakarta pada November 2019,'' tambah Susy Susanti. (*)

Berita Berita Lainnya