Berita > Berita > Klub

Persaingan Panas Tersaji di Babak Kualifikasi

Selasa, 30 April 2019 18:34:18
417 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Ajang bulutangkis Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Junior Grand Prix 2019 yang diselenggarakan di GOR PB Jaya Raya, Bintaro, Tangerang, 30 April - 5 Mei 2019, sedang memasuki babak kualifikasi. Sebanyak lima nomor dipertandingkan dalam tiga rentang usia yang berbeda, yakni U15, U17, dan U19.

Ratusan pebulutangkis dari 13 negara saling bersaing guna meraih hasil terbaik. Hal itu dikarenakan turnamen Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Junior Grand Prix ini memiliki gengsi yang cukup tinggi. Ajang ini juga hanya diadakan empat kali dalam setahun, yakni dua di Asia (Indonesia dan India), serta dua di Eropa (Belanda dan Jerman).

Tercatat, pada hari pertama (Selasa, 30 April), beberapa atlet PB Jaya Raya telah berhasil mengantongi kemenangan pertamanya pada babak kualifikasi awal. Salah satunya adalah Azzahra Adha Haryanto. Pebulutangkis tunggal putri U15 ini mampu membuat Farica Abela asal PB Exist menyerah dengan skor 21-13 dan 18-13.

Kendati meraih kemenangan telak, bukan berarti Azzahra dapat melalui babak kualifikasi dengan mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi melawan musuh bebuyutannya tersebut. Salah satunya adalah beban mental yang dirasakan Azzahra.

“Saya telah bertemu dengan Farica sebanyak empat pertandingan dan hasilnya Farica selalu bisa mendominasi. Awalnya ada rasa takut, soalnya belum pernah menang melawan dia,” tutur pemain kelahiran 2004 tersebut.

“Tapi, saya tahu pola permainan lawan, apalagi sekarang bermain di kandang sendiri. Maka saya mampu bermain tanpa beban,” tambahnya.

Selain Azzahra, terdapat rekan-rekannya yang sebelumnya juga telah berhasil melewati babak kualifikasi pertama. Mereka adalah Ariel Iktus Sukandar/ Sabrina Ajeng Takira (ganda campuran U17), Madrid Dwi Sanjaya/ Nadia Lyandra Hapsari (ganda campuran U17), Azhar Zaim Zaidan/ Rafika Putri Sejati (ganda campuran U19), Teges Satriaji Cahyo Hutomo/ Lanny Tria Mayasari (ganda campuran U19), Rizky Febriansyah (tunggal putra U19), dan Muhammad Yadhil Ansar/ Rahmad Julio Rafli Ritonga (ganda putra U19).

Sayangnya, keberhasilan tersebut tidak dapat dirasakan sepenuhnya oleh para atlet PB Jaya Raya. Pasangan Ganda Putri U17, Y, Kingkinn Mayang Christya/ Sheila Maharani Putri belum mampu meraih kemenangan di babak kualifikasi pertama.

Mereka harus takluk oleh pasangan asal Korea, Na Yeon Kim/ Yu Jung Kim setelah dibungkam dengan skor 21-12 dan 21-2. Padahal sebelumnya mereka sudah melakukan persiapan latihan selama 1 bulan.

“Bola depan mereka cepat sekali. Akibatnya bola kami kepotong terus,” ucap Sheila.

Selain kedua atlet tersebut, tercatat ada ada beberapa atlet PB Jaya Raya lainnya yang juga gagal meraih keberhasilan pada hari ini. Mereka adalah Adelista Cornelia Elysa P Rudiyanto (Tunggal Putri U17), Janessa Moreno (Tunggal Putri U19), Anas Ridwan (tunggal putra U17), dan Yudha Ibnu Anggara Jati (tunggal putra U19).

Adapun pertarungan antar pemain klub besar pada berbagai nomor bergulir dengan sengit. Tunggal putri U19 asal India, Medha Shashidharan, mengaku kesulitan saat mengalahkan Sarah Daisy Theresia Mari Rambitan (PB Kasih) dengan skor, 21-13 dan 21-14.

“Ia memiliki kemampuan bagus serta teknik yang mumpuni. Saya bersyukur bisa menang di laga kualifikasi dan bisa fokus bertanding di pertandingan selanjutnya,” tuturnya.

Para pemain yang berhasil memenangkan laga kualifikasi berhak melaju ke babak utama yang akan diselenggarakan pada Rabu (1/5). Sebagai informasi, Turnamen Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Junior Grand Prix 2019 berlangsung selama enam hari. Dijadwalkan turnamen ini digelar dari tanggal 30 April hingga 5 Mei. (*)

Berita Klub Lainnya