Berita > Berita

Sultan Hempaskan Pebulutangkis Asal Taipei

Sabtu, 04 Mei 2019 01:45:36
456 klik
Oleh : admin
Kirim ke teman   Versi Cetak



Muhamad Sultan Nurhabibu Mayang, satu andalan PB Jaya Raya, berhasil membuktikan kemampuannya pada babak 16 besar Turnamen Pembangunan Jaya Raya Yonex Sunrise Junior Grand Prix 2019.

Pada laga yang berlangsung di GOR Jaya Raya Bintaro, pebulutangkis tunggal putra U17 tersebut berhasil menghempaskan lawan asal Taipei, Hsu Che Yu dengan skor 22-20 dan 21-15.

Kendati demikian, kemenangan yang diraih oleh Sultan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pemain unggulan ketujuh itu harus melalui set pertama dengan sangat sengit. Pasalnya Hsu berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Terbukti pada pertarungan tersebut, Hsu mampu membuat Sultan untuk sering berbuat error. Akibatnya Hsu mampu mendulang perolehan poin yang cukup banyak, sehingga dia berhasil memperlebar selisih skor yang ada.

Sultan mengaku hal tersebut tidak terlepas dari pola permainanya yang terlalu terburu-buru. Alhasil lawannya justru mampu memanfaatkan kesempatan untuk meraih poin terlebih dahulu.

“Saya kurang sabar. Terlalu banyak menekan,” jelasnya.

Beruntung seiring berjalannya waktu, Sultan dapat mengatasi permasalahannya. Lambat laun dia mampu mengekor perolehan poin Hsu, hingga akhirnya berhasil menutup game pertama dengan kemenangan yang cukup dramatis.

“Saya coba bermain bola pendek melawan Hsu. Lawan saya coba bawa ke pola permainan saya,” ucap pemain kelahiran tahun 2004 ini.

Keampuhan permainan bola pendek menjadi senjata ampuh Sultan dalam menghadapi Hsu pada game kedua. Dia terus melancarkan strategi tersebut hingga berhasil meraih kemenangan mutlak. Strategi jitu Sultan turut mendapat komentar dari asisten pelatih, Senatria Agus Setia Putra.

“Sultan memang sengaja menerapkan pukulan bola pendek untuk mengalahkan Hsu, mengingat strategi tersebut merupakah salah satu keahliannya. Karena memang keunggulan Sultan itu di permainan bola net. Jadi dia harus memanfaatkan hal itu dalam pertandingan ini,” ungkapnya.

Sayangnya, rekan satu klubnya, Yohanes Saut Marcelino tidak dapat mengikuti langkah Sultan untuk berpentas di babak delapan besar. Sebab pebulutangkis unggulan ke-12 tersebut harus menelan pil pahit karena dihempaskan oleh lawannya asal Korea Selatan, Yong Jin dengan skor 16-21, 21-13, dan 21-14.

Namun, kekalahan yang dialaminya bukan karena faktor kemampuannya, tetapi karena cedera kaki yang dialaminya. Yohanes mengaku bahwa sebelum dimulainya pertandingan, kakinya mengalami kapalan yang cukup parah.

“Jadi bagian kaki saya ada kapalan hingga berair. Rasanya sangat perih. Sebenarnya sudah terasa sejak game pertama, tetapi masih bisa saya tahan. Baru pada game ketiga, rasa sakitnya makin terasa,” ujarnya.

Selain Sultan, lima pebulutangkis Indonesia lainya juga berhasil memastikan tempatnya ke babak selanjutnya. Pebulutangkis itu adalah, Aria Dinata (tunggal putra U17), Raden Roro Widya Aninditya (tunggal putri U15), Muhammad Rafi Zahfran Ferary (tunggal putra U17), Reynaldi Oktavianur Risky (tunggal putra U17), dan Yohanes Bayu (tunggal putra U17).

Sebagai informasi, ajang Turnamen Jaya Raya Yonex Sun rise Junior Grand Prix 2019 ini mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni U15, U17, dan U19. Kejuaraan ini dijadwalkan digelar selama enam hari, dari tanggal 30 April hingga 5 Mei. (*)

Berita Berita Lainnya