Berita > Berita

Empat Wakil ke Final, Satu Gelar Aman di Hanoi

Minggu, 14 April 2019 00:58:54
712 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Indonesia berhasil meloloskan empat wakilnya ke babak final Ciputra Hanoi - Yonex Sunrise Vietnam International Challenge 2019. Dan satu gelar dipastikan menjadi milik Indonesia lewat pertemuan dua tunggal putra pelatnas di final, yaitu Firman Abdul Kholik dan Chico Aura Dwi Wardoyo.

Tiket final berada di genggaman Chico usai menaklukkan rekannya dari Indonesia, Krishna Adi Nugraha dengan skor 21-12 dan 21-18. Sedangkan Firman merebut tiket final dengan mengalahkan pebulutangkis Jepang, Kodai Naraoka juga dalam laga dua game langsung 21-12 dan 21-16.

Sektor ganda putra mengamankan tiket final lewat pasangan Kenas Adi Haryanto/ Rian Agung Saputro yang mengalahkan sesama pemain Indonesia, Adnan Maulana/ Ghifari Anandaffa Prihardika, dengan skor 21-16 dan 21-18. Melaju ke babak final, Kenas/Rian akan berhadapan dengan wakil Korea, Kang Min Hyuk/ Kim Jae Hwan.

Kejutan ditorehkan pasangan ganda putri Nita Violina Marwah/ Putri Syaikah yang sukses merebut tiket final. Di semifinal mereka menumbangkan pasangan Jepang unggulan dua, Miki Kashihara/ Miyuki Kato dengan skor 21-12 dan 22-20. Pasangan unggulan delapan asal Taiwan, Hsieh Pei Shan/ Lin Xiao Min, akan menjadi lawan Nita/Putri di laga puncak.

"Di semifinal, kami main nothing to lose, tadi kami dapat banyak poin dari main defense balik serang. Kami tidak bisa langsung menyerang karena mereka juga susah dimatikan, jadi kami sabar dulu, menunggu mereka agak lengah, baru kami menyerang," ujar Nita, mengutip di situs resmi PBSI Badmintonindonesia.org.

"Untuk final, kami mau main lebih lepas lagi, tidak ada beban. Kami harus fokus satu demi satu poin, soalnya lawan kami kan lebih senior," ujarnya.

Sayangnya, di sektor ganda campuran Nita yang juga turun bertanding berpasangan dengan Daniel Marthin terhenti harus di babak semifinal. Langkah mereka dihentikan ganda Jepang, Hiroki Midorikawa/ Natsu Saito, dalam laga rubber game 15-21, 21-18 dan 22-24.

"Di nomor ganda campuran, kami kalah nekad. Di poin-poin akhir kami kurang tenang," tutur Nita. (*)

Berita Berita Lainnya