Berita > Artikel > Sosok

Flandy Limpele Melatih Ganda Putra India

Senin, 11 Februari 2019 13:33:09
1615 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Tak bisa dipungkiri, kemajuan bulutangkis dunia yang kini kian semarak tak terlepas dari banyaknya para mantan atlet Indonesia berkarir di luar negeri. Mereka menyebar ke manca negara, berkarir profesional sebagai atlet ataupun sebagai pelatih. Talenta-talenta mereka yang luar biasa pun menular kepada atlet-atlet yang mereka bina.

Tony Gunawan, atlet peraih medali emas Olimpiade Sydney 2000 bersama Candra Wijaya, menjadi atlet Indonesia yang tercatat mampu meraih prestasi kinclong di luar negeri. Kepindahannya ke Amerika Serikat bisa membangkitkan gairah bulutangkis di Amerika Serikat. Puncaknya, Tony Gunawan bersama Howard Bach, menjadi atlet Amerika Serikat pertama yang meraih gelar juara dunia.

Di sektor pelatih, mantan bulutangkis Indonesia bertebar ke manca negara, dan prestasi mereka mengangkat atlet binaannya pun bikin decak kagum. Mulai dari Tong Sin Fu, Atik Jauhari, Reony Mainaky, Rexy Mainaky, Mulyo Handoyo, Hendrawan, dan banyak lagi lainnya.

Hingga kini mantan pebulutangkis Indonesia, masih menjadi incaran klub ataupun organisasi bulutangkis di luar negeri. Kabar terakhir, Flandy Limpele, peraih medali perunggu Olimpiade Athena 2004 berpasangan dengan Eng Hian, akan menjadi pelatih ganda putra nasional India.

Kepada Bulutangkis.com, Flandy, pemain kidal ini membenarkan kalau dirinya akan menjadi pelatih di India.

''Akhir bulan ini berangkat ke Hyderabad melatih ganda timnas India,'' ujar Flandy dalam pesan WA.

Pilihan India kepada Flandy untuk menempatkannya sebagai pelatih ganda putra tim nasional, rasanya adalah pilihan yang tepat. Bersama Eng Hian, yang kini menjadi pelatih ganda putri Pelatnas, pasangan ini telah menorehkan sejumlah prestasi, diantaranya Copenhagen Maters 2000 dan 2004.

Tak hanya handal di nomor ganda putra, Flandy yang lahir di Manado ini juga cukup handal bermain di nomor ganda campuran. Bersama Vita Marissa, Flandy mengenyam juara Yonex Sunrise India Open 2009. Menariknya di nomor ganda campuran, Flandy sempat berpasangan dengan beberapa atlet putri luar negeri, saat berpasangan dengan Anastasia Ruskikh meraih gelar juara di ajang White Nigths 2009 dan semifinal Yonex German Open 2009. Selain itu, Flandy juga berpasangan dengan atlet ganda campuran Taiwan, Chen Wen Hsing. Lalu Flandy juga pernah berpasangan juga dengan Britta Andersen dari Denmark, langkah mereka mencapai semi final Canada Open Grand Prix 2010.

''Kontrak awal dua tahun, tapi flesibel,'' tambah Flandy, yang dua hari lalu merayakan ulang tahunnya yang ke 45.

Melihat ganda putra India saat ini, ada tiga pasangan yang bercokol di 50 besar peringkat BWF pekan ini. Mereka adalah Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetry (21), Attri Manu/Reddy B. Sumeeth (27), dan Arjun M.R./ Ramchandran Shlok (41). Ini akan menjadi pe-er Flandy untuk mendongkrak peringkat ganda putra India agar bisa lolos meraih tiket Olimpiade Tokyo 2020.

''Semoga kehadiran saya bermanfaat bagi team bulutanhkis India,'' ujar Flandy mengakhiri obrol-obrol dengan Bulutangkis.com pagi ini. (*)

Berita Sosok Lainnya